Warung Bu Rini: Seafood Enak di Bali

Standard

Saya suka seafood. Namun jenis makanan ini harus makan di tempat yang tepat. Bukan di rumah, karena kemampuan memasak saya belum cukup jago untuk mengolah masakan laut. Biasanya sih, saya mampir ke tenda pinggir jalan di daerah Fatmawati Jakarta. Ada warung seafood favorit saya di sana. Berhubung belum lama ini saya diajak liburan ke Bali untuk menemani satu keluarga, mereka ngajak saya makan di Warung Bu Rini daerah Denpasar.

Awalnya saya pikir, kok makannya di warung seperti rumah biasa ya, kalo di Bali bukannya ada Jimbaran? Tempat makan seafood yang sekaligus menawarkan pemandangan laut? Hmmm.

Continue reading

Liburan Edukatif di Dino Park Batu Malang

Standard

Melanjutkan cerita liburan saya di Surabaya akhir tahun 2021 lalu (wow udah setengah tahun lewat baru ditulis!), kali ini saya mau bahas sedikit tentang kunjungan singkat ke Malang. Semenjak jalan tol menuju Malang dibuka, wisatawan dari Surabaya makin gampang aja melakukan perjalanan ke sana karena cukup bermobil selama 1.5 jam, maka kita sudah tiba di Malang. Emangnya, ada apa sih di sana sampe saya mau bela-belain datang?

Continue reading

Oleh-Oleh Enak dari Surabaya

Standard

Ngomongin liburan rasanya kurang afdol kalo nggak ngomongin oleh-oleh. Minimal, pasti ada yang dibeli untuk diri sendiri. Meski sering ada “perdebatan” di media sosial tentang urusan buah tangan, saya sendiri juga suka beli oleh-oleh, terutama untuk orang-orang dekat dalam hidup saya yang memang nggak pernah jalan-jalan. Setidaknya mereka bisa ikut menikmati sesuatu yang khas dari tempat yang saya kunjungi.

Continue reading

Menikmati Kuliner Surabaya

Standard

Awal-awal saya punya uang sendiri sehingga bisa jalan-jalan, tujuan saya selalu untuk melihat pemandangan atau mengunjungi tempat wisata. Urusan menikmati kuliner lokal, jarang sekali masuk agenda, kecuali kalo memang kebetulan ketemu. Tapi, beberapa tahun terakhir ternyata saya cukup sering juga berlibur satu dua hari hanya untuk tujuan makan. Haha. Seperti ketika ke Surabaya untuk ke-dua kali, sebagian besar yang saya lakukan ya… jajan!

Continue reading

Mampir ke Tumurun Private Museum Solo

Standard

Saya bukan penggemar galeri seni. Menikmati, bisa. Tapi entah kenapa seperti tidak bisa melihat esensi dari karya-karya yang ada di sana. Komentar saya paling cuma sekedar “Bagus!” atau “Hmm…”. Yah, sekedar menambah pengetahuan saja lah kalo saya sampe datang ke galeri seni. Dan ngomongin galeri seni, galeri seni terakhir yang saya kunjungi, terletak di Solo. Namanya Tumurun Museum.

Continue reading

Lokananta: Museum Musik Satu-Satunya di Indonesia

Standard

Saya ingat, siang itu di Surakarta setelah makan Selat Solo, steak-nya orang Jawa, rasanya jadi pengen langsung balik ke hotel untuk rebahan karena kekenyangan. Tapi, berhubung tiket masuk ke Museum Lokananta sudah dibeli, saya pun tetap meluncur ke sana dan ternyata, itu adalah keputusan terbaik! Berdiri di atas lahan seluas 2 hektar, museum musik satu-satunya di Indonesia ini menyuguhkan ruang-ruang yang bikin saya seakan berada di masa ketika kakek nenek kita menikmati alunan lagu dari gramofon.

Continue reading

GoFood Favorit 2021 Wilayah Depok

Standard

Sebagai pemakai setia Gojek, salah satu fitur yang hampir tiap hari saya pake tuh GoFood. Padahal hampir tiap hari juga saya masak, tapi pasti ada aja jajanan yang saya pengen kalo sore-sore bosen sama makan siang yang tersedia. Keponakan saya si Omar juga sering main ke rumah sama temen-temennya, dan paling gampang ya pesen makan dari GoFood kalo ramean gitu. Apalagi setelah jadi #AnakSultan di #GoClub (klub khusus pengguna Gojek tempat ngumpulin poin untuk dapet keuntungan-keuntungan), jajan di GoFood banyak banget diskonnya. Belanja ratusan ribu, bisa cuma bayar puluhan ribu!

Continue reading

Satu Hari Jajan di Bandung

Standard

Sebagai anak Depok, Bandung memang selalu bisa dijadikan andalan untuk kabur-kaburan. Ke sana gampang, banyak mobil travel yang jadwal berangkatnya tiap jam mulai dari Subuh. Paling dulu cuma perlu bayar lima puluh ribuan. Jaman masih alay, masih sok emo, apa-apa berat, apa-apa galau, saya selalu ke Bandung untuk sekedar nyari senang. Selalu, saya selalu menemukan lapang di sana. Tapi pulangnya, ya kalo masalah hidup belum kelar, balik lagi aja gitu perasaan gundah gulananya. Ahahaw.

Beberapa bulan lalu saya main ke Bandung lagi setelah terakhir ke sana waktu nonton konser Koil di 2018. Goks lama uga! Berhubung emang udah nggak punya jatah cuti, saya cuma bisa ngembat hari libur sehari doang! Mayan mengenaskan. Meski begitu, saya cukup kenyang jajan.

Continue reading

Dini Budiayu: Something to You. Jangan Didenger Nanti Insekyur.

Standard

Nggak sengaja menatap ke sudut kanan bawah laptop. Dan saya melihat deretan angka. 31/12/2021. Sudah akhir tahun. Di luar mendung. Pantas saja warna di apartemen tidak secerah biasa. Sendu. Sepi. Aura yang, sejujurnya, saya nikmati. Ada ketenangan menyenangkan yang saya rasa ketika sendirian, di dalam ruang kecil, ditemani cuaca berlangit kelabu.

Sebelum 2022 datang, mendadak saya merasa perlu menulis tentang lagu yang saat ini sayup-sayup terdengar sebagai lantunan yang melatari saya dan pikiran-pikiran yang lalu lalang. Something to You, dari Dini Budiayu. Entah single dia yang ke berapa sejak album Sometimes Bitter is Sweeter to Taste dirilis hampir 10 tahun lalu.

Continue reading