Menjelang Akhir Tahun Ajaran

Standard

Tadi pagi ketika mengajar Bahasa Inggris di TK Darma Bakti, ada satu kejadian yang cukup menyentuh. Seperti biasa kalau saya masuk kelas, murid-murid akan lari menghampiri lalu menyalami. Begitu juga ketika kelas berakhir, mereka akan mencium tangan saya.

3 murid lelaki saya, Biandra, Davin dan Rasya merengek, “Kak, gendooong…” Mendengar permintaan itu saya hanya berkata, “Wah berat! Kan sudah mau masuk SD. Kak Lian nggak kuat.” Tapi mereka tetap merengek sampai akhirnya berhenti karena bel pulang berbunyi.

Dengan adanya kejadian itu, saya jadi teringat. 2 bulan lagi anak-anak ini akan segera lulus TK dan melanjutkan ke Sekolah Dasar. Seperti juga yang dilewati oleh murid-murid saya sebelumnya. Saya akan kehilangan moment yang begitu lugu dari mereka, dan digantikan oleh generasi yang baru.

Selalu ada perasaan sedih ketika mengetahui kalau tahun ajaran akan segera berakhir. Ketika saya merasa sudah mengenal semuanya, tau cara menangani tingkah laku mereka, mereka mendadak pergi dan mungkin tidak lagi mengingat saya ketika nanti di Sekolah Dasar…

Oh ya, saya sudah mengajar sebanyak 11 tahun ajaran di TK Darma Bakti. Murid-murid di tahun pertama saya sudah berusia 16 tahun sekarang. Sudah jadi remaja berseragam putih abu-abu. Kalau pun pernah berpapasan di jalan, saya yakin sudah tidak mengenali wajah mereka yang pasti sudah banyak berubah.

Semoga anak-anak didik saya selalu rajin belajar, menjadi insan yang berguna dengan segala kelebihan yang mereka punya dan menjalani hidup dengan gembira.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s