Jangan Sampai Saya Ter-Campak-Kan

Standard

Seminggu yang lalu adik saya Budhy mengeluh ini itu. Katanya, “Cuma bisa bengong, badan demam, mau ngapa-ngapain males, tidur kebangun tiap satu jam…” Dan mendadak muncul ruam-ruam merah di sekujur badannya. Awalnya kami sekeluarga pikir itu alergi karena kalo kena air, dia gatal-gatal. Tapi ternyata, dia kena penyakit Campak! Dan ini cukup membingungkan. Sekali kena Campak, katanya sih untuk pertama dan terakhir alias nggak bakal kena lagi. Tapi Papa saya berkeras adik saya dulu waktu kecil pernah kena Campak. Saya jadi bertanya-tanya, jangan-jangan Papa saya salah. Jangan-jangan dulu adik saya cuma sekedar keringet buntet aja.

Tadi malam sepulang kerja, di kamar saya ada Budhy. Rupanya seharian dia tidur-tiduran di atas bantal, guling, selimut dan seprai saya. Mendadak saya panik. Campak itu menular nggak ya? Langsung saya suruh si Budhy meng-Google dan menurut Wikipedia:

Penyakit Campak (Rubeola, Campak 9 hari, measles) adalah suatu infeksi virus yang sangat menular, yang ditandai dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata/konjungtiva) dan ruam kulit. Penyakit ini disebabkan karena infeksi virus Campak golongan Paramyxovirus.

Penularan infeksi terjadi karena menghirup percikan ludah penderita Campak. Penderita bisa menularkan infeksi ini dalam waktu 2-4 hari sebelum timbulnya ruam kulit dan 4 hari setelah ruam kulit ada.

Sebelum vaksinasi Campak digunakan secara meluas, wabah Campak terjadi setiap 2-3 tahun, terutama pada anak-anak usia pra-sekolah dan anak-anak SD. Jika seseorang pernah menderita Campak, maka seumur hidupnya dia akan kebal terhadap penyakit ini.

Gawat sekali, kan?? Katanya sangat menular!! Saya nggak yakin saya pernah kena atau belum. Tapi yang heran, itu kan penyakit bocah! Kenapa si Budhy baru kena sekarang? Jangan-jangan virus penyakit udah pada mulai bermutasi… Oh! Atau nih, saya baru inget. Waktu kecil dulu adik saya suka kabur kalo ada imunisasi di sekolah, mungkin salah satu yang dia lewatin ya imunisasi Campak itu.

Sesegera mungkin tadi malam saya ganti semua sarung bantal-guling, selimut dan seprai. Yah, mencegah lebih baik daripada mengobati… Walaupun saya tetap was-was karena saat ini saya asik menyentuh laptop yang juga Budhy sentuh seharian kemarin. Bisa jadi masih ada virus yang menempel…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s