Ada Apa Dengan Cinta: Kenangan 10 Tahun Lalu

Standard

Awal mulanya saya membaca tweets yang ditulis oleh Thea. Dia sibuk menjawab kuis ber-hashtag #10thnAADC. Lalu keesokan harinya, dengan penuh semangat anak SMA labil ini cerita kalo dia menang kuis tersebut, Reuni & Nonton Bareng AADC. Dia ngajak saya nonton. Yang pada akhirnya harus saya tolak karena saya kerja. Acaranya hari ini jam 7 malam di PPHUI Kuningan, bakal dihadiri pemain-pemain AADC juga. 😦

Ada Apa Dengan Cinta. Tanpa saya cerita pun, kalian pasti tahu film ini berkisah tentang apa. Dan memang post kali ini bukan hanya untuk membahas film-nya, melainkan juga sepotong kenangan di masa itu. Masa-masa Sekolah Menengah Atas.

Continue reading

Sikat Gigi Justin Bieber

Standard

Saya sangat-sangat merasa beruntung. Saya kan suka banget tuh sama Justin Bieber, terlepas dari orang-orang pada geleng kepala dengan fanatisme saya tapi mereka juga baik hati banget mau mendukung kecintaan saya terhadap Justin.

Contohnya sewaktu Justin konser di Indonesia, kalau tanpa bantuan dari Tante Imey, saya nggak bakal berhasil beli tiketnya yang mahal! Trus waktu Justin keluarin parfum, Tante Lan Mey mengabulkan permintaan saya dengan memesan parfum SOMEDAY plus saya juga dapet bonus tas cantik. Lalu ada juga CD-CD Justin pemberian Cici Lin Lin, yang untuk edisi-edisi tertentu cover albumnya berbeda dengan cover album yang dijual di Indonesia. Belum lagi buku-buku tentang Justin Bieber, yang salah satunya merupakan hadiah dari Sam Tucker, mantan guru Wall Street Central Park.

Continue reading

Berlibur Ke Pantai

Standard

Keponakan yang saya dapat dari keluarga suami ada 7 orang. Mereka adalah Almaas, Arya, Nabil, Luthfi, Novi, Alif dan Endy. Nama yang terakhir tidak tinggal di Balikpapan, tapi jauh di Nunukan sana. Setiap kali ke Balikpapan, saya selalu menyempatkan diri membawa oleh-oleh. Mereka anak-anak yang manis dan saya sangat senang kumpul bareng mereka.

Continue reading

Asyiknya Unduh Mantu

Standard

Pernikahan pastinya dipersiapkan dengan hati. Tapi bahkan hal yang dilakukan dengan hati, kadang bisa bikin kita merasa seperti “Aduh, ribet banget sih!

Dan itulah yang terjadi, menyiapkan pernikahan dibilang banyak orang tidak mudah. Mungkin supaya saking ribetnya, kita pun sampe berpikir untuk tidak mau menikah lagi, yang akhirnya memang itu kan yang semua pasangan inginkan? Menikah hanya sekali dengan pasangan pilihan. 😉

Continue reading

DISCO TIME! HAPPY BIRTHDAY, THEA!!

Standard

Sejak kecil saya sudah familiar dengan yang namanya Disko. Om saya punya peralatan Disko lengkap mulai dari sound system sampai dengan lampu-lampunya. Umur 5 tahun, saya terbiasa menikmati hentakan lagu-lagu Disko yang diputar. Biasanya saya didudukkan di atas speaker box hitam besar. Bersantai manis dan nggak rewel, begitu kata om saya. Padahal di sekitar saya adalah orang-orang dewasa yang sedang asik berdansa diiringi musik yang volume-nya memekakkan telinga.

Continue reading

Pesan Dari The Walking Dead

Standard

the-walking-dead-season-2-rick-lincoln-glenn-yeun-gallery-1600x720-1

Perhatian: Post ini mengandung cuplikan akhir kisah The Walking Dead musim 2.

Episode 7 dari serial The Walking Dead yang biasa saya tonton di Star Movies, membuat saya cukup terhenyak. Ini adalah episode final di tahun 2011, begitu tulisan yang tertera pada iklannya, untuk kemudian tayang kembali Maret 2012 setelah libur Natal dan Tahun Baru.

Continue reading

My First Scrap Paper Creation

Standard

Scrap. Bahasa Inggris yang artinya beragam: secarik, rongsokan, tidak teratur. Paper. Jelas artinya kertas. Mungkin istilah scrap paper ini baru nge-trend di jaman modern seperti sekarang, karena banyak toko yang menjual pernak-pernik dan aksesoris lucu untuk mempermanis scrap paper buatan kita. Padahal sejak dulu kegiatan ini pasti sudah sering dilakukan. Hanya saja kalo dulu terbatas di menghias halaman buku harian, atau membuat kartu ucapan sendiri, atau selembar kertas yang ditempeli stiker-stiker serta kertas warna-warni. Kini, kertas yang dipakai bukan hanya sekedar kertas sisa-sisa lagi, tetapi berupa kertas beraneka motif dan ukuran. Intinya, nama dan penampakannya berbeda jauh. Scrap paper bukanlah secarik kertas, melainkan kreasi menarik nan unik.

Continue reading

Bulan Madu

Standard

Seperti layaknya pasangan yang baru menikah, saya dan suami pun pergi ber-Bulan Madu, atau kalo kata Justin Bieber: honeymoon. Sengaja cari wilayah yang dingin-dingin sejuk, maka kami pun melancong ke Bandung. Selain itu, jaraknya mudah dijangkau dari Depok. Atas rekomendasi dari RafikaBoss sekaligus teman saya- kami memesan satu kamar Deluxe di Padma Hotel. Sungguh pengalaman menginap yang memuaskan! Kami menginap selama 3 hari 2 malam.

Continue reading

Ganti Status

Standard

flowers-1193840_960_720

Sabtu, 19 November 2011. Saya dan Yuswo yang tadinya hanya sepasang kekasih, resmi menjadi suami istri. Ijab Kabul dengan Mahar senilai Rp. 1,911,011 -sesuai tanggal pernikahan- dilaksanakan jam 9 pagi di kediaman Nenek saya. Alhamdulillah, prosesi berjalan lancar. Saya sempat agak mengharu biru ketika dipandu Penghulu untuk meminta izin menikah dari Papa, begitu pula Papa ketika beliau menyerahkan saya ke Yuswo. Lega rasanya ketika para saksi berucap: SAHH!!!

Continue reading

Catatan Seorang Calon Pengantin

Standard

Sesungguhnya dalam merencanakan pernikahan, lebih berat mendaftar nama yang diundang, mengetik nama-nama yang diundang, mencetak label nama, menempel label nama di undangan, menyisipi denah ke dalam undangan, memasukkan undangan ke dalam plastik, menutup plastik undangan dan mengantarkan undangan, daripada memilih busana pengantin, menu masakan di katering, Mahar, cincin, souvenir ataupun jasa foto.