Kafe Gemes: Yellow Duck Cafe Balikpapan

Standard

Sepuluh tahun yang lalu, jaman keponakan suami saya masih kecil-kecil, gampang banget kalo dioleh-olehin. Mainan, alat tulis, baju… banyak tersedia. Sekarang mereka udah besar dan sebagai tante saya pun bingung mau bawain apa ketika berkunjung ke kampung halaman suami di Balikpapan. Mainan, mereka udah nggak pengen lagi. Ya kalopun mau, yang diminta Lego. Cukup bikin bokek. Alat tulis? Duh buat mereka penghapus harum dengan beragam bentuk lucu udah bukan hal yang seru. Baju? Masing-masing punya selera sendiri dan udah susah juga mengira-ngira ukuran mereka.

Maka, ketika saya ke Balikpapan dua bulan lalu, cuma kue hits dagangannya istri Raffi Ahmad lah yang saya bawa. Untuk dimakan sama-sama. Si tante nggak bawain oleh-oleh untuk keponakan, dan sebagai gantinya, saya mengajak mereka makan di luar.

Memilih harus makan di mana juga bukan perkara mudah. Dulu, diajak ke McDonald’s aja mereka udah seneng banget. Sekarang? Wah, melewati diskusi cukup alot. Pada punya pendapat sendiri. Si tante cuma perlu satu syarat: Instagrammable, biar pas di-review di blog foto-fotonya bagus. Haha!

Yellow Duck Cafe Balikpapan akhirnya menjadi pilihan kami. Tergiur foto-foto yang ada di Instagram mereka @yellowduckc dan menurut para keponakan juga enak dan lucu (padahal mereka juga denger dari orang), kami meluncur ke Jalan Sungai Ampal, Sumber Rejo, Balikpapan Tengah.

imgcache1.127542019

Lokasi kafe ada di pinggir jalan, jadi mudah ditemukan. Terlihat biasa saja di luar, tapi begitu masuk, kenyamanan kafe ini langsung terasa. Suasana tenang, penerangan yang pas nggak terlalu silau atau terlalu remang, serta aroma kopi yang menguar dari bagian depan kafe adalah tiga hal utama yang menyambut kami. Mata saya langsung tertumbuk pada meja berisi miniatur bebek-bebekan di sisi kiri pintu. CUANET!! Dan semakin ke dalam, dinding Yellow Duck Cafe Balikpapan terlihat dihiasi pernak-pernik bertema bebek, sesuai dengan nama kafenya.

imgcache0.96350339 (1)

imgcache0.96304131 (1)

imgcache0.95666116 (1)

Yellow Duck Cafe Balikpapan memiliki dua lantai. Lantai atas karena terbuka, dikhususkan untuk tamu yang merokok. Saya dan para keponakan memutuskan duduk di lantai bawah saja, kebetulan kami mendapat spot nyaman di pojokan.

imgcache0.95988514 (1)

imgcache0.95541407 (1)

Kayaknya sih yah, malam itu kami dilayani langsung sama pemilik kafe. Berhubung pesanan kami juga banyak, saya sampai menulis pesanan lewat aplikasi WhatsApp, lalu dikirim ke nomor beliau.

Air mineral, butter cookies milkshake, special mix avocado (direkomendasikan!), banana milkshake, Thai tea, vanilla milkshake, dan greenlean juice jadi pilihan pemuas dahaga.

imgcache0.95778394 (1)

Chicken tortilla, french fries, aglio olio pasta, cookies marshmallows, dan Indomie goreng telur asin kami pesan untuk perut yang kelaparan.

imgcache0.95129800 (1)

Kesemua itu ditebus dengan harga Rp. 500,000 kurang dikit. Jadi kalo soal harga sih standar kafe ya, kami datang ber-enam, per orang sekitar Rp. 80,000an makan minum. Beberapa pesanan ada yang double juga.

Nah, sekarang langsung aja deh saya ulas rasa makanannya.

Aglio olio pasta. Ini kebetulan jenis pasta yang saya suka, jadi kalo ada pasta ini di buku menu, biasanya saya selalu pesan. Kenyal pasta pas, gurih, tapi menurut saya kurang garlicky alias kurang aroma dan rasa bawang putih, juga kurang berminyak. Teknik memasaknya sih memang teknik memasak aglio olio, tapi rasa keju parmesan malah lebih mendominasi. Jadi agak kurang pas kalo disebut sebagai aglio olio pasta. Secara ye kan aglio artinya bawang, olio artinya minyak. Eh tapi, rasanya oke kok! Apalagi udangnya juga nggak pelit.

imgcache0.97095471

Chicken tortilla. Saya sukak banget sama penyajiannya. Cakep, rapi di atas nampan kayu. Tortilla padat berisi; saos mayones di dalam gulungan tortilla-nya pun terasa beda, saya rasa Yellow Duck Cafe Balikpapan pake racikan rahasia deh. Minus satu, kurang panas.

imgcache0.95322326 (1)

Cookies marshmallows. Krenyes-krenyesnya nyenengin. Cocok banget untuk penyuka makanan manis. Es krim enak, nggak gampang encer; roti tebal bertabur remahan cookies melimpah, dessert ini bisa untuk berdua.

imgcache0.96181198 (1)

Indomie goreng telur asin. Indomie ini disajikan dengan corned beef tumis, saus kuning telur asin, dan telur ceplok. Saya suka corned beef tumis The Yellow Duck karena ditumisnya pake bawang. Menambah cita rasa. Saus kuning telur asinnya juga cukup mengejutkan karena ada rasa-rasa pedas. Cuma bisa kali ya dibikinnya agak kasar jangan terlalu halus, biar nggak terlihat seperti *titik-titik isi sendiri*. Untuk Indomie-nya nggak usah di-review lah, sama seperti Indomie pada umumnya. Secara keseluruhan makanan ini cukup inovatif, tapi please jangan disajikan dingin. Yang hangat dong biar bisa menghangatkan hati juga.

imgcache0.95878439 (1)

Kelar makan, saya dan keponakan-keponakan mampir ke lantai atas yang ternyata punya suasana romantis. Sayang aja smoking area. Kita bisa duduk-duduk di ayunan atau menikmati kota Balikpapan dari ketinggian. Mayan deh, meski cuma dari lantai dua.

imgcache0.95414240 (1)

Kesimpulan: Yellow Duck Cafe Balikpapan cucok sebagai alternatif tempat makan selain restoran di mall; bareng pasangan, keluarga, atau sendirian juga boleh. Suasana nyaman, harga relatif aman di kantong, dengan rasa minuman dan makanan yang cukup memuaskan.

Nilai: 3.8/5 (Saya kasih 4/5 kalau saja chicken tortilla dan Indomie disajikan panas.)

Advertisements

8 thoughts on “Kafe Gemes: Yellow Duck Cafe Balikpapan

  1. beberapa waktu yang lalu pengen kesini pas pulkam, pengen kulineran apa daya lebih banyak saya kekepin dompet mba kalo di bpn hihihih..:)). tapi ga pernah absen untuk coto makasar di klandasan, salome lap merdeka dan nasi kuning dekat rumah..hhihih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s