Basah atau Kering?

Standard

Obrolan suatu hari di dalam Speaking Center Wall Street Central Park antara saya dan Kevin.

Saya: “Kep, Kep, lo kalo pipis bisa pake tisu doang nggak?”

Kevin: “Bisa, kenapa?”

Saya: “Nggak aneh? Gue nggak bisa lho. Gue pernah nahan pipis dari Brastagi ke Medan karena toilet di hotel tempat gue nginep cuma sediain tisu.”

Kevin: “Ya terbiasa aja sih.”

Maklum si Kevin ini dari kecil udah berpergian ke luar negeri.

Saya: “Tapi kalo boleh milih air dan tisu, lo pilih mana?”

Kevin: “Air lah!”

Obrolan saya dan Lala.

Saya: “La, lo bisa pake toilet yang cuma ada tisu doang.”

Lala: “Bisa. Kan kayak di Singapur gitu kebanyakan toilet emang nggak ada air. Di Jepang juga gitu.”

Si Lala ini kampung halamannya di Singapura dan kakaknya tinggal di Jepang.

Saya: “Tapi lo milih pake tisu apa air?”

Lala: “Air.”

Obrolan saya, Kevin dan Lala.

Saya: “Kalo misalnya boker duduk, pasti tokaynya lebih belecetan di pantat daripada boker jongkok. Emang enakan pake air kemana-mana.”

Lala: “Eeewww… Oh my God, I don’t know why I’m in this conversation. I’m having dinner with my family after this!”

Lala ngomongnya kayak Cinta Laura.

Kevin: “……….”

Advertisements

One thought on “Basah atau Kering?

  1. Yandi

    emang di singapur dkk itu ga nyediain air ya? serem amat dah gw. padahal rencananya liburan ini mau keluar negeri. ga jadi deh, di indo aja 🙂

    obrolan kek gini paling asik pas jam makan siang…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s