Cuanki Serayu Bandung Sudah Tidak Lagi Jalan Kaki

Standard

Di perjalanan kami menuju Padma Hotel Bandung, ada pertanyaan acak keluar dari mulut suami.

“Cuanki tuh khas Bandung kan ya? Itu apaan Beb?”

“Itu kayak bakso gitu Beb, warna putih. Bakso ikan kali ya.” Saya menjawab berdasarkan pengalaman saja, karena pernah membeli bakso cuanki di abang-abang, dan isinya cuma bakso kecil-kecil warna putih. Lalu dengan sotoy, saya bilang cuanki itu nama kotak-katik kata ikan encu, cu dari encu, anki dari ikan. Jadi bakso cuanki itu bakso yang terbuat dari ikan encu. BOK! Padahal emang ada ya ikan encu? Sok tau sedunia banget.

Barulah ketika Agri (teman saya yang tinggal di Bandung) mengantar kami mencoba beberapa jajanan khas Bandung, kami mengetahui fakta sebenarnya.

“Cuanki itu aslinya singkatan dari cari uang jalan kaki. Dulu mamang baksonya kan jualan masih dipikul ke kampung-kampung,” cerita Agri. “Tapi cuanki di Jakarta emang beda sama di Bandung; jualnya cuma bakso doang. Kalo di Bandung isinya macem-macem. Kayak bakwan Malang.”

Maka Agri pun mengajak kami ke Baso Cuanki/Batagor “Serayu” yang terletak di Jalan Serayu, Bandung Wetan. Wuih, yang antri banyak! Khusus bawa pulang, ada jalur sendiri. Kalo mau makan di tempat, tinggal masuk aja ke dalam. Meski dari luar terlihat kecil, bagian dalam lumayan besar, di samping luar kedai juga tersedia payung-payung besar dengan kursi untuk tempat makan.

Processed with VSCO with e3 preset

Processed with VSCO with e3 preset

Processed with VSCO with e3 preset

Berhubung sore itu abis ujan, dan saya serta Bebeb sudah tau rasa batagor, kami bertiga memesan tiga porsi bakso cuanki. Harga seporsi Rp. 17,000 dan berisi bakso, tahu putih, somay kukus, somay goreng, dan semacam batagor goreng. Kuah panas sedap merendam isian di mangkuk, bikin sore dingin kami lebih hangat.

Processed with VSCO with e3 preset

Processed with VSCO with e3 preset

Cuanki Serayu, kini tak perlu lagi cari uang jalan kaki. Tinggal tunggu, kami-kami yang lapar yang malah menghampiri.

Advertisements

9 thoughts on “Cuanki Serayu Bandung Sudah Tidak Lagi Jalan Kaki

  1. Aku doyan banget nih baso cuanki ini. Kebetulan tiap hari dtmpt tinggalnya lewat. Jadi deh makanan wajib tiap sore buat aku hahaha. Doyan banget pokoknya mah … Sampel ga mikirin pipi makin Ndut 🚫⛔

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s