[Catatan Relawan Piala Dunia] Solat di Rusia

Standard

Privet!

Dari awal, saya memang tidak berniat memilih Moskow atau Saint Petersburg sebagai lokasi bekerja relawan Piala Dunia 2018. Saya lebih tertarik tinggal di kota yang mungkin banyak orang belum tau. Berdasarkan Google Images, saya jatuh cinta pada Kazan. Baru setelahnya ketika beneran terpilih, saya mengetahui kalo Kazan adalah kota di Rusia dengan banyak penduduk Muslim.

Ada mesjid bernama Qolsharif di sini. Cantik berwarna biru. Mesjid ini terbuka untuk turis. Ada balkon yang memang khusus disediakan untuk pengunjung yang mau melihat bagian dalam mesjid tanpa perlu buka sepatu. Kalau mau solat di sini, tanya dulu ke yang jaga. Nanti akan dibawa ke tangga berbeda. Tangganya ini ada semacam penghalang, mengantisipasi pengunjung naik karena khusus untuk solat. Menurut cerita, Mesjid Qolsharif udah mengalami beragam penghancuran selama perang sejak pertama kali dibangun di abad ke-16. Bangunan yang sekarang, diresmikan di tahun 2005, makanya ada sedikit sentuhan modern. Oh iya, minaret Mesjid Qolsharif adalah yang terbanyak di Rusia lho, jumlahnya delapan.

image4

image3

image2

image1

Selain di Kazan, ada mesjid juga di Bolgar. Kazan dan Bolgar dua-duanya berada di satu republik yang sama yaitu Tatarstan. Mesjid Bolgar, atau dikenal sebagai Mesjid Putih, juga terbuka bagi turis dan bagi mereka yang mau solat. Turis disediakan balkon sendiri, harus melepas sepatu karena lantainya berkarpet tebal. Untuk yang solat tinggal minta izin karena pintunya dijaga khusus untuk mereka yang mau ibadah. Nama lain untuk untuk mesjid ini adalah Tajmahal-nya Rusia.

IMG_3013

IMG_3141

IMG_3149

IMG_3150

Saya berkesempatan solat di kedua mesjid ini. Tanpa membawa mukena (dan di kedua mesjid ini juga tidak ada mukena), saya solat hanya dengan pakaian yang saya kenakan (kebetulan saya berjilbab namun saat itu saya memakai celana panjang dan berjaket). Saya belum pernah solat di mesjid berarsitektur indah meski di Indonesia tentu banyak mesjid megah, dan sungguh perasaan yang berbeda bisa menjawab panggilan Allah untuk beribadah di rumah-Nya yang jauh dari tanah air.

Oh iya, waktu pergi ke Bolgar, saya berangkat bareng warga Indonesia penonton Piala Dunia 2018. Bersama beberapa relawan lain (Miguel dari Meksiko, Kabir dan Bangladesh, dan Lorenzo dari Italia), kami menghabiskan waktu seharian menikmati mesjid-mesjid yang ada dan bentang alam Bolgar yang cantik.

Ini kali kedua saya ke Bolgar, cerita pengalaman pertama kali datang ke sini bisa kalian baca di tautan berikut:

[Baca: Portraits of a Town: Jejak Islam di Bolgar]

Processed with VSCO with e3 preset

Processed with VSCO with e3 preset

Nantikan cerita saya selanjutnya ya! Dan cek hestek #CatatanRelawanPialaDunia di Instagram untuk melihat foto-foto kegiatan saya di Piala Dunia FIFA 2018 Rusia.

Dasvidaniya!

Advertisements

8 thoughts on “[Catatan Relawan Piala Dunia] Solat di Rusia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s