DISCO TIME! HAPPY BIRTHDAY, THEA!!

Standard

Sejak kecil saya sudah familiar dengan yang namanya Disko. Om saya punya peralatan Disko lengkap mulai dari sound system sampai dengan lampu-lampunya. Umur 5 tahun, saya terbiasa menikmati hentakan lagu-lagu Disko yang diputar. Biasanya saya didudukkan di atas speaker box hitam besar. Bersantai manis dan nggak rewel, begitu kata om saya. Padahal di sekitar saya adalah orang-orang dewasa yang sedang asik berdansa diiringi musik yang volume-nya memekakkan telinga.

Continue reading

My First Scrap Paper Creation

Standard

Scrap. Bahasa Inggris yang artinya beragam: secarik, rongsokan, tidak teratur. Paper. Jelas artinya kertas. Mungkin istilah scrap paper ini baru nge-trend di jaman modern seperti sekarang, karena banyak toko yang menjual pernak-pernik dan aksesoris lucu untuk mempermanis scrap paper buatan kita. Padahal sejak dulu kegiatan ini pasti sudah sering dilakukan. Hanya saja kalo dulu terbatas di menghias halaman buku harian, atau membuat kartu ucapan sendiri, atau selembar kertas yang ditempeli stiker-stiker serta kertas warna-warni. Kini, kertas yang dipakai bukan hanya sekedar kertas sisa-sisa lagi, tetapi berupa kertas beraneka motif dan ukuran. Intinya, nama dan penampakannya berbeda jauh. Scrap paper bukanlah secarik kertas, melainkan kreasi menarik nan unik.

Continue reading

Ganti Status

Standard

flowers-1193840_960_720

Sabtu, 19 November 2011. Saya dan Yuswo yang tadinya hanya sepasang kekasih, resmi menjadi suami istri. Ijab Kabul dengan Mahar senilai Rp. 1,911,011 -sesuai tanggal pernikahan- dilaksanakan jam 9 pagi di kediaman Nenek saya. Alhamdulillah, prosesi berjalan lancar. Saya sempat agak mengharu biru ketika dipandu Penghulu untuk meminta izin menikah dari Papa, begitu pula Papa ketika beliau menyerahkan saya ke Yuswo. Lega rasanya ketika para saksi berucap: SAHH!!!

Continue reading

Catatan Seorang Calon Pengantin

Standard

Sesungguhnya dalam merencanakan pernikahan, lebih berat mendaftar nama yang diundang, mengetik nama-nama yang diundang, mencetak label nama, menempel label nama di undangan, menyisipi denah ke dalam undangan, memasukkan undangan ke dalam plastik, menutup plastik undangan dan mengantarkan undangan, daripada memilih busana pengantin, menu masakan di katering, Mahar, cincin, souvenir ataupun jasa foto.

Bulan Hampa

Standard

Ada lagu berjudul September Ceria. Saya sendiri merasa bulan September ini tidak ada keceriaan. Saya tidak produktif, jarang meng-update blog. Otak saya terasa tumpul, saya jarang membaca. Dan tau-tau saja bulan ini sudah mau berakhir. Beginilah orang dewasa, semua urusan pekerjaan. Beginilah budak korporat, tiba di rumah merasa lelah dan maunya tidur saja. Kadang saya merasa, apa bisa tetap melakukan kegiatan yang saya suka di sela-sela kegiatan mencari nafkah tiap hari? Apakah hidup harus melulu banting tulang? Saya tidak bisa menjawab. Karena hati kecil saya tetap bilang, butuh uang…

Lebaran 2011

Standard

Tahun ini Lebaran yang agak aneh. Kisruh… Kemelut menentukan kapan Lebaran harus dirayakan. Sebenernya sih, bukan hal yang aneh kalo Lebaran di Indonesia beda-beda. Biasa lah, ada yang ber-Lebaran setelah 29 hari berpuasa. Ada juga yang setelah 30 hari berpuasa. Cuma tahun ini, karena di kalender ditetapkan Lebaran tanggal 30 Agustus 2011 dan biasanya kalender adalah acuan masyarakat yang mengikuti aturan Pemerintah, maka dari hari Senin aroma Malam Takbiran udah mulai terasa. Nggak taunya? Pemerintah sibuk sidang ini itu, perhitungan ini itu, sampai akhirnya diputuskan menjelang Isya, kalo Lebaran tahun ini mundur dari penanggalan kalender. Ketupat yang terlanjur dibuat, sayur yang terlanjur dimasak, harus dihangatkan supaya nggak basi…

Continue reading

Tidak Ada Yang Senyaman Di Rumah

Standard

Pagi menjelang siang. Libur kantor yang diisi hanya dengan leha-leha. iPod hijau memainkan lagu-lagu Justin Bieber.

Saya mendadak teringat acara Gala Dinner Wall Street Institute tiga hari yang lalu. Di sana, saya datang sebagai salah satu Personal Tutor Wall Street PIM, bukan Central Park lagi. Setelah setahun lebih bersama, awal Agustus kemarin saya memang memutuskan untuk hijrah ke cabang Wall Street yang lebih dekat. Berat? Ya. Tapi seringkali dalam hidup kita harus memilih.

Continue reading

JUMPA LAGI…!!!

Standard

Halo!!

Wah, lama banget saya nggak menulis blog. Waktu banyak habis di jalan, kerjaan dan berhubung koneksi internet juga terbatas, maka jadilah saya hampir sebulan ini nggak cerita apa-apa. Padahal saya punya stok pengalaman yang lumayan nih. Mulai dari ulang tahun saya yang ke 26, perpisahan saya dengan teman-teman di Wall Street Central Park, liburan ke Singapura dan bersenang-senang di Trans Studio Bandung.

Continue reading

“Tilang Atau Ambil Uang Saya??”

Standard

Ada kejadian seru sewaktu saya antri tiket busway di halte Cikoko Cawang. Ada seorang bapak yang mobilnya dihentikan seorang Polisi. Saya kurang tau pasti apa masalahnya, yang saya dengar mobil si bapak mengenai garis putih. Entah garis apa itu. Berikut adalah percakapan mereka:

Continue reading