Antara Kuritza Kartoshkoi, Sandwich Babi dan Minuman Beralkohol

Standard

Tiga minggu di Rusia, empat kilo lemak badan hilang. Secara ya, di sana nggak bisa stop angkutan umum sembarangan dan nggak ada ojek online, maka saya pun banyak jalan. Lebih dari 10,000 langkah tiap harinya! Makanan berlemak favorit saya macam gorengan juga sama sekali nggak tersedia, kecuali ayam goreng atau burger yang ada di restoran cepat saji seperti McDonald’s, KFC dan Burger King.

Menurut saya, makanan sehari-hari orang Rusia (Kazan khususnya) nggak ada yang spesial. Tapi mereka punya ritual menarik. Tidak seperti rata-rata orang Indonesia yang langsung makan berat, waktu makan mereka selalu dibuka oleh salad sayuran yang disiram minyak zaitun atau kacang tumbuk. Berikutnya, baru deh makan berat. Pasta, roti, olahan daging, ayam, ikan, sup tomat yang dikasih secuil keju, sup sayur… Sesekali ada nasi juga, namanya grechka, bulirnya kecil-kecil coklat kemerahan, dan rasanya pera’. Saya sih nggak doyan. Selepas makan berat, saatnya santai menikmati secangkir teh panas, sepotong kue manis dan buah. Menyenangkan bisa ikut ambil bagian dalam kebiasaan lokal seperti ini.

Sesekali, kalo saya dan kawan-kawan bekerja di stadion sampai tengah malam, dapur Volunteer Center memberi kami makanan dalam kantong kertas coklat yang isinya buah, sandwich, kacang, kue muffin dan sepotong coklat tanpa merk (Enakkk! Isinya coklat cair yang meleleh di mulut!). Nah, ngomongin sandwich, saya pernah main makan aja sandwich yang dikasih dapur. Mau ngecek juga tulisannya Bahasa Rusia, saya nggak ngerti. Tiba-tiba Abbos nyeletuk, “Kok sandwich lo beda sama punya gue?” Saat itu Abbos makan yang isinya keju dan ayam. Berhubung Abbos fasih Bahasa Rusia meski dia asal Uzbekistan, dia pun membaca keterangan yang ada di bungkusan. Langsung dong dia samber sandwich saya sambil cengar-cengir, dan ditukar sama punyanya yang tinggal setengah. Isi babi ternyata! Hahaha…

P_20170628_230011_vHDR_Auto

P_20170628_225854_vHDR_Auto

Melihat saya yang masih lapar, pulang dari stadion Abbos membawa saya ke kedai dekat asrama. Kedai kecil beraroma nikmat yang kuat. Mereka menjual semacam kebab, dengan kulit lebih tebal dan hanya dilipat sekali membentuk setengah lingkaran. Abbos menyarankan isian kentang goreng yang diolah secara tradisional dan suwiran ayam panggang, disebut kuritza kartoshkoi. Harga cuma Rp. 18,000 dan bisa dimakan berdua karena padat dan besar. Rasa? Pokoknya ini bakal jadi makanan yang saya kangenin banget dari Rusia. Di gigitan pertama, perpaduan ayam, kentang, dan saus spesialnya langsung bikin lidah menggeletar. ENAQ!! Kirain mah, bakal sisa untuk sarapan besok, taunya saya nggak bisa berhenti ngunyah. Huhuhu… Aslik kamu mesti coba ini kalo ada di Rusia.

Selain kuritza kartoshkoi, Kvass menjadi minuman khas Rusia yang saya rindukan… untuk selamanya. Orang Rusia memang hobi minum. Di pinggir jalan banyak kedai berbentuk tong kayu yang menjual minuman beralkohol. Olga bilang saya harus coba Kvass, karena ini minuman khas. “Ada alkoholnya nggak?” tanya saya. Olga menggeleng. Ya udah, saya pesan segelas, saya minum, saya suka, dan setelah habis baru saya google tentang minuman ini. You know what?? Kvass dianggap bukan minuman keras oleh standar Rusia karena alkoholnya cuma 0.05% sampai 2.5%. WADIDAW!! Tetep aje ye kan. Huvt! Apa mau dikata, udah ketelen juga. Padahal saya suka.

P_20170629_114610_vHDR_Auto

Lalu, apa kabar empat kilo saya yang hilang di Rusia? Well, bisa ketebak. Nggak nyampe dua minggu di Indonesia, angka di timbangan pelan-pelan kembali ke berat semula. Sebel!

Advertisements

10 thoughts on “Antara Kuritza Kartoshkoi, Sandwich Babi dan Minuman Beralkohol

  1. Catettt! Moga bisa ke rusia nanti :D. Kebabnya udh kliatan banget enaaak mba :D. Dulu suami pas ke rusia bareng temen2nya, jg bilang klo makanan di sana enak dan minuman kerasnya jg mantap :p. Dia mah gitu, dulu sebelum nikah suka banget ditantangin ama temen2nya di sana, siapa paling kuat minum, dan diladenin. Udh tau alkohol haram -_- .. Untung stlh nikah stop πŸ˜€

  2. sukak liat orang rusia, mukanya cantik”dan ganteng” tapi kezl liat tulisan rusia, bacanya bikin grogok-grogok tenggorokan wkwk, btw liat makanan rusia kok lezat juga cuma banyak jebakan betmen buat yang muslim yah πŸ˜€

    • Yang penting kalo modelan roti atau sandwich kan isinya nggak tau, mending hindarin. Dan kalo halalnya wajib ayam sapi dari hasil sembelih dgn tata cara Islam, kan kita gak tau ya, ikan paling aman.

  3. Nampaknya agak susah nyari makanan halal di sana ya mba. Tapi … doakan aku dan suamiku bisa ke sana ya. Kami pengen banget bisa melihat dunia lain selain kehidupan di Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s