The Sperms: Menghilang. Debut Single dari Band Punk Asal Balikpapan.

Standard

Kalo ibarat laci meja belajar, kategori “Buku Film Musik” di blog Terong Gemuk tuh semacam laci yang udah gak dibuka bertahun-tahun, gak ditengok lagi, terlupakan. Isinya catatan-catatan yang pas ditulis terasa akan jadi semacam masterpiece, tapi ternyata tidak seperti itu. Kecuali satu sih, ulasan album “Pulih”-nya Superego yang ditulis oleh Ade Fitrian. Gak saya sertakan link-nya, nanti saya gak pede kalo kalian baca. Saya udah nekat sok-sok nulis tentang musik lagi, eh malah kalian banding-bandingin. Jelas saya kalah kelas, kalah keren.

Saya emang gak se-pede itu ngupas ((ngupas~~)) tentang tiga hal berikut terlepas dari saya hobi banget baca, sering nonton film, dan selalu mendengarkan musik di perjalanan pulang pergi kantor. Terakhir bahas buku udah lebih dari 3 tahun lalu, kumpulan kutipan dari novel “Me Before You”. Gak berbobot (isi tulisan saya, bukan novelnya). Terakhir bahas film jamannya “Dilan 1990”. Norak (review saya yang norak, bukan Dilan-nya; Iqbaal CJR Dilan mah gemes). Lalu terakhir bahas musik, waktu drummer Superego minta diwawancara seputar rekomendasi band-band Kalimantan Timur. Asli, sok asik banget saya di sana.

Continue reading

Pengalaman Sakit Demam Berdarah

Standard

Saya nggak pernah sakit sampe nginep di rumah sakit tanpa rencana. Sekalinya dirawat, itu karena saya operasi amandel, dan itu kan sudah disusun jauh-jauh hari bahkan saya sampe sempat piknik dulu demi menenangkan diri. Dan jujur, saya itu selalu berdoa semoga saya nggak pernah sakit yang sampe harus dirawat. Doa saya, yah, tidak terkabul selalu. Saya dikasih cobaan lewat sakit Demam Berdarah, yang mengharuskan saya mendekam di kamar rumah sakit selama enam hari.

Sebelum lanjut, saya mesti bilang dulu kalo gejala dan pengalaman sakit Demam Berdarah tiap orang beda-beda. Jadi jangan jadikan ini patokan ya. Saya cerita, karena ini momen dalam hidup saya yang cukup perlu dikenang. Ehehe…

Continue reading

Satu Hari Kulineran di Yogyakarta

Standard

Awal Januari kemarin saya diajak Yuswo ke Wonogiri untuk mengunjungi Pak De. Bukan hanya kami berdua yang berangkat, keluarga kakak-kakak ipar saya juga pergi. Jadilah kami semua berkendara satu mobil van dari Yogyakarta. Waktu kami padat, hanya tiga hari. Dua hari kami pergunakan untuk keperluan temu kangen, lalu sisa hari terakhir saya paksa Yuswo untuk ngajak saya makan di Yogyakarta. Dengan menyewa motor, kami berdua menghabiskan waktu dari pagi sampai sore untuk memuaskan perut.

Continue reading

Menikmati Kuliner Khas Palembang

Standard

Palembang adalah nama kota yang sejak kecil sudah sering saya dengar. Papi, nama panggilan saya untuk kakek dari pihak Mama, memang orang sana. Tapi saya sendiri belum pernah ketemu Papi, beliau meninggal bahkan ketika Mama saya belum menikah. Kerabat di Palembang yang saya kenal hanya seorang tante bernama Yuk Kartini, dulu sekali waktu saya kecil, beliau rutin ke Depok. Harusnya sih, saya nggak manggil “Yuk” yang artinya “Mbak”. Hihi.

Kalo bukan karena satu dan dua hal, September tahun lalu saya seharusnya ke Palembang, memanfaatkan tiket promo AirAsia yang cuma Rp. 700,000 PP Jakarta – transit Kuala Lumpur – Palembang. Eh, ternyata saya harus sobek tiket, dan baru sempat menjejakkan kaki di Palembang akhir tahun 2019, karena undangan pernikahan teman saya Kenjrot.

Continue reading

Pot o’ Koffie Balikpapan

Standard

Dear Pot o’ Koffie,

Saya nggak pernah nulis surat untuk toko kopi. Ke artis cilik tahun 90an dulu, sering. Ke orang yang saya taksir, apalagi. Bisa dibilang, ini pertama kali saya menggoreskan pena untuk tempat yang bikin saya betah duduk berjam-jam. Sungguh, menunggu tidak pernah se-worth it. Tidak pernah senyaman ini. Baru kali ini saya ngabisin waktu sarapan dan makan siang di satu tempat yang sama.

Continue reading

Holy Smokes Slow-Smoked BBQ Jakarta

Standard

Hai hai, saya balik lagi dengan ulasan seputar perdagingan. Kalo minggu lalu sempet bahas sedikit tentang Biggies BBQ Jakarta, kali ini saya mau cerita tentang pengalaman makan di Holy Smokes Slow-Smoked BBQ Jakarta. Restoran ini ada di 2 lokasi yaitu Wolter Monginsidi (081211792123) dan Rukan Garden House PIK (081314412276), dengan jam buka cukup unik: Senin-Kamis 11.30-15.00 dilanjut jam 17.00-22.00; lalu untuk Jumat-Minggu dan hari libur nasional jam 11.00 lanjut terus sampe 22.00.

Continue reading