Tahun lalu rumah kemasukan maling. iPod saya hilang. Laptop juga. Nyesek woy nyesek. Berhubung laptop jadi kebutuhan sehari-hari, akhirnya laptop baru pun dibeli. Ngures tabungan. iPod? Masih mikir-mikir. Butuh nggak butuh. Eh, tau-tau bulan lalu saya dapet kiriman paket dari Tesla Manaf, gitaris Indonesia yang udah mendunia itu tuh. Isinya? iPod! Ternyata suami beli iPod punya si Tesla untuk dihadiahkan ke saya. Ah senangnya! Lalu, masalah kemauan baru muncul…
Cemilan Gampang #DibikinAsyiiikAja
StandardPertanyaan umum kalo saya bawa bekal dari rumah adalah: “Lo yang masak?” atau “Lo bisa masak?”
Saya dengan bangga membalas: “Nyokap gue yang bikin.” atau “Bisa masak dong, tapi ini masakan nyokap.”
Yes Ma’am, ada banyak wanita di luar sana yang bisa masak, cuma males karena berbagai alasan. Saya pribadi malesnya karena nyokap masih rajin banget berkutat di dapur, ditambah lagi suami punya prinsip: Selama masih bisa beli di luar, kamu nggak usah sibuk Beb, kita makan di luar aja berdua. #Gonjreng
Belajar Bahasa Inggris di Mana?
StandardOm emang udah manajer, tapi Bahasa Inggris om standar. Jadi kalo ada meeting di luar negeri, om cuma kebagian kelas Asia. Yang ke Amerika malah junior om yang dikirim. Kesel nggak tuh? ~A.D.W
Memang nggak bisa dipungkiri ya, Bahasa Inggris sampai sekarang masih jadi bahasa internasional nomer satu. Apalagi sejak tahun 2016 (disebut-sebut sebagai tahun MEA alias Masyarakat Ekonomi ASEAN) orang-orang dari negara tetangga lebih mudah untuk berbisnis di Indonesia, plus makin banyak juga orangtua yang pengen anaknya melanjutkan sekolah di luar negeri; bikin Bahasa Inggris jadi salah satu kemampuan yang diperlukan.
Nah, buat kamu yang punya resolusi menguasai Bahasa Inggris, berikut beberapa tips-nya!
[Review] POP! Hotel Kemang
StandardHujan deras menerpa wilayah Jakarta Selatan malam ini. Saya tengkurap manis di atas tempat tidur yang terasa nyaman. Tirai jendela saya biarkan terbuka, memperjelas irama ketukan tetes air.
Bermula dari rencana anak-anak Mami, sebutan saya untuk almarhumah Nenek, yang mau merenovasi total langit-langit rumah beliau karena kondisinya yang mulai bolong-bolong. Maklum, selama lebih dari 50 tahun belum sempat ada peremajaan. Berbarengan dengan itu, saya mendapat jatah libur Natal dan Tahun Baru selama 10 hari, dan suami pun cuti. Kami berdua akhirnya sepakat untuk nginep di hotel selama renovasi dilakukan (kami memang menempati rumah tersebut). Bukan buat gaya atau gimana lho, tapi renovasinya ini bikin seisi rumah harus dikeluarkan termasuk bantal, guling, kasur dan kondisi berdebu bikin suasana nggak nyaman.
Bukit Bangkirai dan Hutan Mangrove Balikpapan
StandardBalikpapan, kota di Kalimantan Timur yang telah begitu akrab di telinga saya sejak tahun 2006. Kota Minyak yang banyak memberikan kenangan karena sang pujaan hati (dulu kekasih kini suami) lahir dan besar di sini. Kalau diingat-ingat, sudah sekitar selusin kali saya berkunjung ke Bumi Beruang Madu. Dan bisa dibilang, Balikpapan adalah tempat berlibur favorit saya. Tak hanya keakraban dengan keluarga suami yang saya rasakan, tapi juga keindahan alam Borneo pun saya nikmati tiap kali berkunjung ke sana. Keramahan penduduknya, ketentraman lingkungannya, kemudahan menikmati pantai dan hijaunya pepohonan, ditambah jalur-jalur panjang yang membawa saya ke beberapa wilayah tetangga, menikmati permainya Indonesia.
Mimpi Sore
StandardTadi saya tidur siang. Dan masuk ke dalam mimpi yang menegangkan. Ceritanya saya lagi asik berenang, lalu tiba-tiba sekumpulan orang datang menembakkan peluru ke arah kami yang ada di kolam. Saya menyelam, dan lucunya saya bisa bernapas dalam air. Maka saya pun membatin, “Ini pasti mimpi.”
15 Hal Kenapa Saya dan Kamu Wajib ke Gold Coast, Australia
StandardAda satu negara yang tercipta dengan tujuan tidak biasa. Supaya masyarakatnya hidup berdampingan dengan beragam satwa.
Australia.
Di kolam renang belakang bisa tetiba ada buaya. Di balik kap mobil melingkar manis induk ular beserta anaknya. Dan bahkan ada semut yang sekali gigit bakal bikin kita alergi akut. Belum lagi laba-laba hitam rumahan yang cubitannya lumayan bikin semaput.
A Reindeer Christmas Mall Taman Anggrek
StandardSejak Oktober 2015, mall di Jakarta Barat ini sudah sibuk dengan segala persiapan menjelang Natal dan Tahun Baru. Lobi utama tertutup papan putih dengan sesekali terdengar bunyi mesin bekerja. Saya sampai penasaran, apa sih yang Mall Taman Anggrek persembahkan untuk para pengunjung? Memang, tiap tahunnya MTA selalu super mewah dalam hal dekorasi! Jadi nggak heran kalo pengunjung selalu dibikin terpukau.
Kampoeng Main Margo Depok
StandardHore!! Liburan hampir tiba. Mau kemana? Kalo jaman saya kecil, liburan berarti main di lapangan bertanah merah tanpa alas kaki, berkejaran main tak jongkok atau menerbangkan layang-layang. Liburan berarti bersepeda jauh ke kampung tetangga, masuk ke hutan dan mengumpulkan biji karet untuk diadu pecah. Liburan berarti seharian main bekel atau congklak di teras depan rumah, lalu turun ke sungai mencari kepiting dan ikan sepat.
Tidak Harus (Selalu) Satu Jalur
Standard
Jalan-jalan memang bukan hobi suami. Dia lebih menikmati waktu luang di kamar dengan gitar, memetik senar sambil mendendangkan lagu. Dia lebih suka memakai tabungannya untuk hal-hal yang bikin penampilan terlihat gaya. Waktu cuti dikumpulkan untuk bisa pulang ke Balikpapan dan berlibur lebih lama di kampung halaman.
Dihitung-hitung, hanya 4 kali dalam 4 tahun pernikahan kami piknik berdua. Bali, Nepal, Thailand dan Malaysia. Sudah itu saja. Itu pun semuanya saya yang mengatur. Dia tinggal nurut. Haha!