Gawat nih, saya keteteran lanjut nulis cerita perjalanan selama di Amrik. Haha. Terlalu banyak bersenang-senang, sampe nggak terasa besok udah pertandingan terakhir di Dallas Stadium, lalu pesta perpisahan, dan… selesai tugas saya sebagai relawan FIFA. Kali ini saya mau sedikit bercerita tentang tempat-tempat wisata yang saya datangi yaitu Fort Worth Stockyards dan Meow Wolf!
Ketika saya menghabiskan waktu seharian di toko cerutu milik Mr. Kale, saya bilang ke beliau saya mau lihat koboi. Koboi beneran yang kayak di iklan Marlboro. Kata Mr. Kale, itu ada di Fort Worth Stockyards, saya juga bisa sekalian liat sapi Texas! Beliau berjanji akan mengajak saya dan tante saya yang manajer toko ke sana.
Dua minggu setelahnya, hari yang dijanjikan datang juga. Mr. Kale dan Tante Ita datang menjemput dan kami pun langsung meluncur ke Fort Worth Stockyards. Perjalanannya kurang lebih setengah jam dari Arlington, tempat Airbnb saya berada. Begitu mencapai Dallas, rumah-rumah terlihat mulai rapat, tidak seperti di Arlington yang saling berjauhan karena tiap rumah punya halaman rumput luas. Mungkin karena Dallas sudah masuk kota ya, sedangkan Arlington kan pinggiran.
Setelah mendapat tempat parkir, kami bertiga jalan menuju Stockyards dengan agak tergesa, karena kami ingin mengejar parade koboi dan sapi. Atas rekomendasi pemilik toko suvenir (saya membeli kartupos dan tempelan kulkas di sini), kami pun mendapat spot yang nyaman untuk menyaksikan parade. Wah beneran ada koboinya! Yah, meski tidak setampan di iklan Marlboro sih. Haha. Dan sapi Texas-nya… WOW GEDE BANGET! Ada tanduk yang panjang dan terlihat mengancam menghiasi kepala mereka!
Usai parade, kami melanjutkan perjalanan dengan berkeliling area Stockyards. Di abad 18, tempat ini menjadi pos perdagangan ternak. Di awal abad 19 malah pernah jadi pasar kuda terbesar di dunia selama Perang Dunia I. Sayangnya, di tahun 70-an operasi perdagangan di sana terhenti, dan oleh warga setempat dilestarikan menjadi distrik bersejarah. Memang bener sih, bangunan yang ada membawa imajinasi saya seakan terbang ke zaman dulu!
Nah, kalau Fort Worth Stockyards merupakan wisata masa lalu, Meow Wolf menjadi wisata modern yang saya kunjungi bersama Abby, Matthew, dan kedua anak mereka: Matthew Junior dan Beatrice. Abby dan Matthew adalah kolega saya saat bekerja di Wall Street English Jakarta. Kalo nggak salah tahun 2012. Di tahun 2014, mereka pulang ke negara masing-masing; Abby di Amrik dan Matthew di Inggris, lalu menikah dan tinggal di Amrik. Saat tau saya jadi relawan FIFA di Arlington, Abby dan Matthew langsung ngajak ketemuan. Rumah mereka jaraknya 1.5 jam perjalanan. Baiknya, mereka tau saya di sini nggak punya dana jalan-jalan, jadi mereka pun menjemput saya ke Airbnb dan beliin saya tiket Meow Wolf!
Meow Wolf pada dasarnya adalah instalasi seni interaksi. Ceritanya, kita masuk ke dalam rumah keluarga yang anggotanya menghilang secara misterius. Jadi di tiap kamar dan ruangan yang kita masukin, itu akan ada semacam jalan rahasia yang membawa kita ke dimensi lain. Auranya sih kayak Stranger Things ya. Bisa tiba-tiba ada di bawah tanah dengan monster dan mesin tua, atau masuk ke karavan yang wastafelnya penuh peralatan masak dengan bekas makanan basi, sampai lorong di jalanan yang gelap. Di ruang keluarga ada perapian menuju “hutan”, di dapur ada mesin cuci menuju dunia berisi kaos kaki yang hilang, dan dari kamar ada lemari menuju toilet yang berisi gurita mutasi. Kalau punya banyak waktu, kita bahkan bisa mengikuti tiap petunjuk yang ada untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Seru! Dan saking serunya, saya sampe nggak sempat mengambil foto-foto. Mungkin kalian bisa cek di TikTok pake kata kunci Meow Wolf Grapevine Texas untuk lihat gambarannya seperti apa.











