Sepuluh Menit di Stadion Batakan Balikpapan

Standard

Beberapa hari setelah balik jadi relawan Piala Dunia di Kazan Rusia, saya terbang ke Balikpapan, kampung halaman suami. Rasanya ada yang kurang jika tidak berkunjung ke sana untuk Lebaran. Jadi meski Lebaran sudah lewat, saya tetap niat silaturahim ke sana, sekalian ada keponakan yang pesta sunatan.

Di liburan singkat saya di Balikpapan, ada satu hari di mana saya diajak kakak ipar jalan-jalan bareng keenam keponakan. Tujuan kami adalah Pantai Lamaru. Selama perjalanan, tentu kami berbincang-bincang. Ketika sampai di obrolan tentang pengalaman jadi relawan Piala Dunia, salah satu keponakan saya bilang kalo nggak jauh di depan ada stadion Persiba yang baru, namanya Stadion Batakan. Persiba itu sendiri adalah Persatuan Sepakbola Indonesia Balikpapan.

Continue reading

Advertisements

Rusia, Rumah Kedua

Standard

Mungkin, karena satu-satunya negara di luar Asia yang pernah saya kunjungi cuma Rusia, maka sampai sekarang masih terbayang semua yang pernah saya lalui di sana. Mungkin, kenapa visa Australia dan Amerika saya ditolak, karena Tuhan menakdirkan saya untuk jatuh cinta dulu pada Negeri Beruang Merah, yang musim panasnya pun terasa dingin sampai suhu 5 derajat Celsius, yang bahkan pernah mencapai minus 89 derajat Celsius di musim dingin tahun 80-an.

Continue reading

Chinese Garden: Taman Luas, Sepi, dan Asri di Singapura

Standard

Yo! Tulisan ini untuk melanjutkan deretan wisata gratis Singapura yang pernah saya kunjungi. Kalo kata temen-temen, saya ke Singapura cuma buat numpang pipis. Ahaha… Yah, ada benarnya. Semenjak Bebeb pernah kerja tiga bulan di sana, dan setelahnya sering ada keperluan kantor di sana juga, saya jadi suka ikutan bolak-balik. Ditambah lagi, satu teman saya yang Miss Singapore International 2013 tinggal di Singapura, bikin kunjungan ke sana jadi makin menyenangkan.

Continue reading

#CeritaJamKosong #11 Kehilangan Satu Tahun Kenangan

Standard

Saya mau curhat!

Saya baru aja nerima berita yang bikin nyesek dan rasanya saat ini juga pengen di kamar aja sambil meringkuk di balik selimut ditambah di luar hujan.

Jadi ceritanya beberapa minggu lalu CPU komputer kantor yang biasa saya pake jatuh. Jatuh biasa aja sih, nyamping gitu, eh besokannya tetiba layar monitor berubah hitam dan ada info kalo hard drive tidak ditemukan. Masih santai tuh, masih mikir palingan ada kabel lepas atau gimana. Dibawa lah si CPU ke IT kantor. Seminggu, dua minggu, ini CPU nggak balik-balik… Baru deh tadi saya dikabarin kalo hard drive tersebut nggak bisa diakses yang mana berarti saya bakal dikasih CPU ber-hard drive baru, dan CPU lama akan jadi sampah…

Continue reading

HUAWEI nova 3i dan Kalahnya Apple oleh HUAWEI

Standard

Kira-kira dua minggu lalu temen saya Andrea bikin status di Facebook. Pake Bahasa Italia, secara doi emang orang Italia. Lewat fitur terjemahan bawaan Facebook, doi ternyata nanya hape jenis HUAWEI apa yang bagus menurut kami netijen. Iseng-iseng, saya bales, “Kenapa beli HUAWEI? Kenapa nggak merek Xiaomi aja?” Trus beberapa hari kemudian dia nge-japri dan bilang kalo dia udah beli hape yang saya saranin. Bangga karena rekomendasi saya didenger? Yoi! Tapi selang dua hari, saya baca berita kalo HUAWEI ngalahin Apple di pasar smartphone global. Aduh mak! Saya jadi nggak enak, ternyata merek yang saya sebut nggak lebih bagus dari merek yang mau dia beli di awal!

Continue reading

[Catatan Relawan Piala Dunia] Ketika Harus Berpisah

Standard

Privet!

Tiba juga kita di penutup tulisan dari rangkaian pengalaman saya menjadi relawan Piala Dunia FIFA 2018 Rusia. Paling berat merangkai kata di bagian ini, karena sejujurnya saya mau tulisan ini bikin kalian ngerasain sebenar-benarnya perasaan saya. Tapi di sisi lain, saya sendiri tidak yakin apakah pengalaman saya sungguh bisa diungkapkan dengan kata-kata. Nah ribet kan…

Ketika saya mengetik cerita yang sedang kalian baca ini, saya bolak-balik masih ngomong dalam hati, ini kayak nggak nyata ya? Haha! Beberapa hari lalu Kazan beserta isinya masih bisa dinikmati dengan semua indera, sekarang kok kayak jauh bener. Oke deh, saya mulai berurutan aja.

Continue reading

[Catatan Relawan Piala Dunia] Mampir Siberia Ditemani Olga dan Polina

Standard

Privet!

Sampe sekarang saya belum menulis tentang hari terakhir bekerja sebagai relawan Piala Dunia FIFA 2018. Nanti aja deh, biar pas sebagai penutup rangkaian petualangan sepakbola saya di Rusia.

Sekarang saya mau sedikit bercerita satu hari yang saya lewati di Siberia, tepatnya kota Novosibirsk. Kenapa bisa terdampar di kota ini? Kebetulan karena pesawat pulang saya itu mampir Bangkok dulu, nah transitnya ini 20 jam di Novosibirsk Siberia, masih bagian Rusia.

Continue reading