Om Pipin adalah anak terakhir Mami saya. Beliau salah satu orang yang menjadi panutan dalam hidup saya. Diantara anak-anak Mami, Om Pipin ini yang kesuksesannya paling terlihat. Karena saya sejak bayi sudah tinggal di rumah Mami, saya pun tahu Om Pipin meraih sukses seperti sekarang karena segala upaya yang dia lakukan sejak SMP. Mami saya bilang Om saya dari dulu selalu bekerja keras. Om Pipin nggak malu kerja sebagai supir angkot ketika dia SMP, supaya bisa punya sedikit uang. Apalagi Mami saya ditinggal mati suami tercinta ketika anak-anaknya masih usia sekolah. Om saya sering bilang, “Lo kalo kerja jangan mikirin gaji. Pengalaman itu yang penting. Kalo lo anak baru di kantor, trus lo disuruh ini-itu, kerjain aja. Nanti lama-lama lo yang lebih pintar dari mereka yang nyuruh-nyuruh itu. Gaji itu berbanding pengalaman. Kalo lo kerjanya cuma pengen santai tapi gaji gede, susah!! Nggak maju-maju.“
Dan Anak Pun Ingat…
StandardKali ini hanya sedikit catatan singkat. Ada satu hal yang agak menganggu dari seorang siswa di taman kanak-kanak tempat saya mengajar. Dia gemar sekali melontarkan “penghinaan” kalau kelompoknya kalah dalam permainan.
“Ahhh!! Curang lo!!! Sampah!!!”
Ocean Dream Samudra (Gelanggang Samudra) Ancol
Standard
Ancol bukan tujuan wisata baru bagi saya. Tiap tahun TK Darma Bakti milik nenek saya selalu piknik ke sana. Sampai sekitar 4 tahun yang lalu, tujuannya selalu Dufan. Tapi harga tiket yang makin melambung dan mayoritas wahananya tidak bisa dinikmati anak-anak 5 tahun, jadilah Ocean Dream Samudra (dulu dikenal dengan nama Gelanggang Samudra) menjadi pilihan jalan-jalan tahun ini. Sebenarnya sejak nggak lagi piknik ke Dufan, saya males ikut. Tapi kebetulan, hari Kamis 2 hari yang lalu itu saya libur kerja dan nggak punya rencana apa-apa. Berbarengan dengan hari piknik TK, saya putuskan ikut biar nggak bosen-bosen amat.
Happy Birthday, Justin!!
StandardPohon Kenangan
StandardWaktu kecil saya, Budhy -adik saya, Mama dan Papa tinggal di rumah besar milik Mami -nenek saya. Sekarang, hanya saya yang masih di rumah itu. Sedangkan Budhy dan orangtua saya sudah menetap di rumah milik sendiri. Di sebelah rumah Mami adalah tanah dari saudara kami juga, dan ada sepupu kami yang bernama Edmond tinggal di situ. Umur kami tidak terpaut jauh dan kami selalu main bersama. Halaman luas di tanah milik nenek Edmond, ada satu pohon yang nama jenisnya tidak pernah saya ketahui sampai sekarang.
To Kill A Mockingbird
StandardSaya cinta buku seperti saya cinta mengajar. Tapi jangan harap akan menemukan sosok yang pintar ilmu dalam diri saya. Buku saya akui memang mengajarkan banyak hal, tapi saya tidaklah terlihat seperti orang yang berwawasan luas. Agak ironis sebenarnya. Secara umum orang akan melihat saya sebagai sosok yang ramai, berisik, heboh, badut, sehingga kalau saya mulai mengeluarkan opini-opini dan beragam hal dari hasil bacaan yang saya sudah lahap, orang kadang tidak menganggap apa yang saya ungkapkan, memandang sebelah mata dan tidak yakin dengan apa yang saya katakan.
I Love Wall Street Institute Central Park!!
StandardWorking here is fun! I love the people! We’re like a big family. We’re friends. We respect each other. You won’t find this excitement in other English institutions!!
Dukung Saya Di The Biggest Loser Asia Season 3
StandardHahaha…
Ceritanya nih, saya punya temen yang ukuran badannya sama-sama jumbo. Namanya Philip de May. Si Philip ini anak Kaskus dan pertama kali kita kenal karena aktif di salah satu thread Bahasa Inggris. Kita nggak pernah ketemu, cuma ngobrol lewat Facebook, SMS dan sekarang BlackBerry Messenger.
Batuk-Batuk
StandardGrrrhhh….!!!
Enggak enak rasanya badan saya saat ini. Semua berawal dari sakit tenggorokan yang saya alami tiga hari yang lalu. Biasa deh, radang seperti ini memang langganan saya. Dalam setahun bisa 2-3 kali saya sakit radang tenggorokan. Kebetulan saya sudah ada stok obat. Maka saya minumlah antibiotik, obat radang dan penurun panas. Bodohnya saya nggak bisa menahan godaan. Selasa sore, di kantor saya makan Chicken Crispy XXL Shihlin, yang berminyak dan pedas. Malamnya langsung deh sakit saya tambah banyak, yaitu batuk-batuk.
Saya Suka Pepaya
StandardSaya hanya mau menulis singkat saja. Saya sangat suka makan buah pepaya. Satu buah pepaya besar sanggup saya habiskan sendiri. Sejak kecil saya sudah diberi tahu, kalau pepaya itu manfaatnya sangat bagus untuk melancarkan pencernaan. Dari artikel lainnya, banyak disebutkan juga kalau pepaya (mulai dari daun, batang dan buahnya) punya khasiat beragam seperti mengatasi uban, memperlancar ASI, mengobati luka bakar, jerawat, rematik, radang ginjal, flu, masuk angin bahkan meningkatkan nafsu makan.




