Ironis

Standard

Beberapa orang yang saya kenal banyak bikin status tentang program TV yang menurut mereka “sampah” dan tidak mendidik. Pendapat dan komentar mereka  cukup pedas. Lucunya, ketika mereka mengetahui bahwa saya tidak menyukai beberapa film box office dengan alasan “Ceritanya nggak masuk akal, cuma jual animasi aja. Robot segede gitu buat menyelamatkan dunia? Mereka bertarung aja dunia udah hancur berantakan.” atau “Gue nggak suka, sebentar-sebentar berantem. Udah gitu karakternya kaku, bikin ngantuk.” mereka bisa-bisanya menganggap saya aneh dan berkata, “Kalo nonton film mah nikmatin aja, gak usah dipikirin sampe kejauhan.”

Lah? *mendadak panas*

Sungguh suatu ironi. Saya pun membentak, “Eh, kalo gitu ngapain lo berkoar-koar kalo acara macem Pesbukers atau Yuk Keep Smile bukan tontonan yang baik?? Nikmatin aja kali. Ikut ketawa-ketiwi aja gak usah dipikirin dampaknya sampe kejauhan.

Tapi bentakan itu hanya terjadi di kepala saya, bukan di depan mereka langsung…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s