My First Scrap Paper Creation

Standard

Scrap. Bahasa Inggris yang artinya beragam: secarik, rongsokan, tidak teratur. Paper. Jelas artinya kertas. Mungkin istilah scrap paper ini baru nge-trend di jaman modern seperti sekarang, karena banyak toko yang menjual pernak-pernik dan aksesoris lucu untuk mempermanis scrap paper buatan kita. Padahal sejak dulu kegiatan ini pasti sudah sering dilakukan. Hanya saja kalo dulu terbatas di menghias halaman buku harian, atau membuat kartu ucapan sendiri, atau selembar kertas yang ditempeli stiker-stiker serta kertas warna-warni. Kini, kertas yang dipakai bukan hanya sekedar kertas sisa-sisa lagi, tetapi berupa kertas beraneka motif dan ukuran. Intinya, nama dan penampakannya berbeda jauh. Scrap paper bukanlah secarik kertas, melainkan kreasi menarik nan unik.

Sudah lama sekali sejak terakhir saya ber-photobox dengan pujaan hati. Beberapa hari yang lalu sewaktu kami jalan-jalan di Margo, iseng-iseng kami pun ber-photobox ria. Timbul ide membuat scrap paper dari keempat foto yang kami dapat. Mampir ke Toko Gunung Agung, saya membeli kertas karton berwarna kuning muda dan satu set pernak-pernik berupa tali, kancing dan beberapa ornamen lain. Wah, mahal juga ya kocek yang harus saya rogoh. Tapi melihat hasilnya, saya suka! Kapan-kapan mungkin saya bisa lebih memaksimalkan perintilan yang ada di rumah untuk membuat scrap paper.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s