Catatan Perjalanan: Justin Bieber My World Tour, Indonesia

Standard

HALLO!!

Udah lama juga ya sejak tulisan terakhir saya di blog teronggemuk ini. Sengaja… Soalnya saya memang berencana untuk nunggu sampe konser Justin Bieber kelar, baru deh nulis lagi.

Oh! Oh! Siapa itu Justin Bieber??? Fenomena banget doi kayaknya yaaa?? Ya iyalah! Secara gitu lho. Dia punya semua yang wajib dimiliki seorang penyanyi: suara, tampang dan karisma!

Awww… Awww… Cuma nyebut namanya aja jantung saya pasti berdebar-debar. Nggak tau kalo jantung kalian. Ngomong-ngomong, kalo kalian ikut berdebar juga, itu namanya kalian kena Bieber Fever alias Demam Bieber. Jangan diobatin! Bieber Fever jenis penyakit yang sayang kalo disembuhin.

Justin Bieber baru aja selesai konser di Indonesia lho!! Saya adalah salah satu Belieber -sebutan untuk penggemar Justin Bieber– yang beruntung bisa menyaksikan aksi panggung anak lelaki asal Kanada ini.

Hari Sabtu, 23 April 2011 SICC (Sentul International Convention Center) Bogor menjadi saksi memukaunya aksi panggung Justin Drew Bieber -selanjutnya kita singkat JB saja ya, biar kesannya lebih akrab gitu sama doi.

SEMUA DIMULAI DI SINI

Di bulan Januari, ketika promotor meresmikan penjualan tiket JB di EX Plaza, saya langsung mengabarkan Boss Patrick kalo di tanggal JB manggung, saya minta cuti. Beehh!! Padahal tiket belum di tangan, tapi saya udah percaya diri gila bakal nonton. Sejak hari penjualan di EX itu, tiap hari kerjaan saya di Facebook cuma menghitung mundur kedatangan si pujaan tercinta. Memang sih saya nggak ikut antri beli tiket di EX, karena saya kerja dan memang belum ada uang juga. Tapi promotor membuka penjualan online dan dari situlah saya akan beli tiketnya.

Nah, ngomongin tiket online konser JB rasanya belum puas kalo tanpa ngomongin promotor. Coba kalian bayangkan, berapa kali sudah saya dan Beliebers lainnya dibohongin! Promotor seenaknya ngasih tau tanggal dan jam penjualan secara mendadak, dan giliran kami udah pantengin website Raja Karcis -penjual resmi yang ditunjuk promotor- kami sama sekali nggak bisa akses dan sejam setelahnya muncul update di Twitter kalo penjualan ditunda… Ditambah dengan alasan-alasan dan penundaan lainnya. Saking emosinya, saya sampe nulis surat pembaca ke Warta Kota (dimuat 2 hari berturut-turut) dan Berita Kota (dimuat juga!).

OMB! Oh-my-Bieb!! Berhari-hari saya nunggu kabar lanjutan, selama jam kerja curi-curi waktu cek timeline Twitter demi dapat info penjualan, dan akhirnya ketika hari penjualan benar-benar tiba, saya butuh perjuangan keras untuk bisa beli selembar tiket! Dibuka pukul 6.30 malam, saya baru berhasil connect ke website jam 2.15 pagi! Itu pun masih harus ditambah perjuangan panjang lainnya sampe akhirnya tiket resmi dipesan.

Harga tiket yang gila-gilaan mahalnya (makasih Tante Imey yang udah mau beliin) ditambah lagi susahnya saya dapet tiket, bener-bener bikin saya senewen! Murid saya, Gita, juga batal pergi karena akses ke Raja Karcis selalu gagal. Padahal kami udah janjian mau pergi bareng dan selalu ngobrol tentang JB.

MAKIN TERSERANG BIEBER FEVER

Saya nggak sabar nunggu JB datang. Status-status BlackBerry Messenger saya dipenuhi foto JB. Kalo status saya “Tidur. Ngantuk.” maka saya akan pasang foto JB lagi tidur. Kalo status saya “Mandi dulu ah!” maka saya akan pasang foto JB yang hanya dibungkus selembar handuk. Kalo status saya “Lapar deh…” maka foto JB mengunyah burger pun menghiasi profil saya.

Ya! Bieber Fever saya makin akut! Menjelang hari H, persiapan saya makin matang. Kaos ungu bertuliskan I LOVE JB, binoculars alias kekeran alias teropong, kamera dan pastinya tiket konser itu sendiri.

Cihhh!!! Promotornya memang pelit!! Tiket konsernya hanya selembar kecil kertas putih bertinta hitam! Padahal harga tiketnya mahal lho!!! Bandingkan dengan tiket konser Bruno Mars seharga Rp. 500,000 ini!

MENUJU SENTUL

Tiba juga hari yang ditunggu-tunggu. Setelah sekian lama berhubungan jarak jauh, saya bisa liat JB secara langsung! Sejak malam perut saya seperti bergejolak. Perasaan senang bercampur deg-deg-an bikin saya susah tidur. Untunglah teman saya, Agam dan Mbak Indri, belum tidur. Jadi saya bisa chatting sama mereka sambil nonton MTV. Ada JB jadi bintang tamu! Awww…

Saya berangkat dari Depok jam 12 siang. Nantinya saya akan ke Stasiun Tebet dan bertemu dengan teman-teman yang saya kenal dari pembelian tiket konser JB; Risty, Tasya dan Mamanya. Mereka bawa mobil pribadi jadi saya ikut menumpang. Saya merasa sangat beruntung lho, karena Mamanya Tasya minta tukeran duduk dengan saya di konser nanti. Tiket Biru saya akan digantikan dengan tiket Merah! Wooww!!!

Begitu tiba di Sentul, jalanan macet! Ribuan kendaraan Beliebers memasuki lokasi. Kami harus berjalan untuk menuju SICC. Enaknya kami diantar sama mobil lapis baja yang kayak tank itu. Dari luar terlihat besar. Tapi di dalamnya kecil. Terasa nyaman karena ber-AC. Wah, seru banget rasanya. Ini pertama kali saya naik mobil lapis baja.

Memasuki arena SICC, pemeriksaannya ketat banget! Sok ketat deh kalo menurut saya. Padahal itu kan baru mau masuk lapangannya ya, tapi kita udah nggak boleh bawa makanan dari luar. Wajib beli makan di dalam.

Beliebers juga nggak boleh bawa poster (promotor pelit bin kikir, takut poster bikinan Beliebers ngotorin SICC dan mereka nggak mau keluar uang buat bayar tukang bersih-bersih). Vita, teman yang baru saya kenal di SICC, udah capek-capek bikin poster. Apa daya harus dia singkirkan…

Selama menunggu pintu ke SICC dibuka, saya dan teman-teman saya asik berfoto dengan JB palsu.

Sempat ada kehebohan!! Katanya JB muncul di salah satu jendela. Tapi kayaknya cuma gosip. Saya teropong ke tiap jendela nggak ada tanda-tanda keberadaan doi tuh.

AKHIR DARI PENANTIAN

Inilah suasana ketika saya memasuki gedung SICC.

Dan di sinilah saya duduk.

Saya agak terkejut melihat panggung yang tidak terlalu besar. Di konser-konser JB yang saya tonton di YouTube, panggungnya besar dan lebar karena JB banyak menghadirkan atraksi tarian yang penuh gerak. Selain itu layar-layar yang akan menampilkan JB juga berukuran biasa saja. Ah promotor, nggak habis-habisnya sebal sama kalian. Beginikah panggung konser dengan tiket seharga jutaan?

Sambil menunggu kehadiran JB, saya ngobrol-ngobrol dengan Beliebers yang lain. Saya berkenalan dengan Nadila dan Nura kakaknya. Ternyata mereka sama-sama dari Depok. Dan ada beberapa artis yang duduk dekat kursi saya; Raffi Ahmad, Yuni Shara dan anak-anaknya serta Julia Perez!!

Semakin malam, gedung SICC makin ramai. Semua mau nonton JB. Tapi kami harus sabar. Kami masih harus nonton penampilan band Gruvi. Jujur deh! Kalo bukan karena mereka punya hadiah buku dan kaos yang ditandatangani JB, saya nggak bakal mau ikut nyanyi.

Sebenernya ada lagi yang saya kecewain dari promotor. Mereka nggak kasih souvenir apa-apa!! Please deh. Kalo ke acara musik, mulai dari yang berkelas seperti Java Jazz sampe yang gratisan kayak Langit Musik Telkomsel, saya selalu dapet kenang-kenangan. Di konser JB saya cuma dikasih gelang kertas.

Menit-menit menjelang konser dimulai, muncul papan penghitung mundur waktu. Sampai waktu itu habis, kami menikmati penampilan seorang DJ.

OH MY BIEBER

Justiiinnn!!!!!!”

Saya teriak sekencang-kencangnya ketika JB muncul di panggung, sampe sedikit terkencing-kencing. Diselubungi asap, akhirnya badan JB keliatan juga!! Ya Tuhaaan!!!! Saya nggak nyangka saya bisa liat dia secara langsung!!! Lagu Love Me menjadi lagu perdana dari konser My World Tour. Dilanjutkan dengan lagu Bigger, JB menyanyi dan menari dengan sangat bersemangat.

What’s up Indonesia???? Welcome to my world!!”

Jeritan Beliebers terdengar seantero gedung. JB kemudian menyanyikan lagu U Smile. Akh! Akh! Akh! Saya cinta sekali sama diaaa…

Saya sibuk memotret, ikut menyanyi, menatap wajahnya secara close-up dari teropong… JB udah tambah tinggi dan badannya juga mengurus. Akh! Dia sudah dewasa! Sosok 17 tahun di depan saya ini begitu maha tampan. Berturut-turut kemudian JB membawakan lagu Runaway Love dan Never Let You Go.

Setelah dibuat berdendang dengan penuh semangat dan JB pastinya juga lelah menari, berikutnya Beliebers disuguhi akustik lagu I’ll Be (entah ini lagu siapa) dan Favorite Girl. Beberapa kali wajah JB muncul di layar. Senyumnya itu lhoo…. Aaaarrrgghhh!!!

Sekarang, bersiaplah untuk moment dimana saya menangis pilu. Sudah bukan rahasia kalau di setiap aksi panggung One Less Lonely Girl, akan ada satu Belieber beruntung yang naik ke panggung. Dan itulah yang terjadi. Seorang gadis dibawa dari belakang panggung, duduk sambil menangis terharu, JB dengan lembut memegang tangan, mengusap airmata dan memeluknya!!! Alyssa Daguise, blasteran IndonesiaPrancis, berhasil membuat saya bercucuran air mata. Sakit!! Rasanya seperti memergoki pasangan kita selingkuh di depan mata!!! Oh noooo!!!

Tangisan saya nggak berhenti. Lagu selanjutnya, Stuck In The Moment -lagu kesukaan saya- hanya dijadikan pengantar video JB kecil. Tangis saya makin pecah. Tapi saya tetap ikut menyanyi.

Somebody To Love. Ya, JB! You are my somebody to love. But you’ve just hugged a girl in front of me!! Akhh… Masih menangis saya kembali berdendang. Kemudian di layar ada video JB di dalam mobil, berlanjut aksi panggung Never Say Never (saya tetap menangis) dan penampilan Jamie Aditya, mantan VJ MTV tahun 1990-an, berkolaborasi dengan Legaci.

Justin!” teriak DJ.

BIEBER!!!!” sahut Beliebers.

Lagu One Time menggema. Saya sudah bisa berhenti nangis. Tapi kemudian ketika That Should Be Me berkumandang, saya mewek lagi. Hiks!! That should have been me being your One Less Lonely Girl!!

Beliebers juga disuguhi aksi breakdancers yang JB bawa khusus. Setelahnya, JB memanjakan kami dengan aksi permainan drum secara solo. Saya jadi teringat kekasih asli saya -bukan JB. Dia kan juga jago main gitar dan drum seperti JB.

Shawty is the eenie meenie miney mo lova!!!”

Beliebers tidak ada sedikit pun yang tidak ikut bernyanyi. Eenie Meenie menjadikan suasana bersemangat menjelang akhir konser. Kami bisa sedikit tenang saat JB menyanyikan lagu Pray. Duduk di tangga, JB terlihat mendalami lagu yang dinyanyikannya. Lagu tentang orang-orang miskin dan tak mampu.

Good night!” tiba-tiba saja JB mengucapkan perpisahan seraya lari ke belakang panggung.

Hah!!! Udah??? Nggak mauuu… Saya jerit-jerit, manggil-manggil, guling-guling (ini boong!). Lalu di layar muncul tulisan:

DO YOU WANT MORE???

Yesss!!! We want more! We want more!!” teriak Beliebers.

REALLY???

Yeeesss!!!!!!” lanjut Beliebers.

THEN MAKE SOME NOISE!

“Aaaahhhhh!!!”

LOUDER!!

Justiiiiinnnnnn!!!! Aaaaaaahhhhh!!!”

Yang dipanggil muncul lagi.

You guys want me to stay? But, but, I, I gotta go now, you know.”

Ngokk!! Nggak perlu buru-buru kan?? Baru juga jam 10 malem! Beliebers mau satu lagu! Satu lagu yang belum dinyanyiin. Dan JB nanya lagu apa yang kami mau dengar. Sontak semua berteriak “Baby!”

Konyolnya JB malah nyanyi, “Ohhh… Hit me baby one more time!”

Beliebers nggak putus asa. Dan JB tetap ngeyel. “I know!! Rock a baby…” Dia malah nyanyi lagu nina bobo-nya orang bule. Barulah setelah jeritan gemas (bukan Gomez, kalo Gomez mah cewek yang diduga pacarnya JB) makin keras, JB sadar dan berkata, “Oh! Baby!!!”

Maka jadilah lagu Baby menutup konser malam itu…

Oh, Justin Biebeeerrr!! Saya masih mau kamuuu… Please come back!!! Hiks… Thanks for tonight, JB. Terima kasih juga untuk semua yang sudah membantu dan mendukung saya nonton konser idola saya.

Much love! (Not to promoters! They’ve given me enough shit!)

PS: Sepanjang konser efek panggung JB cuma asap-asap doang, waktu di awal dia muncul. Sisanya cuma lampu-lampu disko biasa. Bahkan penutupan pun nggak megah sama sekali. Nggak ada kembang api mancur, nggak ada hujan kertas warna-warni. Intinya, untuk promotor, mereka nggak sukses. Too bad! Untungnya penampilan JB sangat memuaskan!

Advertisements

15 thoughts on “Catatan Perjalanan: Justin Bieber My World Tour, Indonesia

  1. Teddy Ramli

    ui mita.. kalo di TV panggung emang terlihat lebih besar.. u coba aja bediri di situ.. hahahaha.. Good Job Madam!! haha

  2. YANDI EGAN

    OMB…panjang bener catetannya…brapa hari lo bikin ini wkwkwk…
    Alhamdulilah banget ya Bu…akhirnya ketemu sama pujaan lu. trus itu JP sama Yuni+Raffi juga idola lu bukan?

    • Kalo Jupe, Yuni dan Raffi gue nggak sengaja aja ketemu mereka! Hahaa… Eh waktu gue lagi barengan sama Yuni-Raffi gue kesorot kamera lho! Dan gue muncul di infotainment setajam Silet!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s