Nanny’s Pavillon: Restoran Unik Tapi…

Standard

Sebenernya udah agak lama saya dan suami nggak makan bareng di luar. Kami pernah hitung-hitung pengeluaran dan terbukti memang jajan di restoran adalah pengeluaran terbesar yang kami punya tiap bulan. Haha! Jadilah cuma sesekali saja saya dan si Bebeb memanjakan perut di tempat mevvah, eh mewah.

Terakhir, kami sempat mencicipi beberapa hidangan di Nanny’s Pavillon Margo City Depok. Nggak mewah sih, cukup terjangkau lah. Memegang dan menatap isi dari buku menu mereka sungguh bikin saya dan suami bingung memilih. Buku menunya menarik dengan nama unik, semua terlihat ENAK! Karena ini bukan pertama kali makan di sini, maka kami pengen coba yang berbeda. Setelah diskusi cukup alot, Hubert’s Chicken Caper, Uncle Harold’s Sirloin Steak dan Linda’s Peanut Caramel Butter Roll Pancake pun yakin dipesan.

Steak yang jadi makan malam si Bebeb disajikan cakep di atas piring putih besar. Ah tapi sayang, dari semua kecantikan itu, cuma salad, jagung rebus dan saus jamurnya aja yang enak. Daging terlalu kenyal dan kentang tumbuknya hambar. Huvt!

img_20161202_200832

Pasta saya juga biasa aja, kurang garam. Kalo nggak ditambah-tambahin saus sambal, cabe kering dan lada bubuk, rasanya bakalan datar banget. Sedatar perasaan saya ke mantan pacar posesif yang pernah saya miliki. #eh

Ayam tepung siram keju yang jadi pendamping pasta juga kurang gurih. Apakah diam-diam Nanny’s Pavillon memasak tanpa mecin dan sebangsanya? #perludiselidiki

p_20161202_192742_vhdr_auto-01

Untung kekecewaan kami tertutupi oleh Linda’s Peanut Caramel Butter Roll Pancake yang gilsss pecah banget di mulut. Manis kue dadar empuk lembut bercampur asin selai kacang, lalu berpadu dinginnya es krim, enak enak banget sampe rasanya mau nonjok orang!

img_20161202_200250

Yah, kalo soal rasa sebenernya Nanny’s Pavillon emang nggak spesial-spesial amat sih. Saya pernah mencoba chicken wings, garlic bread, pasta carbonara dan french fries mereka; cukup enak, tapi nggak seenak itu.

Tapiii… meski kesan yang kami dapat biasa aja, saya tetap merekomendasikan makan di sini untuk kamu yang mencari desserts alias pencuci mulut. Pancakes dan waffles-nya memang juara. Untuk suasana restorannya sendiri, nyaman dengan dominasi warna putih dan krem. Menyegarkan mata juga karena Nanny’s Pavillon punya desain restoran menarik beraksen kayu ala ala rumah barat klasik.

Advertisements

16 thoughts on “Nanny’s Pavillon: Restoran Unik Tapi…

  1. Enak banget sampe rasanya mau nonjok orang! <– Tonjok mantannya mungkin mbak? Tadi kan sempat disebut-sebut tuh. Huehehe. XD

    Btw linda’s peanut caramel butter roll pancakenya tampak menggiurkaaan, andai deket sama rumah bakal saya pesan juga tuh. 😀

  2. Setujuuuuu! ;). Nannys memang yg enak itu dessertnya.. Yg main course mah biasa aja mbak.. Dulu aku srg mkn ini di sudirmanwalk. Tp malah tutup cabang yg di sana :(. Jd nya sjk itu g prnh kesana lg. Cabang2 lain kejauhan sih

  3. Nany’s itu yang unik cuma temanya sih kak, setiap kota bahkan setiap cabang bervariasi temanya 😀

    Kalo makanannya memang rasanya biasa, tapi porsinya lumayan gede 😀

  4. Wah, wah, wah, rasa makanannya datar aja? Tapi tampilannya okpu ampe yang liat kemecer nih. Emang betul pengeluaran kalo makan di Resto itu budget dapur bisa kesedot, tapi kalo bunda gak masalah, hehe…gak masalahnya karena uang keluarnya dari dompet anak-anak, hahaha….

    • Haha iya Buun kalo liat buku menu dan presentasinya, emang bikin ngiler tapi sayang rasa kurang mantap. Wah Bunda kayak Mama aku aja, seneng ditraktir anak. Tapi klo untuk Mama, aku seneng jajanin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s