Bulan Hampa

Standard

Ada lagu berjudul September Ceria. Saya sendiri merasa bulan September ini tidak ada keceriaan. Saya tidak produktif, jarang meng-update blog. Otak saya terasa tumpul, saya jarang membaca. Dan tau-tau saja bulan ini sudah mau berakhir. Beginilah orang dewasa, semua urusan pekerjaan. Beginilah budak korporat, tiba di rumah merasa lelah dan maunya tidur saja. Kadang saya merasa, apa bisa tetap melakukan kegiatan yang saya suka di sela-sela kegiatan mencari nafkah tiap hari? Apakah hidup harus melulu banting tulang? Saya tidak bisa menjawab. Karena hati kecil saya tetap bilang, butuh uang…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s