[Catatan Relawan Piala Dunia] Terus Peluk Mimpimu: Membawa Bendera Argentina ke Lapangan

Standard

Privet!

Saya pernah ngobrol sama Francesco, saya tanya dia, “Ada nggak hal yang lo suka banget, meskipun lo bukan orang yang jago di bidang itu?” Jawab dia mantap, “Sepakbola. Gue jujur aja sama lo, gue itu dulu pernah main di klub, tapi gue nggak terlalu berbakat, jadi keseringan gue cuma di bangku cadangan. Tapi gue tetep seneng main bola, dan tetep punya cita-cita bisa kerja di bidang ini.”

Continue reading

Advertisements

[Catatan Relawan Piala Dunia] Bekerja di Dalam Stadion

Standard

Privet!

Eh, saya pernah cerita nggak sih kalo kerja jadi relawan di bagian ticketing itu nggak pernah ngebosenin karena kerjaannya selalu beda? Jadi secara garis besar kerjaan ticketing dibagi ke beberapa posisi. Ada yang di kantor untuk urusan beli tiket, cetak tiket, ditambah urusan tiket-tiket bermasalah, ada yang di luar stadion untuk bantu ketika ada tiket yang nggak bisa dipindai atau hilang (sekaligus ngasih tau pintu mana yang dimasuki penonton), dan ada yang di dalem stadion untuk ngitung dan ngecek kursi, bantu penonton nyari nomor tempat duduk, toilet, atau tempat jajan. Keliatan sepele, tapi tetep semua itu harus dilakuin sepenuh hati karena faktanya capek meski menyenangkan.

Continue reading

[Catatan Relawan Piala Dunia] Menolong Pendukung Iran Menemukan Tiketnya

Standard

Privet!

Pertandingan kedua yang berlangsung di Kazan adalah antara Iran melawan Spanyol, tanggal 20 Juni 2018 jam 7 malam waktu setempat. Sejak beberapa hari sebelumnya kami sudah dikabari kalo akan ada 15,000 pendukung Iran hadir di Kazan Arena. Dan benar saja, ketika saya bertugas hari itu, pendukung Iran begitu membanjiri stadion, mengalahkan pendukung Spanyol.

Continue reading

[Catatan Relawan Piala Dunia] Solat di Rusia

Standard

Privet!

Dari awal, saya memang tidak berniat memilih Moskow atau Saint Petersburg sebagai lokasi bekerja relawan Piala Dunia 2018. Saya lebih tertarik tinggal di kota yang mungkin banyak orang belum tau. Berdasarkan Google Images, saya jatuh cinta pada Kazan. Baru setelahnya ketika beneran terpilih, saya mengetahui kalo Kazan adalah kota di Rusia dengan banyak penduduk Muslim.

Continue reading

[Catatan Relawan Piala Dunia] Sepotong Cerita di Hari Kerja

Standard

Privet!

Pertandingan pertama yang dimainkan di Kazan adalah Prancis melawan Australia jam 1 siang waktu setempat, di tanggal 16 Juni 2018. Kami para relawan bagian ticketing sudah harus siap di posisi kerja masing-masing sejak jam 7 pagi. Lumayan heboh, secara trem terpagi sudah langsung diserbu relawan lain yang udah berjubel di halte, bikin saya, Jihuai, dan gerombolan lain harus nunggu trem jam 6.15. Saya pikir, udah pasti telat ini deh. Nyampe halte trem terdekat stadion aja butuh perjalanan setengah jam belum termasuk jalan kaki. Walhasil dugaan saya bener, tapi karena terlambat rame-rame, dimaklumiii!

Continue reading

[Catatan Relawan Piala Dunia] Bagaimana Cara Jadi Relawan FIFA?

Standard

Privet!

Sejak Piala Konfederasi 2017, saya banyak ditanya, “Kok bisa sih ikutan kegiatan kayak gini?” Ketika lulus kembali ke Piala Dunia 2018, pertanyaan semacam itu makin sering ditanyakan. Nih, saya cerita banyak ya.

Sebenernya, keikutsertaan saya di acara FIFA juga sesuatu yang kebetulan, meskipun ini adalah hal yang saya idam-idamkan sejak saya berumur 13 tahun (saat itu sedang berlangsung Piala Dunia 1998). Pertengahan tahun 2016, awalnya saya malah daftar untuk SEA Games di Malaysia, tapi sudah gugur sebelum berjuang karena Malaysia hanya menerima relawan asal negara mereka sendiri. Trus, di grup WhatsApp sempat ada yang membagi tautan untuk daftar jadi relawan Piala Dunia 2018, yang mana sebelumnya saya juga sempat liat postingan FIFA di fanpage Facebook mereka mengenai hal serupa.

Continue reading

[Catatan Relawan Piala Dunia] Nonton Piala Dunia 2018 di FIFA Fan Fest Kazan

Standard

Privet!

Piala Dunia 2018 akhirnya digelar juga di Rusia!! Saya nonton upacara pembukaannya di FIFA Fan Fest Kazan bareng Jihuai. Tapi sebelum tiba di Fan Fest, kami jalan-jalan dulu di Kremlin menikmati bangunan-bangunan yang jadi ciri khas kota Kazan, salah satunya Mesjid Qolsharif. Setelahnya, baru deh kami naik bis menuju Fan Fest. Oiya, sebagai relawan FIFA kami dapat kartu keliling kota gratis, makanya kami bisa banyak-banyak mengunjungi tempat di waktu kosong.

Continue reading