[Catatan Relawan Piala Dunia] Sepotong Cerita di Hari Kerja

Standard

Privet!

Pertandingan pertama yang dimainkan di Kazan adalah Prancis melawan Australia jam 1 siang. Kami para relawan bagian tiket sudah harus siap di fungsi kerja masing-masing sejak jam 7 pagi. Lumayan heboh, secara tram baru dateng jam 6.15 sedangkan untuk sampe halte tram terdekat stadion butuh perjalanan setengah jam belum termasuk jalan kaki. Walhasil semua terlambat.

Continue reading

Advertisements

[Catatan Relawan Piala Dunia] Bagaimana Cara Jadi Relawan FIFA?

Standard

Privet!

Jujur, sejak Piala Konfederasi 2017, saya banyak ditanya, “Kok bisa sih ikutan kegiatan kayak gini?” Ketika lulus kembali ke Piala Dunia 2018, pertanyaan semacam itu makin sering ditanyakan. Nih, saya cerita banyak ya.

Sebenernya, keikutsertaan saya di acara FIFA juga sesuatu yang kebetulan, meskipun ini adalah hal yang saya idam-idamkan sejak saya berumur 13 tahun (saat itu sedang berlangsung Piala Dunia 1998). Awalnya saya malah daftar untuk SEA Games di Malaysia, tapi sudah gugur sebelum berjuang karena Malaysia hanya menerima relawan asal negara mereka sendiri. Trus, di grup WhatsApp sempat ada yang membagi tautan untuk daftar jadi relawan Piala Dunia 2018, yang mana sebelumnya saya juga sempat liat postingan FIFA di fanpage Facebook mereka mengenai hal serupa.

Continue reading

[Catatan Relawan Piala Dunia] Nonton Piala Dunia 2018 di FIFA Fan Fest Kazan

Standard

Privet!

Piala Dunia 2018 akhirnya digelar juga di Rusia!! Saya nonton upacara pembukaannya di FIFA Fan Fest Kazan bareng Jihuai. Tapi sebelum tiba di Fan Fest, kami jalan-jalan dulu di Kremlin menikmati bangunan-bangunan yang jadi ciri khas kota Kazan. Setelahnya, baru deh kami naik bis menuju Fan Fest. Oiya, sebagai relawan FIFA kami dapat kartu keliling kota gratis, makanya kami bisa banyak-banyak mengunjungi tempat di waktu kosong.

Continue reading

[Catatan Relawan Piala Dunia] Jalan-Jalan Sore Bersama Aliia

Standard

Privet!

Ada seorang relawan Rusia yang saya kenal dari Piala Konfederasi 2017. Namanya Aliia. Tahun ini Aliia nggak ikut partisipasi di Piala Dunia karena harus bekerja, namun dia berjanji akan mengajak saya ke beberapa tempat di kota Kazan. Saya bilang ke Aliia, saya nggak perlu tempat wisata, menjelajah kota saja juga cukup. Jadi ketika beberapa hari lalu Aliia punya waktu kosong, dia membawa saya dan beberapa teman lain untuk main ke sisi kota Kazan yang belum pernah saya datangi.

Continue reading

[Catatan Relawan Piala Dunia] Kembali ke Kazan

Standard

Privet!

Nggak terasa setahun telah berlalu dan saya bisa kembali lagi ke Kazan untuk menjadi relawan di Piala Dunia FIFA 2018 Rusia. Saya tiba di Bandara Internasional Kazan jam 1.50 pagi. Setelah cukup lama menunggu bagasi, saya dan Rihab (relawan asal Algeria yang terbang bersama) keluar untuk memesan taksi. Tapi, sama seperti tahun lalu di Piala Konfederasi FIFA 2017, ada relawan bagian bandara yang menyambut. Andre memegang dua lembar kertas masing-masing bertuliskan nama saya dan Rihab. Lalu setelahnya berbondong-bondong relawan lain datang dan membantu kami memesan taksi menuju Universiade Village, asrama tempat tinggal para relawan.

Continue reading