Hari-Hari Yang Produktif

Standard

Pernah berada dalam kebosanan tingkat tinggi? Rasanya males mau ngapa-ngapain? Bisa jadi itu bukan karena kitanya yang nggak bersemangat tapi karena memang sebenarnya nggak ada yang bisa dilakuin, dan lucunya yang kita rasakan malah perasaan males untuk melakukan sesuatu.

Continue reading

Dombrut: Kurban Pertama

Standard

Hari Raya Idul Adha kemarin merupakan kali pertama saya berkurban. Awalnya saya sempat kepikiran untuk ikut program Tebar Hewan Kurban yang ditawarkan Dompet Dhuafa; lebih mudah, tinggal transfer dan nantinya akan dikirimi dokumentasi pemotongan. Tapi suami saya berkata, “Ini kan kamu pertama kali, Beb. Emangnya nggak mau nganterin kambing dari rumah ke mesjid?”

Continue reading

Adu Paprak Antar Pelajar

Standard

Agak basi ngomongin ginian, karena beritanya bukan berita baru. Tapi saya baru sempat hari ini mengobservasi kasus 2 tawuran yang menewaskan 2 murid sekolah menengah atas karena luka tusuk dan luka bacok. Serem ya?? Bukan main! Saya liat fotonya aja sampe merinding. Darah segitu banyak keluar dari badan siswa-siswa yang mati.

Continue reading

Jangan Kau Menghina

Standard

Jadi ingat jaman sekolah dulu. Saya pernah punya teman namanya -sebut saja- X, si X suatu waktu menyuruh saya untuk bilang ke gebetannya kalo X mau ngajak nonton. Ya sudah dengan polosnya saya samperin -sebut saja- Z untuk menyampaikan ajakan X. Mau tau apa jawaban si Z?

Ih, amit-amit cowok jelek gitu. Item. Sok cakep banget.

Jahat kan si Z? Jahat banget. Si X saking malunya, sampai-sampai dia juga jauhin saya…

Continue reading

Westlife: The Farewell Concert

Standard

Akhirnya ada juga yang bisa ditulis di bulan Juli ini!! Bisa-bisa saya menyesal banget kalo sama sekali nggak ada cerita. Yah, sebenarnya sih liburan saya minggu lalu bisa jadi bahan, tapi entah kenapa saya lebih kepengen nulis tentang Westlife: The Farewell Concert alias konser terakhir dari boyband asal Irlandia ini.

HAH?? Terakhir?? Jadi mereka bubar??

Continue reading

Alexitimia

Standard

book-692575_960_720

Alexitimia berarti ketidakmampuan mengungkapkan emosi lewat kata-kata. Orang dengan Alexitimia bisa menangis meraung tanpa alasan, dan terdiam di saat yang lain tersedu. Mereka tidak mampu mengenali perasaannya.” (Dikutip dari buku Alexitimia, bagian Pengantar oleh Pandji Pragiwaksono.)

Saya adalah salah seorang pengikut Pandji di Twitter. Siapa Pandji? Itu lho, yang dulu jadi pembawa acara “KENA DEH!!” dan sekarang sering kita (orang umum) lihat ber-stand up comedy. Beberapa waktu yang lalu Pandji menyebut bahwa buku karangan almarhum Ayah beliau telah terbit. Karena saya suka Pandji, maka buku berjudul Alexitimia itu pun saya beli.

Continue reading

Review: Album Terbaru Justin Bieber

Standard

JB-cover-believe

Saat menulis post kali ini, saya sedang mendengarkan lagu ke-8 yang ada di album Justin Bieber terbaru. “Die In Your Arms” mengingatkan saya akan lagu Michael Jackson saat masih bersama The Jackson 5. Berjudul BELIEVE, album ini keluar di Indonesia Sabtu, 23 Juni 2012. Justin sendiri sebenarnya mengabarkan di Twitter kalau album BELIEVE akan serentak dijual di toko-toko hari Senin yang lalu. Dia menyebut Indonesia sebagai salah satu negara. Tapi, sejak Senin sampai Jumat kemarin, kedatangan dan telpon saya ke Disctarra hanya berbuah: “Belum ada, belum tau kapan.

Continue reading

Mei Penuh Bahagia Di Hati

Standard

balloon-1761634_960_720

Luar biasa ya! Waktu berjalan terlalu cepat sampai-sampai sudah akhir bulan dan saya baru menulis sekali di Mei ini, itu pun baru-baru saja. Padahal sebenarnya, bulan ke lima tahun 2012 menggoreskan cukup kenangan. Ada ulang tahun suami yang ke-31 dan yang paling berkesan tentunya liburan saya dan suami ke Pulau Dewata.

Ya… 5 Mei 1981 seorang bayi laki-laki anak dari pasangan Sainem dan Soemardjo lahir di Balikpapan. Enang, begitu dia biasa di sapa di keluarga, tahun ini berusia 31 tahun. Ulang tahun pertama ketika status sudah menikah dirayakan di kediaman istri di Depok. Siapakah istrinya? Ya saya!

Continue reading

Dini Budiayu

Standard

Siapa sih Dini Budiayu? Sampai-sampai saya perlu tulis di sini. Haha… Pertama kali mengenal sosoknya adalah ketika saya pindah dari Wall Street Central Park ke Pondok Indah. Dini adalah salah satu Personal Tutor yang statusnya sudah senior. Di awal-awal, saya dan dia ya biasa saja. Entah sejak kapan akhirnya kita berdua jadi teman haha-hihi maupun berbagi rahasia hati. Dini ini penyanyi. Pertamanya sih saya cuma sekedar “Oh ya?” karena saya kira paling cuma penyanyi lantaran hobi nyanyi. Eh, tapi rupanya Dini ini penyanyi yang di kala itu sedang berkutat dengan album pertama. Dini yang mainnya di industri indie jadi pasti tidak pernah nongol di Dahsyat ataupun Inbox. Dini yang teman-teman musisinya banyak banget, termasuk Putu Sutha alias Sutha AFI yang pernah saya idolakan. Cieee

Continue reading