Band Cewek Bernama Captain O

Standard

Saya lumayan bisa main alat musik. Waktu SD, suling recorder dan pianika adalah keahlian saya. Setiap Senin, kalo bukan giliran jadi Pemimpin Upacara, saya pasti masuk tim pianika yang memainkan lagu-lagu kebangsaan. Saat SMP, saya mencoba main drum karena om saya buka studio musik, yang menjadikan saya bisa latihan tiap hari.

Kesempatan untuk bergabung dengan grup band terjadi ketika saya mengenyam pendidikan di SMU Negeri I, sekolah terbaik di Depok pada masa itu. Citra, Yayuk dan Titiek lah yang membentuk Captain O. Captain yang dimaksud adalah ketiga nama yang saya sebut tadi, karena mereka lah yang jadi pendiri, sedangkan si O adalah saya karena badan saya bulat seperti huruf O.

Continue reading

Nonton Bareng Film Justin Bieber: Believe

Standard

Hari terakhir di tahun 2013 kemarin saya habiskan dengan, salah satunya, nonton film terbaru Justin Bieber di bioskop! Akhirnya ya, setelah menunggu dan berharap cemas, film semi dokumenter dan semi konser ini tayang juga di Indonesia. Walaupun Depok belum kebagian, saya rela-relain ke Jakarta menerjang kemacetan demi melihat idola tersayang. Rencananya sih harus jadi penonton di jam tayang paling pertama… Apa daya tiketnya udah terjual habis dan harus nunggu jam berikutnya. 😦

Continue reading

Sampai Jumpa Lagi, Dean!

Standard

Di tempat kursus Bahasa Inggris tempat saya bekerja dulu, saya lumayan dekat dengan beberapa pengajar bule yang ada. Salah satunya bernama Dean Rogers. Beberapa dari staff dan murid mengatakan mereka kurang nyaman dengan suaranya yang keras, bawelnya, candaannya yang menyindir dan ketegasannya dalam mengajar. Sungguh aneh! Karena buat saya dia sangat menyenangkan. Saya sangat menyukai berteman dengan dia. Setipe dengan saya, Dean bukan orang yang mudah sakit hati. Kami bisa saling melempar sindiran dan makian tapi entah kenapa kami tahu itu hanyalah guyon belaka. Saya dan dia hobi ngobrol, dan saya rasa kami berdua cerewet tapi juga merupakan pendengar yang baik untuk masing-masing. Dean juga memiliki banyak sekali kosakata dan pengetahuan Bahasa Inggris sehingga dia menjadi orang yang saya andalkan ketika saya kesulitan membuat suatu padanan kalimat yang baik. Kepribadiannya ramah dan sangat hangat.

Continue reading

Surat Dari Kungkung

Standard

Saya memanggil bapaknya Papa saya dengan sebutan Kungkung. Dulu beliau tinggal di Medan. Kala berkunjung ke Depok, saya dan adik saya selalu dibuatnya senang karena Kungkung pandai membuat permainan dan senang mentraktir kami jajan.

Lalu, Kungkung pindah, tinggal di Amerika bersama tante dan om saya yang memang menetap dan bekerja di sana. Beliau mengirimi saya surat ketika saya duduk di Sekolah Dasar. Tertulis: Untuk cucuku tersayang Mita Julian Sasmita. Harusnya “Yulian”, tapi Kungkung menggunakan ejaan lama.

Continue reading

Mari Menulis

Standard

Bulan November 2013 tepat 3 tahun saya menuangkan banyak hal di blog ini (Okeh mari tumpengan!). Total tulisan ada 93, yang artinya rata-rata tiap bulan saya menulis 2-3 kisah kasih di sekolah.

Eh!! Lagu itu sih!! Hahay…

Lumayan juga, di sela-sela kesibukan saya masih bisa melentikkan jari jemari di atas keyboard komputer.

Continue reading

Selamat Datang Bayi

Standard

Saya senang banget!! Lebih senang daripada lihat Justin Bieber di konser Singapura kemarin. Lebih deg-deg-an juga! Lebih terharu dan bahagia.

Wah! Ada apakah gerangan?

Keponakan saya lahir!!Β Ini keponakan dari adik kandung dan adik ipar saya sendiri, jadi beda banget rasanya. Hahaha…

Continue reading

Berkurang Satu Cewek Kesepian

Standard

Sabtu pagi gini saya dan suami sukanya bersantai di kamar, ngobrol-ngobrol sambil setel musik. Tadi saya juga sekalian buka video YouTube konser Justin Bieber di Singapura. Saya tunjukin rekaman ketika Justin nyanyi lagu “One Less Lonely Girl” untuk satu penggemar yang beruntung.

Ketika lagu berakhir, Justin nanya, “What’s your name?” Lalu dijawab, “Jasmine.” Justin pun berteriak, “Give it up for Jasmine everybody!”

Continue reading

Kejutan Ulang Tahun

Standard

Mau menulis tulisan yang harusnya ditulis bulan lalu. Umur udah bertambah makin gampang pegal dan capek kalo di depan komputer lama-lama. Atau kadang udah siap ngetik, datang adik saya ganggu mau pake Internet. Buyar lah mood yang udah terbangun. Jadi makin jarang nulis padahal sebenernya saya pengen banget cerita yang satu ini. Tentang ulang tahun saya. πŸ™‚

Saya ini bangga banget karena lahir bertepatan dengan Hari Anak Nasional. Mama saya bilang itu berarti ulang tahun saya dirayakan oleh seluruh anak di Indonesia. Bangga kan? Bangga dong! Ya walaupun Mama saya ngomong gitu ada niat terselubung, supaya saya kalo ulang tahun nggak minta dirayakan secara khusus. Hahaha…

Continue reading

Kasihan Bapak

Standard

Ada yang menyentuh dalam perjalanan menuju rumah kemarin. Sepulang mengajar di Cipayung, seperti biasa saya naik angkot dari Kampung Rambutan menuju Terminal Depok, lalu lanjut angkot arah ke rumah.

Seorang anak kecil, mungkin usianya 5 tahun, naik angkot tanpa bantuan. Dia bersusah payah naik bahkan sampai berpegangan pada pijakan kaki. Di belakang si anak, seorang ibu menggendong bayi menyusul. Lalu seorang bapak berpamitan pada mereka. Rupanya satu keluarga.

Continue reading

Gembira Ria Bersama

Standard

Sangat sangat jarang saya menghabiskan akhir pekan berada di luar rumah seharian. Jalanan macet, itu yang bikin malas. Paling saya dan suami hanya sekedar mampir ke toko buku untuk membeli bacaan baru, atau ke restoran di Margo City untuk makan siang. Selanjutnya? Ya di rumah saja. Tapi minggu lalu, seharian penuh hari Sabtu saya berkeliaran bersama sepupu dan teman-teman baik saya jaman SMA. Capek tapi senang banget dong! Kebetulan suami juga sedang melaut, nggak ada teman kencan jadilah saya bergaul dengan yang lain.

Continue reading