Terima Kasih

Standard

Sumber: http://icons.wunderground.com/data/wximagenew/s/shenandoah/1026-800.jpg

  • kontemplasi/kon·tem·pla·si/ /kontémplasi/ n renungan dan sebagainya dengan kebulatan pikiran atau perhatian penuh;

  • berkontemplasi/ber·kon·tem·pla·si/ v merenung dan berpikir dengan sepenuh perhatian

(Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Dear Penguasa Langit,

Terima kasih atas hujan pagi ini, yang mengguyur Jakarta tepat setelah saya tiba di kantor, yang rintik-rintiknya menempa jendela kaca, berlatar langit kelabu dan sedikit kilat serta angin menderu. Terima kasih untuk kesunyian ini, yang memekakkan dan membuka waktu bagi saya untuk duduk dalam kontemplasi.

Terima kasih telah mempertemukan saya dengan orang-orang yang banyak memberi makna. Orang-orang dengan segudang inspirasinya. Penduduk mancanegara dengan segala keunikannya. Sobat dan kerabat yang jadi penguat. Suami yang menjadi rekan berilmu cinta (nilai kita nggak selalu bagus, tapi selalu ada ujian ulang). Sampai beberapa manusia yang membuat darah mendidih, mata terpicing dan kepala pusing.

Terima kasih untuk gairah belajar, yang mampu mengambil hikmah dari setiap kejadian. Ibarat bersepeda, tentu membosankan jika jalanannya lurus dan rata. Akan seru jika ada belokan, kerikil yang berserakan atau gundukan tanah bergelombang. Belajar menghindari aral rintangan, sedikit guncangan justru menambah semangat.

Terima kasih untuk akal. Boleh terjatuh karena nekat menerobos dengan kecepatan tinggi. Tapi akal membuat saya berpikir, supaya jangan terjungkal lagi.

Terima kasih untuk kewarasan, yang membuat saya tidak perlu menenggak racun ketika hidup sedang rumit.

Terima kasih untuk perasaan cukup, sehingga tidak tergoda mengambil sesuatu yang jelas-jelas bukan hak atau milik saya.

Terima kasih untuk menunjukkan bahwa segelas madu akan tetap manis meskipun dicampur sesendok puyer. Memori kebahagiaan yang jauh lebih melimpah daripada kedukaan, mengalahkan pedih yang membekas di hati.

Terima kasih telah mengenalkan syukur, yang tumbuh subur dipupuki tawa, takut, benci, marah dan tangis…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s