Ani Seafood: Hidangan Laut Warga Depok

Standard

Nggak jauh dari rumah saya, ada satu area yang dikenal dengan nama GDC alias Grand Depok City. Dulunya bernama Kota Kembang, proyek perumahan yang denger-denger dimiliki oleh Tommy Soeharto. Tapi semenjak kejatuhan Soeharto tahun 1998, pembangunan Kota Kembang terhenti. Bertahun-tahun tanah kosong, sampai akhirnya sekarang wilayah itu sudah penuh perumahan dan pastinya… warung makan pinggir jalan.

Continue reading

Sulwhasoo: Terlihat Beda Tanpa Usaha

Standard

Berawal dari kenal Pao Pao-nya LastDay Production di acara AirAsia bulan Juli lalu, banyak murid lelaki dan perempuan nanya: “Pao Pao aslinya emang beneran cakep nggak sih?” Saya pun menjawab sotoy, “Iya! Emang cakep. Dia kayaknya nggak pernah pake make up juga.”

Continue reading

Merindu

Standard

Beberapa waktu lalu, selagi makan malem bareng duo sobat saya Chris dan Mike, mendadak kami mulai berpikir-pikir bahwa menjadi dewasa itu nggak asik. Terlalu banyak tanggung jawab, urusan dan bikin ruang gerak kita untuk bersenang-senang terbatas.

Contohnya nih, si Mike pengen banget selesaiin main Metal Gear Solid V, game PlayStation yang kalo kata dia ditujukan buat orang yang kehidupannya cuma di depan monitor, secara itu game emang penuh lika-liku. Tapi Mike kudu kerja, ngatur jadwal dan ngadepin komplain; berangkat jam 11 siang pulang jam 9 malam. Jadi kemajuan dia main game tersendat. Dia kesel. Dia kangen jaman dulu waktu hidup nggak serumit sekarang.

Continue reading

Terbang Bersama Batik Air

Standard

Tepat tiga minggu yang lalu, ibu mertua saya meninggal dunia. Ibu yang saya dapatkan di hari saya menikah dengan Yuswo, suami saya yang juga merupakan anak kesayangan beliau. Sakit Hepatitis yang diderita telah membawanya menemui Sang Khalik. Sesaat setelah saya mendengar kabar duka tersebut, saya langsung memesan tiket penerbangan paling pagi di keesokan hari. Saya ingin melihat beliau sebelum dimakamkan, saya ingin berada di Balikpapan untuk mengikuti Tahlilan.

Continue reading

Staycation: Alternatif Liburan Tenang

Standard

Saya sering digoda teman-teman.

“Wah, asik nih liburan sama suami. Semoga pulang liburan hamil ya, dan punya anak.”

Aamiin… Tetap dalam hati saya berharap ucapan mereka didengar Allah. Tapi sungguh, yang namanya jalan-jalan menjelajah Nusantara atau negeri orang, bukanlah suatu liburan yang bisa saya pakai untuk santai. Nyatanya, saya akan berusaha pergi mengunjungi banyak tempat dalam sehari, dan nginep pun di hotel seadanya demi menghemat pengeluaran. Saya akan banyak jalan, banyak melihat, dan hotel cuma untuk numpang tidur.

Continue reading

What Do You Mean?

Standard

Setelah hampir 2 tahun nggak manggung dan nggak ngeluarin album, Justin Bieber muncul dengan single berjudul “What Do You Mean?”. Sebagai seorang Belieber, saya gembira! Well, emang sih Justin beberapa kali bikin lagu sejak 2013. Tapi itu kayak proyek main-main doang. Sedangkan untuk lagu yang “What Do You Mean?” ini, merupakan awal dari peluncuran album terbarunya November nanti.

Continue reading

Ragam Kutipan

Standard

Tiap hari, begitu banyak status terpampang, mengungkapkan perasaan dan kisah si empunya status. Saya suka mempelajari apa yang teman-teman Facebook saya tulis. Lewat status yang begitu sederhana, terselip pesan dan wejangan, yang membuat saya berpikir, merasa ikut dinasehati, mendapat ilmu yang bisa diterapkan untuk terus belajar jadi bijaksana. Karena hidup sebagai manusia itu rumit…

Continue reading

AirAsia BIG Fixed Points

Standard

Sebagai maskapai penerbangan yang selalu ingin berinovasi dan memberikan kemudahan bagi pelanggannya, AirAsia kini muncul dengan program loyalitas AirAsia BIG Fixed Points, dimana kita bisa memperoleh tiket AirAsia secara gratis dengan menukarkan poin BIG berdasarkan waktu tempuh penerbangan. Fixed yang berarti tetap, memudahkan pelanggan untuk mengetahui berapa poin yang diperlukan untuk penerbangan yang dimau. Contoh, untuk semua penerbangan berjarak tempuh 1-2 jam, pelanggan membutuhkan 6,500 BIG Points. Lebih mudah daripada mengira-ngira jarak dalam kilometer kan? 😉

Continue reading

De’ Tjantiek: Asiknya Lulur di Rumah

Standard

Saya bukan tipe wanita yang hobi menghabiskan waktu di salon. 4 tahun lalu adalah terakhir kalinya saya nyalon seharian. Yah… Sekedar ritual sebelum nikah. Kalo untuk sekedar pijat dan lulur semata, saya lumayan suka. Tapi sayang saya pemalas. Membayangkan harus nunggu antrian, lepas baju, dipijat dilulur di tempat tidur yang mungkin kurang nyaman, bilas, ganti baju, kembali ke rumah… Aduh ribet banget.
Continue reading