Tempo hari waktu saya beberes kamar, saya menemukan satu kotak yang isinya memorabilia dari jaman saya remaja dulu; belasan tahun lalu lah. Salah satunya adalah stiker dari band indie bernama Kelasik. Kalo kalian tau mereka, kemungkinan kalian dan saya sama, demen dateng ke pensi atau gigs di Jakarta dari jam pertama buka.
Kelasik ini soalnya bukan band yang masuk jajaran main malem. Nggak sebanding dengan The Adams, The Upstairs, Club Eighties, Goodnight Electric, atau The Brandals di masanya. Kelasik, cuma band penggembira, band yang ngisi waktu sampe bintang tamu utama tampil. Tapi saya dan adik saya, Budhy, suka mereka.