Contoh Itinerary Bangkok 5 Hari (Efektif 3 Hari Penuh)

Standard

Berapa lama asiknya berlibur di Bangkok? Sungguh, ini pertanyaan yang tidak bisa saya jawab secara pasti kalo ada yang nanya. Bukan apa-apa, semua itu tergantung dari berapa cuti yang dipunya serta berapa budget yang mau dikeluarkan. Jadi nggak ada jawaban saklek.

Pertama kali ke Thailand, saya berlibur selama tujuh hari; dibagi ke beberapa wilayah yaitu Bangkok, Krabi, dan Phuket. Kali kedua, lima hari. Lalu setelahnya berturut-turut tiga, lima, empat, dua, dan lima hari. Beragam kan durasinya? Nah, kali ini saya mau berbagi contoh itinerary Bangkok untuk lima hari, efektif tiga hari penuh, yang saya dan Thea pakai di liburan Bangkok kami bulan lalu.

Continue reading

Advertisements

9 Tempat Belanja di Bangkok

Standard

Hal yang bikin kangen balik lagi ke Bangkok adalah… belanjanya! Setuju nggak? Bahkan yang nggak suka belanja pun pasti tergoda untuk beli sesuatu. Selain harga murah, dagangan di Bangkok juga ada aja yang unik, lucu, menarik, cantik… yah pokoknya pas ngeliat jadi merasa butuh deh.

Kali ini saya mau menulis tempat-tempat belanja di Bangkok yang pernah saya datangi. Kamu bisa pilih mana yang sesuai kebutuhan.

Continue reading

Magic Land: Sisa Keriaan Warga Bangkok Yang Terabaikan

Standard

Hari itu saya dan Thea keluar dari hostel agak siang, cuma karena Thea kepengen kipas angin elektriknya penuh terisi batre jadi bisa lebih nyaman jalan-jalan di bawah teriknya matahari Bangkok. Untung aja agenda kami nggak padat, saya cukup selaw meski ngaret sampe tiga jam.

Setelah sehari sebelumnya kami mendatangi tiga kuil di Bangkok dan satu pertunjukan sejarah Siam Niramit, di hari kedua jadwal lebih santai, yaitu berkunjung ke tempat-tempat gratisan yang ada di Bangkok. Yang saya mau ceritakan adalah kastil Magic Land. Namun sebelum itu, saya mau pasang foto sewaktu di Chatuchak Park. Cekidot.

Continue reading

Sejarah Bangkok di Pertunjukan Seni Teater Siam Niramit

Standard

Menikmati malam di kota Bangkok bisa lewat beragam kegiatan. Saya sudah pernah nonton Muay Thai di Asiatique dan wisata malam dengan Bangkok Tram di Khaosan Road. Atas dasar egoisme nggak mau mengulang datang ke tempat yang udah pernah dikunjungi, maka ketika saya menyusun rencana perjalanan Bangkok hari pertama untuk Thea, saya bilang, “Kita nonton pertunjukan aja yuk. Gue belum pernah nonton Siam Niramit. Ini katanya direkomendasiin banget.” Asiknya, si Thea mah nurut aja. Kebetulan kami memang klop kalo urusan jalan.

Continue reading

Glur Central Pratunam: Hostel Murah di Bangkok

Standard

Mencari penginapan di Bangkok bukan perkara sulit. Sebagai kota yang sering didatangi turis, Bangkok menyediakan banyak pilihan mulai dari hotel, hostel, atau asrama. Harga? Tentu terjangkau bagi kantong pelancong irit macem saya. Saya ingat tahun 2013 menginap di hostel di Khaosan Road seharga Rp. 150,000 per malam. Berdua dengan teman, artinya kami cuma perlu patungan Rp. 75,000 saja, kamar mandi di dalam dan dapat sarapan juga.

Continue reading

Jalan-Jalan di Bangkok Naik Transportasi Umum

Standard

Februari 2018 menjadi kali ketujuh saya berlibur di Bangkok. Meski begitu, liburan kemarin terkesan lebih memakan usaha. Kenapa? Karena saya harus menyiapkan rencana perjalanan. Lho, emang dulu-dulu pake travel agency ya? Bukan. Dulu waktu pertama kali, temen saya Shanty yang sibuk bikin, saya nurut aja. Kedua kali, berhubung pergi sama keluarga, kami menyewa minivan dan supir. Yang ke-3, 4, 5, 6 kebetulan berkah menang kuis, jadi perjalanan saya selalu tinggal bawa badan.

Continue reading