Barahat Al Janoub: Tempat Tinggal Relawan Internasional

Standard

Merhaba! Kalo kemarin saya sudah bercerita tentang seragam relawan Piala Dunia FIFA 2022 Qatar, kali ini saya mau sedikit bahas tentang tempat tinggal kami para relawan internasional. Di Qatar, kami mendapat akomodasi gratis di daerah bernama Barahat Al Janoub. Satu wilayah besar ini khusus berisi klaster-klaster yang selain jadi tempat tinggal kami, juga merupakan tempat menginap para penonton Piala Dunia.

Klaster-klaster tersebut ditandai dengan huruf A sampai Q, lalu tiap klasternya dibagi lagi menjadi 6 sampai 7 sub-klaster, lalu tiap sub-klaster dibagi lagi menjadi 8 sampai 14 vila, lalu terakhir tiap vila dibagi lagi menjadi 3 lantai dengan total 12 kamar. Jadi, bisa dibayangkan ya betapa luas wilayah Barahat Al Janoub ini. Konon, klaster ini dulu merupakan tempat tinggal para pekerja kasar yang membangun Qatar untuk persiapan Piala Dunia, setelahnya lalu dipoles untuk menjadi lebih layak tinggal bagi relawan dan pendukung internasional. Harga per malamnya Rp. 1,500,000! Beruntungnya saya dan relawan internasional mendapat fasilitas ini secara gratis.

Seharusnya sih, saya punya teman sekamar. Tapi ketika check-in dan diduga teman sekamar saya bakal orang Indonesia, saya langsung bilang ke Rami si resepsionis yang orang Lebanon, “Rami, I came here, all the way from Indonesia, and I will be here for 5 weeks helping an international event, I don’t really want to speak Indonesian.” Trus setelah perdebatan cukup alot, Rami pun menjawab, “Okay, maybe you will end up with no roommate. So you will be bored and come down here to speak English with me.” Dan bener aja dong, sampe detik ini saya nggak punya teman sekamar. Haha! Jelas senang karena saya nggak harus bersopan-sopan di kamar, dan bebas mau ngapain aja nggak perlu merasa khawatir ada yang terganggu.

Meski kamar saya cukup luas, namun tidak banyak hal di dalamnya kecuali 2 tempat tidur (yang akhirnya saya gabung) dan 2 lemari besi kecil (yang tidak cukup memuat pakaian saya, makanya semua dijembreng di atas tempat tidur). Kalo untuk kamar mandinya cukup oke; ada shower air panas, air yang keluar juga banyak dan lancar, serta ada pantry yang berisi kulkas, microwave, dan ketel elektrik.

Relawan internasional juga disediakan beberapa fasilitas lain seperti ruangan untuk mencuci dan menjemur pakaian, serta mesin isi ulang air minum. Supermarket, restoran, lapangan basket, dan masjid tersedia di Barahat Al Janoub yang makin memudahkan kehidupan kami sehari-hari.

Barahat Al Janoub sebenarnya jauh dari mana-mana. Tapi karena disediakan bus gratis yang membawa kami ke stasiun Metro, maka kami tetap berkesempatan untuk menjelajah beberapa bagian Qatar. Sekalinya tiba di stasiun Metro, udah deh tinggal pilih mau berhenti di mana, dan mau jalan-jalan ke mana. Yah, meski kalo untuk ke tempat yang indahnya kayak padang pasir, nggak ada cara lain selain berkendara. Hehe.

Cek juga keseruan saya jadi relawan Piala Dunia FIFA 2022 Qatar di highlights Instagram Stories @PsychoFat!

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s