Asal Muasal Terong Gemuk

Standard

Kenal The Annoying Orange? Saya sendiri nggak tau apakah ini serial TV atau sekedar video pendek berseri. Awalnya saya lihat status Facebook seseorang yang isinya: “Hey, Apple!” Lalu beberapa hari kemudian di kantor, ada murid yang kebetulan pake baju warna merah dan tanpa sadar saya sapa, “Hey, Apple!”

Nggak disangka, dia membalas saya dengan kata-kata, “Hey, Orange!”

Usut punya usut, rupanya si jeruk inilah yang mempopulerkan kata-kata “Hey, Apple!” tadi. Dari situ saya mulai nonton video-video The Annoying Orange di YouTube. Kocak memang! Dan rasanya si jeruk ini bukan hanya menganggu, tapi juga agak-agak seram. Yah, ganggu banget emang kalo secara detail melihat wajah dan cara doi ngomong…

Oke, beralih ke terong. Sebenernya saya mau ngomongin asal muasal kenapa blog pertama saya ini bernama teronggemuk. Yang di atas tadi sekedar pembuka aja.

Karena demen banget sama The Annoying Orange, di tempat kerja saya jadi hobi manggil orang dengan gaya ala si jeruk. Saya tau ini menyontek, tapi… Saya nggak tahan untuk tidak bertingkah seperti dia.

Divisi saya terdiri dari 6 orang. Tiap hari pakaian kerja kita berbeda satu sama lain. Nah, satu waktu saya manggil mereka berdasarkan warna baju yang dipake. Kayak si Esther, dia pake baju warna kuning. Jadilah setiap kali saya perlu dia, saya panggil, “Hey, Lemon!”

Sedikit cerita tentang Esther, si Cina satu ini salah satu Personal Tutor di tempat saya kerja. Orangnya judes, galak dan hobi ngancem. Pernah ada murid yang jarang banget dateng les, tau-tau nongol. Sama Esther disamperin, diancem mau dibunuh. Tuh murid sampe mundur-mundur dan terpojok. Saya dan teman kerja lain yang nonton dari kejauhan sampe terkakak-kakak.

Berikutnya ada Vivi. Si Vivi bajunya bergaris-garis item putih. Udah jelas, “Hey, Zebra!” pun saya lontarkan tiap kali manggil dia. Oh iya, Minggu lalu Vivi baru aja menikah. Selamat ya Mpok! Cepet hamil dah. Amiiinn…

Bukan cuma Esther dan Vivi yang jadi korban. Yang lainnya juga.  Satu saat, mereka berniat balas dendam. Ada satu baju kerja yang paling saya suka. Warnanya ungu terong. Ungunya cakep gitu deh. Alhasil mereka pun memanggil saya “Hey, Eggplant!”

Kok eggplant?? Ya iyalah, itu kan bahasa Inggris dari terong. Saya suka banget dipanggil terong! Dan malah jadi maksa orang-orang kantor manggil saya dengan sebutan itu tiap kali baju kerja ungu tersebut saya pake. Ditambah lagi, buku 100% Official Justin Bieber: First Step 2 Forever: My Story ternyata bernuansa ungu. Saya jadi makin merasa berjodoh dengan Justin Bieber. *Lho??*

Tentang kata gemuk, kayaknya nggak perlu penjelasan kali ya. Badan saya yang super-size inilah yang akhirnya menghiasi kata terong, sebagai nama blog saya ini.

Hmmm… Udahan dulu nulisnya. Tulisan nggak penting. Yang nekat baca sampe akhir, mungkin cuma bisa menunjukkan wajah dengan ekspresi datar seraya bergumam, “Oh…” Atau, mungkin ada yang sampai mengumpat, “Anjrit, apaan nih cuma kayak gini aja!”

Sekian.

Advertisements

10 thoughts on “Asal Muasal Terong Gemuk

  1. Yandi Egan Panggrahito

    mwahahaha…mayan untuk blog pertama lu
    sukses bu…

    errr…about me
    gw suka banget pake baju biru dan cokelat
    so, what will u call me?
    ok, gw akan panggil lu Eggplant mulai skrg,…boleh kah?
    wkkw…selamat menempuh hidup baru ya…

  2. Saya kira ini blog siapa. Haha…
    Bukan cuma gara-gara buku 100% Official Justin Bieber: First Step 2 Forever: My Story bernuansa ungu tetapi juga karena si Bieber juga suka warna ungu kan? haha
    Phedopilnya keluar deh. Hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s