365 Hari Tanpa Mama

Standard

Dear Mama,

Ma, apa kabar? Mungkin terlihat aneh; bukankah menyapa seseorang yang sudah tiada merupakan sesuatu yang sia-sia? Tapi terkadang, kita butuh pelarian dari kenyataan. Dan menulis surat ini adalah cara Lian untuk sedikit melupakan fakta bahwa tepat setahun yang lalu, Mama meninggalkan kami semua. Mama mungkin tidak bisa membaca apa yang Lian tulis, namun sejenak Lian mau membayangkan, bahwa ketika Lian mengetik deretan kata-kata ini, Mama ada di samping Lian, atau mungkin entah bagaimana caranya surat ini bisa sampai ke tempat di mana Mama berada sekarang.

Continue reading

Advertisements

Bakso Boedjangan Depok

Standard

Barusan buka TripAdvisor lagi setelah sekian lama nggak mengulas apa-apa di sana. Iseng-iseng, saya liat koleksi badge yang ada dan ternyata level tertinggi saya ada di atraksi (level 21) dan restoran (level 15). Wehehe… Meski saya memang aslinya gemuk dan doyan makan, hobi nyoba banyak restoran ini baru dimulai sejak bersuamikan si Bebeb. Doi mah belum puas kalo belum nemu yang enak banget, maka seringlah kami berburu tempat makan ke sana ke mari.

Continue reading

Contoh Itinerary Bangkok 5 Hari (Efektif 3 Hari Penuh)

Standard

Berapa lama asiknya berlibur di Bangkok? Sungguh, ini pertanyaan yang tidak bisa saya jawab secara pasti kalo ada yang nanya. Bukan apa-apa, semua itu tergantung dari berapa cuti yang dipunya serta berapa budget yang mau dikeluarkan. Jadi nggak ada jawaban saklek.

Pertama kali ke Thailand, saya berlibur selama tujuh hari; dibagi ke beberapa wilayah yaitu Bangkok, Krabi, dan Phuket. Kali kedua, lima hari. Lalu setelahnya berturut-turut tiga, lima, empat, dua, dan lima hari. Beragam kan durasinya? Nah, kali ini saya mau berbagi contoh itinerary Bangkok untuk lima hari, efektif tiga hari penuh, yang saya dan Thea pakai di liburan Bangkok kami bulan lalu.

Continue reading

9 Tempat Belanja di Bangkok

Standard

Hal yang bikin kangen balik lagi ke Bangkok adalah… belanjanya! Setuju nggak? Bahkan yang nggak suka belanja pun pasti tergoda untuk beli sesuatu. Selain harga murah, dagangan di Bangkok juga ada aja yang unik, lucu, menarik, cantik… yah pokoknya pas ngeliat jadi merasa butuh deh.

Kali ini saya mau menulis tempat-tempat belanja di Bangkok yang pernah saya datangi. Kamu bisa pilih mana yang sesuai kebutuhan.

Continue reading

Magic Land: Sisa Keriaan Warga Bangkok Yang Terabaikan

Standard

Hari itu saya dan Thea keluar dari hostel agak siang, cuma karena Thea kepengen kipas angin elektriknya penuh terisi batre jadi bisa lebih nyaman jalan-jalan di bawah teriknya matahari Bangkok. Untung aja agenda kami nggak padat, saya cukup selaw meski ngaret sampe tiga jam.

Setelah sehari sebelumnya kami mendatangi tiga kuil di Bangkok dan satu pertunjukan sejarah Siam Niramit, di hari kedua jadwal lebih santai, yaitu berkunjung ke tempat-tempat gratisan yang ada di Bangkok. Yang saya mau ceritakan adalah kastil Magic Land. Namun sebelum itu, saya mau pasang foto sewaktu di Chatuchak Park. Cekidot.

Continue reading

Sejarah Bangkok di Pertunjukan Seni Teater Siam Niramit

Standard

Menikmati malam di kota Bangkok bisa lewat beragam kegiatan. Saya sudah pernah nonton Muay Thai di Asiatique dan wisata malam dengan Bangkok Tram di Khaosan Road. Atas dasar egoisme nggak mau mengulang datang ke tempat yang udah pernah dikunjungi, maka ketika saya menyusun rencana perjalanan Bangkok hari pertama untuk Thea, saya bilang, “Kita nonton pertunjukan aja yuk. Gue belum pernah nonton Siam Niramit. Ini katanya direkomendasiin banget.” Asiknya, si Thea mah nurut aja. Kebetulan kami memang klop kalo urusan jalan.

Continue reading