Aku, Budhy, dan Band Bernama Kelasik

Standard

Tempo hari waktu saya beberes kamar, saya menemukan satu kotak yang isinya memorabilia dari jaman saya remaja dulu; belasan tahun lalu lah. Salah satunya adalah stiker dari band indie bernama Kelasik. Kalo kalian tau mereka, kemungkinan kalian dan saya sama, demen dateng ke pensi atau gigs di Jakarta dari jam pertama buka.

Kelasik ini soalnya bukan band yang masuk jajaran main malem. Nggak sebanding dengan The Adams, The Upstairs, Club Eighties, Goodnight Electric, atau The Brandals di masanya. Kelasik, cuma band penggembira, band yang ngisi waktu sampe bintang tamu utama tampil. Tapi saya dan adik saya, Budhy, suka mereka.

Continue reading

The Sperms: Menghilang. Debut Single dari Band Punk Asal Balikpapan.

Standard

Kalo ibarat laci meja belajar, kategori “Buku Film Musik” di blog Terong Gemuk tuh semacam laci yang udah gak dibuka bertahun-tahun, gak ditengok lagi, terlupakan. Isinya catatan-catatan yang pas ditulis terasa akan jadi semacam masterpiece, tapi ternyata tidak seperti itu. Kecuali satu sih, ulasan album “Pulih”-nya Superego yang ditulis oleh Ade Fitrian. Gak saya sertakan link-nya, nanti saya gak pede kalo kalian baca. Saya udah nekat sok-sok nulis tentang musik lagi, eh malah kalian banding-bandingin. Jelas saya kalah kelas, kalah keren.

Saya emang gak se-pede itu ngupas ((ngupas~~)) tentang tiga hal berikut terlepas dari saya hobi banget baca, sering nonton film, dan selalu mendengarkan musik di perjalanan pulang pergi kantor. Terakhir bahas buku udah lebih dari 3 tahun lalu, kumpulan kutipan dari novel “Me Before You”. Gak berbobot (isi tulisan saya, bukan novelnya). Terakhir bahas film jamannya “Dilan 1990”. Norak (review saya yang norak, bukan Dilan-nya; Iqbaal CJR Dilan mah gemes). Lalu terakhir bahas musik, waktu drummer Superego minta diwawancara seputar rekomendasi band-band Kalimantan Timur. Asli, sok asik banget saya di sana.

Continue reading

Film “Dilan 1990”: Gombalnya Berat, Kamu Nggak Akan Kuat [Spoiler]

Standard

Hari ketika Iqbaal CJR diumumkan bakal memerankan Dilan, linimasa saya lumayan rame. Mereka yang udah baca buku Dilan sampe nomer ke-3 merasa pencitraan Iqbaal yang anak boyband dan muka manis, nggak cocok jadi panglima tempur geng motor. Saya pada saat itu rasanya pengen bikin tulisan untuk “melawan” pendapat tersebut. Mereka yang bilang Iqbaal terlalu kalem mungkin ya cuma menilai dari status anggota grup vokal CJR yang melekat, tapi nggak pernah ngikutin perjalanan aktingnya.

Kebetulan selain sama Justin Bieber, saya juga demen sama si bocah satu ini, Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan. Diam-diam tante mengidolakan, dek!

Continue reading

Superego Bicara Single Baru dan Rekomendasi Band Kalimantan Timur

Standard

Membeli Udara.

Adalah judul single terbaru band asal Balikpapan, Superego, yang rilis 20 September 2017. Lewat aplikasi Rottentank (wadah untuk mendengar lagu-lagu berlabel indie di Asia Tenggara) yang tersedia di App Store dan Play Store, penikmat musik silakan sedot gratis karya terbaru Superego yang diharapkan bisa menyaingi album teranyar Noah yang rilis di minggu yang sama.

Continue reading

Musisi Lokal Yang (Mungkin) Belum Pernah Kamu Dengar Tapi Perlu Didengar

Standard

Di Facebook lagi rame wara-wiri status yang isinya “Beri tanda cinta untuk propinsi yang pernah kamu datangi” atau “Tulis sepuluh games berkesan sepanjang hidupmu” atau “Sebutkan lagu-lagu yang begitu mengena di hati” dan sebagainya, campur aduk dengan opini tentang ajang debat antar pasangan calon Gubernur DKI Jakarta di periode mendatang. Saya sebenernya tergoda ikut ngedaftar lagu-lagu yang penuh kenangan, cuma ah ntar ketauan lagi umurnya berapa. #menolaktua

Gimana kalo saya berbagi 5 nama band dan penyanyi Indonesia yang belum tenar secara nasional macam Nidji atau Sheila on 7 tapi rasa-rasanya wajib kamu coba dengar?

Continue reading

Quotes from “Me Before You”

Standard

I just finished reading a book. A book which is beautifully written by Jojo Moyes titled “Me Before You”. I bet many of you have seen the movie. So have I. The movie made me cry, and the novel did too.

You see, it’s usually a “well-functioned” person who motivates a cripple, but funnily in this story it’s the quadriplegic guy who actually changes someone’s life! Will Traynor can’t move most parts of his body. Despite his inability and bitterly sarcastic attitude, he makes Louisa Clark, his carer, do things beyond what she thinks is her limit. He is scored on my heart too for his witty and broadening character.

Continue reading

The Walking Dead Episode 1 Season 7 Bagi Jiwa Yang Rapuh

Standard

Oke, saya mau bilang, tulisan ini mengandung spoiler. Jadi kalo kamu belum nonton, mending kamu lewatin aja. Yang saya yakini,  penggemar The Walking Dead beneran pasti udah tau jalan ceritanya.

Sebelum lanjut, saya juga mau bilang, kalo semesta itu lucu. Kita bisa dibikin girang bukan kepalang, lalu mendadak… BUM! Kita nangis sesenggrukan. That what happened to me two days ago and yesterday. 

Continue reading

[Review] Milea: Suara dari Dilan

Standard

Bused! Saya sampe nggak sadar kalo belum sempat bikin ulasan tentang buku ini. Serius deh. Perasaan tuh udah sempet ditulis. *ah perasaan Dek Mita saja* Saya inget-inget, apa yang bikin saya lupa, eh rupanya (kayaknya) setelah Dilan ini langsung ada satu buku bagus yang saya baca, trus kebetulan lagi ada banyak ide untuk nulis novel, jadilah review buku Milea: Suara dari Dilan terlupakan.

Continue reading

Justin Bieber Live in Sentul 2011: Ketika Ribuan Bocah, Remaja dan Orangtua Menggila di My World Tour Indonesia

Standard

Siang menjelang sore lebih dari lima tahun silam, tepatnya Sabtu, 23 April 2011; jalan raya menuju Sentul Bogor dipadati mobil-mobil pribadi berisi orangtua yang geleng-geleng kepala melihat ketegangan dan raut semangat di wajah anak-anak mereka. Demi lelaki kurus berponi lempar, yang lagunya menggema di seantero dunia. Baby, baby, baby ohhh… Dan saya, berusia 25 tahun pada saat itu, pun asik ber-fangirling ria bersama Tasya, gadis mungil kelas 4 SD yang jauh-jauh datang dari Surabaya untuk menyaksikan Justin Bieber di konser bertajuk My World Tour.

Kalo kamu pikir membeli tiket konser cuma perlu modal uang, kamu salah. Lelah, amarah dan air mata terselip dalam perjuangan berburu selembar kertas untuk akses masuk ke dalam Sentul International Convention Center (SICC).

Continue reading

[Review] Harry Potter and The Cursed Child

Standard

Bam!

Baru halaman 18, saya sudah menutup kisah terbaru Harry Potter yang sedang saya baca. 18 halaman yang membawa imajinasi terbang, menjadikan saya tersenyum-senyum dan dada disesaki kerinduan. Lalu tersadar, semakin saya membaca, artinya kan semakin mendekati akhir cerita. Masih ada ratusan halaman tersisa, tapi saya nggak pengen buru-buru selesai. Ibarat makan kue Nastar enak, pengen diirit-irit biar lama abis.

Continue reading