#TravelingHemat: Singapura Juga Bisa Murah

Standard

Tahun 2011 menandai kali pertama saya melancong ke luar negeri. Sejak itu, saya pun nagih untuk terus mengunjungi beragam tempat wisata. Yah, meski cuma level domestik dan Asia Tenggara, paling jauh Nepal. Label “banyak duit” karena sering berpergian kerap direkatkan oleh beberapa teman. Padahal seorang Mita pergi pelesir bukan lantaran kelebihan uang, tapi justru mengusahakan gimana bisa punya dana liburan. Terima les privat dan terjemahan, bahkan jualan sosis serta makaroni.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Nah, jika ada yang bilang bahwa liburan ke luar negeri itu memakan banyak biaya, saya yakin dia belum bener-bener memahami. Sungguh, berhenti berasumsi dan mulai cari tau. Jangan sampai impian kamu ke luar negeri nggak jadi-jadi.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Kali ini saya mau ngobrolin traveling hemat ke Singapura, pilihan tepat bagi kalian yang baru pertama kali mau ke luar negeri. Selain dekat Indonesia, Singapura sangat aman, ramah turis dan akses keliling kotanya pun mudah. Negara yang memang nyata mahalnya, tapi tetap bisa bikin kantong ceria (kalo tau triknya). Sila diintip 4 hal yang perlu kamu perhatikan untuk liburan hemat di Singapura.

Kata Orang Tiket Pesawat Mahal…

Banyak yang langsung pesimis duluan di awal, karena berpikir nggak sanggup beli tiket pesawat. Padahal ya, tiket promo ke Singapura itu banyak banget lho. Coba deh rajin-rajin cek info penerbangan berbiaya rendah di halaman Facebook atau langganan newsletter dari website mereka. Kamu bakal sering menemukan tiket pulang pergi ke Singapura (dari Jakarta) cuma Rp. 500,000-an! Wiw!

Kamu juga nggak perlu takut nyasar atau bingung keliling Singapura meskipun nggak bisa berbahasa Inggris. Papan petunjuk di stasiun kereta Mass Rapid Transit (MRT) dan bis sangat jelas dan mudah dimengerti, cukup beli kartu EZ Link yang siap di-tap-tap sebagai pembayaran. Cek Go There SG untuk tau petunjuk arah, perkiraan ongkos dan durasi perjalanan.

14440977_10209290985583498_4278958226896226453_n

Kata Orang Makan Minum di Singapura Mahal…

Itu bener! Satu botol air mineral ukuran 600 ml perlu ditebus dengan (paling murah) selembar uang 1 Singaporean Dollar (SGD) atau sekitar Rp. 9,500, rata-rata berkisar 2 SGD! Beda berkali-kali lipat ya dari harga pasaran di Indonesia. Gimana dong biar nggak harus keluar uang untuk minum? Bawa botol minum sendiri dari tanah air, trus isi ulang di hotel deh pas sarapan. Kalo di tengah hari udah abis, Singapura menyediakan banyak keran air minum umum di pinggir jalan. Gratis.

Makan? Jangan khawatir, Nasi Lemak siap bikin perut kamu kenyang. Banyak tersedia di stasiun MRT dan dijual seharga 2 SGD, cukup banget deh ngasih kamu energi yang dibutuhkan. Ssst… Sambelnya kurang enak, bawa sendiri dari Indonesia ya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Kata Orang Hotel di Singapura Mahal…

Yah, kalau makan dan minum aja mahal, apalagi penginapan kan? Tapi bukan berarti kamu jadi ogah. Sekarang udah banyak banget tersedia website jasa pemesanan hotel online. Kalo udah nemu yang harga per malamnya sesuai kantong, jangan lupa perhatikan beberapa hal: Rating tamu minimal 7, diulas minimal 100 orang, dan dekat stasiun MRT.

Kata Orang Wisata di Singapura Mahal…

Betul, memang ada yang mahal. Selama 5 kali ke Singapura saya sudah sempat ke Singapore Zoo, Universal Studios, Gardens by the Bay dan Jurong Bird Park yang tiketnya lumayan bikin bokek. Tapi BANYAK juga yang gratis dan nggak kalah keren. Modalnya cuma mau jalan kaki, punya jiwa santai, nggak takut panas dan pencinta alam. Saya gelar satu-satu!

1. HAW PAR VILLA

Merupakan taman unik yang berisi patung-patung tentang legenda dan mitologi Cina, mulai dari Si Ular Putih sampai 10 Pengadilan Neraka. Pengunjung bakal dimanjakan oleh lansekap yang menggambarkan kejadian dari sejarah Cina.

[Menuju ke sini: Turun di stasiun MRT Haw Par Villa, ambil Exit A, lalu belok kanan. Langsung deh taman ini keliatan.]

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

2. LABRADOR NATURE RESERVE

Sesuai namanya, Labrador Nature Reserve adalah cagar alam. Kita perlu jalan cukup jauh untuk tiba di jantungnya, tapi saya jamin kalian akan menikmati tiap langkah. Melewati gedung-gedung terkunci dengan tulisan dilarang melintas, lalu disambung pepohonan teduh, suara kumbang yang nyaring dan laut. Duduklah sejenak menikmati deburan ombak, tiupan angin dan desir dedaunan.

[Menuju ke sini: Keluar stasiun MRT Labrador Park ambil Exit A, belok kiri, lalu ambil kanan dan ikuti aja trotoarnya. Begitu ada di persimpangan, ambil kanan dan tetap berjalan. Kamu akan tau kok kalo udah sampai.]

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

3. HENDERSON WAVES BRIDGE

Saya punya ketertarikan khusus terhadap Justin Bieber jembatan dan Singapura punya itu. Meski harus naik tangga yang cukup tinggi dan curam sebelum mencapai Henderson Waves, perasaan ketika berada di ketinggian agak sulit diungkapkan dengan kata-kata. Pokoknya saya suka!

[Menuju ke sini: Turun di stasiun MRT HarbourFront, ambil Exit C, naik bis 131 atau 145. Liatin jalan ya. Setelah bis belok kanan, turun di halte kedua. Tinggal nyebrang.]

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

4. LITTLE GUILIN

Bukit batu yang syahdu, kamu bahkan bisa mendengar suara burung bersahutan. Ada kubah-kubah berkursi yang bisa kamu pakai untuk leha-leha, memikirkan hidup atau mungkin menulis sesuatu.

[Menuju ke sini: Dari stasiun MRT Bukit Gombak, ambil Exit A. Belok kiri dan ikuti aja bukit berumput yang jadi stadion Bukit Gombak FC. Lama-lama Little Guilin muncul di hadapan.]

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

5. LOWER PEIRCE RESERVOIR 

Jalan menuju Lower Peirce Reservoir berupa potongan-potongan kayu membentuk jalur yang rapi. Tempat ini merupakan cagar alam sekaligus waduk. I just love it here! Saya cukup lama menghabiskan waktu menatap air dan hutan, dan menikmati musik alam.

[Menuju ke sini: Plis saya posesif banget sama tempat ini. Rasa-rasanya pengen cuma saya aja yang bisa datangi. Kamu cari info sendiri di Google ya. Ada kok.]

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

6. PERPUSTAKAAN

Oke, perpustakaan emang bukan tempat wisata, tapi pencinta buku wajib dateng ke perpustakaan terdekat yang ada di Singapura. Yang saya datangi cuma level regional, tapi nyaman banget dan pilihan bukunya bikin saya pengen ngabisin waktu untuk baca seharian.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Jurong Regional Library

7. PUNGGOL WATERWAY PARK

Punggol dulunya adalah daerah kampung. Nama Punggol sendiri berarti “nyengget”. Itu loh, istilah untuk ngambil buah di pohon pake galah. HAHA! Wilayah ini punya sejarah kelam. Pada tahun 1942, 1000 orang etnis Cina habis dibantai oleh Jepang. Sekarang sih Punggol udah disulap menjadi area yang sangat eco-friendly. Waterway Park salah satu wujudnya.

[Menuju ke sini: Dari stasiun MRT Punggol ganti bis nomer 84. Stop di halte ke-3. Mulailah perjalanan dari situ, menyusuri sepanjang taman sampe nanti kalian tiba lagi di stasiun MRT Punggol (Waterway Point Mall).]

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

8. HAJI LANE

Mau banget foto dengan latar street art yang keren? Kamu bakal terkagum-kagum dengan beragam gambar yang ada di dinding-dinding Haji Lane.

[Menuju ke sini: Turun di stasiun MRT Bugis, ambil Exit D dan tinggal jalan deh menuju Haji Lane.]

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Ini bukan di Haji Lane, tapi salah satu gang di Queen Street Singapura.

WEITS! Sampai sini saya yakin kamu makin semangat menyusun rencana perjalanan kan? Keep your spirit alive! Tetep ngotot dengan impian pelesirmu. Traveling hemat itu nyata. Ada. Ketika akhirnya kamu sukses menginjakkan kaki di negara tujuan, adalah kepuasan luar biasa saat berkata ke diri sendiri, “Ciyeee… Bisa juga, nyampe juga.”

Advertisements

24 thoughts on “#TravelingHemat: Singapura Juga Bisa Murah

  1. Dari semua tempat yang Mita sebut, belum ada satu pun yg pernah gue datengin. Wkwkwk.. gue mah mainstream banget ternyata.

    Btw, itu 600rb murah amiirr kamar hotel di SGP!

    • Next time disambangi yaaa. Ho oh beneran murah itu, soalnya aku pernah nginap di SG sebelum kenal ZEN Rooms, tipe kapsul yang cuma sekotak aja Rp. 350,000 semalem dan kamar mandinya di luar. 😦

    • Aku dulu pertama kali bikin itinerary sendiri, waahh… pusing juga. Tapi setelah sukses sekali, jadi makin semangat untuk yang selanjutnya. Jadi makin tau trik-triknya. Haha…

  2. dina

    Yay…dari semua yang Mbak Mita sebut, belum ada satu pun yg pernah saya datengin.
    Eksplore berapa hari untuk ke 8 tempat tersebut Mbak Mita?
    Urutankah?

    • Aku jalan santai Mbak Dina, total 3 hari. Iya urutan. Hari pertama: Haw Par Villa – Labrador Nature Reserve – Henderson Waves Bridge. Hari kedua: Little Guilin – Lower Peirce Reservoir – Perpustakaan. Hari ketiga: Punggol – Haji Lane. Bener-bener nikmatin aja jalan, trus santai-santai di tempat tujuan. Jadi memang ini cocok untuk solo traveling, atau dengan teman yang emang klop sama-sama suka jalan dan gak rempong. Hehehe…

  3. Samaan kaya noe, dari semua tempat yang disebut, belum ada satupun yang familiar. Denger aja belom pernah, apalagi kesana. Baru dua kali ke Singapore, yang dikunjungi ya itu-itu lagi. Noted lah pokonya. Kalau nanti ada rezeki lagi, mau main-main ke tempat-tempat itu 🙂

  4. Berkali-kali ke sana tapi gak pernah menginap, numpang lewat doang hahaha. Baca tulisan ini jadi penasaran blusukan ke destinasi wisata unik di Singapura 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s