3 Jam di Kuta? Ya Makan dan Belanja!

Standard

Hai! Masih seputar liburan di Bali nih. Kemarin saya udah cerita tentang hal-hal yang saya lakukan selama di Ubud. Nah, sekarang saya mau berbagi sedikit info tempat makan dan oleh-oleh di Kuta. Berhubung jadwal penerbangan pulangnya ada perubahan dari AirAsia, yang tadinya jam 1 siang jadi jam 4 sore, maka tersisalah waktu kosong 3 jam untuk saya dan Dini. Enaknya ngapain? Yuk lanjut baca!

Makan. Haha! Tetep, nggak di Ubud nggak di Kuta, yang namanya mengisi perut kudu jalan terus. Kali ini saya mau ceritain satu tempat aja: Warung Nasi Pedas Ibu Andika di Jalan Raya Kuta. Kata Bli Komang warung makan ini tenar, laris manis dan orang rela antri demi makan di sini, padahal menunya sederhana ala ala warteg. Cuma memang sambel Ibu Andika pedes nikmat banget! Ini yang jadi daya tarik. Keringat saya habis bercucuran dan seketika berjanji dalam hati bakal ngajak suami makan di sini. Dia suka pedes soalnya. Mengenai harga, memang agak mahal. Kami berdua menghabiskan sekitar Rp. 30,000-an untuk satu porsi. Tapi sebanding dengan rasa kok.

Belanja. Nama Joger pasti udah nggak asing ya? Toko yang menyebut diri sebagai pabrik kata-kata ini jaraknya cuma selemparan batu dari Warung Nasi Pedas Ibu Andika. Beragam  ukuran kaos tersedia dan bahannya juga bagus, adem. Sayang nggak boleh foto-foto. Baru sempat jepret 2 objek, eh saya kena tegur. Hehehe… Produk Joger terkenal karena kalimat-kalimat nyeleneh seperti: “Kawan dulu, baru kawin!” atau “I like Sushi, I like susu, I like Susan but I don’t like susah!”

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Selain belanja di situ, ada juga outlet Krisna di Jalan Sunset Road yang mengusung tema one stop souvenir-shopping, alias di toko ini semua jenis oleh-oleh ada. Mulai dari kacang, pia susu, pakaian, kain, ikat kepala khas Bali, dompet, tas, sabun, lulur, kerajinan tangan sampai salak gula pasir Bali yang terkenal lembut dan manis. Cuma satu yang nggak ada di sini… Pia Legong!

Tau kan pia legendaris yang kotaknya merah bergambar penari Bali? Khusus Pia Legong kita cuma bisa dapetin di Jalan By Pass Ngurah Rai. Dan inget aturan mainnya: Kalo dateng langsung, satu orang cuma bisa beli 2 kotak. Kalo mau beli banyak, pesan lewat email di info@pialegong.com paling lambat seminggu sebelum tanggal pengambilan. Pia Legong tersedia dalam 3 rasa yaitu coklat, keju dan kacang hijau. Semuanya enak, padat, bikin nagih. Satu kotak isi delapan ditebus dengan sembilan lembar uang Rp. 10,000. Konon si pemilik Pia Legong ini sudah kaya raya dan tidak memedulikan keuntungan semata. Buktinya mau beli aja dibatasin. *sotoy*

Gimana? Lumayan banget kan 3 jam bisa untuk makan dan belanja. Terutama karena tempat-tempat tadi letaknya berdekatan dengan bandara, nggak perlu khawatir ketinggalan pesawat. Cukup waswas dompet jebol aja karena keasikan jajan.

Advertisements

2 thoughts on “3 Jam di Kuta? Ya Makan dan Belanja!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s