7 Alasan Hua Hin Wajib Dikunjungi Setelah Bangkok, Pattaya atau Phuket

Standard

Kamu udah sering ke Thailand? Bolak-balik Bangkok-Pattaya mulu? Mau coba main ke daerah lain tapi juga udah bosen sama Phuket? Saatnya kamu mampir ke kabupaten di Petchaburi: Hua Hin. Wilayah di selatan Thailand ini dulunya adalah pemukiman nelayan, lalu berkembang menjadi tujuan liburan ketika orang-orang kerajaan Bangkok membangun banyak pondok musim panas di tahun 1920-an.

Hua Hin sendiri mulai serius menggarap pariwisatanya sejak 2009. Menuju Hua Hin memang membutuhkan 3-4 jam perjalanan, melewati 4 propinsi dari Bangkok; tapi dijamin kalian nggak bakal bosen karena sebelum akhirnya sampai Hua Hin, kalian bisa…

Continue reading

Advertisements

Gemas-Gemas Horor di Swiss Sheep Farm Hua Hin

Standard

Matahari mulai turun. Saya beserta teman-teman Wisata Thailand dan YukMakanCom akhirnya tiba di Cha-Am setelah menempuh perjalanan panjang selama 3 jam dari Bangkok. Penat yang dirasa hilang seketika tatkala melihat apa yang tersaji di depan mata. Swiss Sheep Farm, sesuai namanya memang tujuan wisata bertema pertanian. Pertanian menggemaskan dengan kuda, domba, ayam, kelinci namun juga terkesan horor dengan tema Halloween.

Continue reading

Kisaran Harga Oleh-Oleh Thailand

Standard

Belanja oleh-oleh merupakan kesenangan tersendiri untuk saya meski tidak semua orang yang saya kenal kebagian, paling hanya keluarga atau teman dekat. Haha! Rasanya senang bisa berbagi sesuatu dari tempat yang belum pernah mereka kunjungi walaupun tidak bernilai tinggi. Yang penting kan perhatiannya.

Continue reading

Satu Jam Mengenal Thailand

Standard

Namanya Pak Hengky. Topi anyaman ala koboi, dan kacamata hitam gaya yang terselip di kaitan kancing kemeja menjadi ciri khasnya. Kalo bukan karena perkenalan diri, saya tidak menyangka beliau adalah orang Thailand asli. Bahasa Indonesianya bagus sekali!

“Tidak ada les khusus, saya belajar sendiri dan juga dari turis Indonesia yang liburan ke sini,” ungkapnya.

Continue reading

10 Kuliner Thailand Yang Bisa Kamu Coba di Pasar Chatuchak Bangkok

Standard

Dari (baru) empat negara Asia yang pernah saya kunjungi, kuliner di Negeri Seribu Pagoda punya citarasa yang paling sesuai untuk lidah Indonesia saya. Khas rasa asam manis pada makanan dan minuman Thailand selalu sukses membuat indera pengecap menggeletar senang. Sebenarnya sih saya sedang berusaha menurunkan berat badan, usaha yang saya lakukan bertahun-tahun, namun apa daya sering kandas karena semesta seringkali menjodohkan saya dengan tempat penuh hidangan menggoda.

Pokoknya ini bukan salah saya nggak bisa kurus. Salahkan kutipan “Diet selalu dimulai besok” dan “Dietlah ketika menunggu masakan matang”.

Continue reading

[Final Piala AFF Suzuki 2016] Tunjukkan Nasionalisme di Thailand

Standard

“Halo Mbak Mita, kami dari Blue Bird mau mengabarkan kalo Mbak terpilih jadi salah satu pemenang nonton final Piala Suzuki AFF di Bangkok,” kata suara di seberang sana.

Mencoba tetap tenang, saya bertanya, “Ah yang bener Mbak?” Tapi tepat setelahnya air mata merebak, saya nggak bisa menutupi rasa girang dan agak-agak nggak percaya kalo hanya dalam hitungan jam Tuhan mendengar doa-doa saya…

Continue reading

The Legend Lives: Muay Thai Asik di Asiatique

Standard

Namanya Party. Perempuan tomboy yang menjaga sebuah booth di depan gerbang Asiatique the Riverfront, pasar malam pinggir sungai yang ramai oleh pengunjung toko, restoran dan beragam atraksi. Dia menghadiahi saya dan Yuswo satu kartu diskon untuk nonton Muay Thai, seni bela diri tangan kosong yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu di Thailand. Itu memang malam terakhir kami di Bangkok. Dan untungnya Bangkok adalah kota wisata murah sehingga kami masih punya amunisi beberapa ribu Baht. Cukup lah untuk melihat aksi jagoan Muay Thai.

Continue reading