Waktu makan malam tadi, ada yang beda di jemari Papa. Dari sekian banyak cincin batu yang suka gonta-ganti dipakainya, hari ini beliau memakai cincin bermata putih, nggak cantik seperti batu kebanyakan.
“Baru ya Pa?” tanya saya.
“Mana? Ini? Wah udah 44 tahun Papa punya,” jawabnya.
“Oh ya?? Batu apa?” Saya terkaget-kaget.
“Bukan batu. Ini gigi gajah.”
