Kelahiran. Kematian. Hidup Baru.

Standard

Bahwa kelahiran, hidup baru dan kematian itu nyata…

Dalam hitungan empat hari saja beragam siklus kehidupan terjadi langsung di dekat saya. Dimulai tanggal 12 Desember 2012 yang terlihat cantik ketika disingkat menjadi 121212, cicit pertama dari Eyang Sukaesih dengan selamat dan sehat berhasil dibawa melihat dunia oleh Vina Sastaviyana: Mama dari si bayi. Sofie Aulia Jasmine, bayi perempuan cantik dengan pipi menggemaskan ini dipastikan akan menambah marak keluarga besar nenek saya. Lahir lewat operasi Caesar di Rumah Sakit Hermina Depok, Sofie yang kemarin sudah sempat dikunjungi oleh saya dan suami, ternyata sudah terkena “bau tangan”, istilah untuk bayi yang baru berhenti merengek kalau sudah ditimang-timang. Ah Sofie… Sungguh lucu dirinya. Betah rasanya menatap si mungil ini. 🙂

32296_546025172076289_1288192670_n

Namun dikatakan, jika ada kelahiran, maka ada kematian. Tepat dua hari kemudian salah satu kerabat saya, Eyang Helma, dikabarkan jatuh di kamar mandi menjelang Zuhur. Sempat bangun dari ketidaksadaran dengan kening berdarah, Eyang Helma berteriak memanggil orang rumah, kembali tak sadar, koma dan akhirnya menghadap Yang Maha Kuasa menjelang tengah malam. Berita yang mengejutkan. Eyang Helma sehari sebelum kematiannya terlihat dengan gagah menyapu halaman rumah dan ada yang berceletuk, “Lihat tuh Eyang Helma, masih sehat saja!”  Yah… Tuhan punya kehendak. Hidup dan mati memang sudah urusan Dia…

Dan dari kehidupan lama, akan ada kehidupan baru. Tahap kehidupan dunia seorang Budhy Gunawan Sasmita, adik saya satu-satunya, dimulai pada 29 Oktober 1986 ketika dengan susah payah Mama saya membawa dia ke pelukan. Lahir dengan ari-ari tertinggal di rahim Mama, saat itu hidup dan mati Mama saya dipertaruhkan. Tuhan mengirim bantuan-Nya lewat tangan kurus kecil dokter bernama Budhy Gunawan, yang berhasil membantu keluarnya ari-ari tersebut. Nama itu kelak digunakan untuk mengenang jasa beliau.

Selama 26 tahun menjalani pahit manisnya kehidupan bersama orangtua, akhirnya adik saya memutuskan untuk memulai satu kehidupan baru dengan wanita yang menjadi pilihannya. Pernikahan Budhy dan Erni berlangsung Sabtu, 15 Desember 2012. Prosesi adat Jawa dimulai dari Siraman sehari sebelumnya. Menyaksikan semua upacara adat tersebut, rasa haru, bahagia dan tidak percaya membuncah dalam dada. Walaupun usia saya dan Budhy hanya berbeda satu tahun, tapi kesan bahwa dia adalah anak terkecil di keluarga, menjadikan saya menitikkan air mata ketika menyadari bahwa tak lama lagi Budhy akan tinggal dengan keluarga kecil barunya, tidak lagi di rumah Mama Papa. Saya berbahagia karena kami berdua berhasil diasuh dan dibesarkan dengan baik dalam kesederhanaan dan kebijaksanaan Papa, serta perhatian dan kepedulian Mama. Sekarang kami benar-benar meninggalkan rumah… Mama Papa hanya tinggal berdua…

12542_4560483181967_664729607_n

Nah!!! Ngomongin prosesi pernikahan adat Jawa, sungguh saya bersyukur karena saya sama sekali tidak menggunakan itu untuk pernikahan saya tahun lalu. Bersyukur teramat dalam karena pernikahan saya menggunakan cara-cara yang sesuai dengan berat badan saya. Sungguh!!! Tidak akan bisa saya sungkem dan bersimpuh dengan kondisi lemak di perut. Yang ada saya bakal nge-joprak begitu saja. Dan bayangkan prosesi “timbangan” yang terjadi di pernikahan dua hari lalu:

(Budhy dan Erni duduk di paha orangtua dari mempelai wanita)

Pembawa acara adat: “Kira-kira Pak, siapa yang lebih berat?”

Bapak Erni: “Kalo ditimbang-timbang, sepertinya sama.” (Ini adalah satu-satunya jawaban yang harus keluar!!)

Nah!! Bayangkan jika itu terjadi pada saya dan suami yang berat badannya ibarat jempol dan kelingking. Apa kata para tamu kalau Papa saya ditanya siapa yang lebih berat dan jawabannya adalah: “Kalau ditimbang-timbang, sepertinya sama.

Bayangkan… Bayangkan…

Sekian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s