#CeritaJamKosong #5 Kurang Piknik?

Standard

Sering ya, kita berkelakar macam “Aduh, kurang piknik nih!” ketika hidup rasanya udah penuh tekanan dan membosankan. Selalu si “piknik” ini yang disebut sebagai solusi dari segala stres yang ada.

Kebetulan, beberapa minggu terakhir saya merasa life has been too demanding that I feel like cloning myself so everyone can get a “me”. Yah, rupanya memang melelahkan kalo kita selalu jadi orang yang diandalkan, dan nggak mudah menolak permintaan. Kita lupa, kalo diri ini juga perlu diberi kelonggaran, diberi ruang untuk nggak mikir apa-apa, biar tetap waras.

Perlu piknik?

Awalnya saya kira begitu. Maka saya pun pergilah berlibur, dan sekedar bersenang-senang di karaoke.

Hasilnya?

Wah, seperti beban di pundak terangkat semua. Seperti ketika melepas bra setelah seharian memakainya.

Tapi rupanya bukan piknik atau karaoke yang bikin saya kembali ceria, melainkan orang-orang yang ada bersama saya saat itu. Mereka yang bikin saya tergelak penuh canda gurau. Mereka yang membuat saya sadar kalo kurang piknik itu bukan masalahnya.

Kurang tertawa lepas. Itu dia.

Processed with VSCO with e3 preset

Processed with VSCO with e3 preset

There are people in my life that make me laugh a little louder.

Advertisements

2 thoughts on “#CeritaJamKosong #5 Kurang Piknik?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s