Menghidupkan yang Terlupakan

Standard

Kemarin, saya bermotor dengan Papa. Di perjalanan, beliau tiba-tiba nyeletuk. “Tahun depan Papa 70 tahun, rasanya udah tua banget. Padahal cuma beda setahun dari umur sekarang, tapi karena masih ada angka 6-nya, jadi nggak terlalu kepikiran. Giliran udah 70, langsung merasa tua.”

Saya tertawa kecil. Saya paham betul apa yang Papa saya maksud. Ketika usia kita sudah ditambah satu dekade, memang mendadak jadi seperti uzur sekali. Waktu memang berjalan begitu cepat ya. Rasanya baru kemarin saya menjadi seorang anak kecil, remaja, dewasa… tau-tau sudah masuk usia yang bikin saya nggak berani lupa perawatan wajah supaya tetap terlihat 10 tahun lebih muda. Sama halnya dengan pergantian tahun. Tau-tau kurang dari 2 hari, kita akan memasuki 2024. Tahun 2023 hilang begitu saja dalam sekejap mata…

Continue reading

Menjadi Bagian FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023

Standard

Di penghujung Maret 2023, saya menulis di blog dengan judul Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah FIFA U-20 World Cup 2023. Dan seperti yang kalian tau, tiga bulan setelahnya, media memberitakan kalau negara kita kembali ditunjuk untuk menjadi tuan rumah, namun untuk turnamen sepakbola Piala Dunia U-17, karena Peru mengundurkan diri. Di saat bersamaan, saya yang sempat jadi bagian Local Organizing Committee (LOC) untuk U-20, diajak bergabung lagi. Jujur, sempet mikir ketika membuat keputusan terlibat; pada saat itu saya sedang membangun kelas Bahasa Inggris untuk perusahaan karena demi U-20 saya sampe keluar dari tempat kerja. Tapi, karena ini adalah tentang FIFA Volunteer Program, hal yang saya punya minat besar terhadapnya, maka saya pun mengiyakan. Saya yakin saya bisa belajar banyak, dan ditambah lagi, rekan kerja saya dari pihak FIFA adalah Amra Kubat, gadis kelahiran Bosnia yang menjadi teman saya ketika kami sama-sama jadi FIFA volunteers di Piala Konfederasi Rusia 2017 dan Piala Dunia Rusia 2018. It must be fun!

Continue reading

I Love It

Standard

I love it when he makes me playlists. He picks the songs carefully. Songs that relate to us. Songs that tell how he feels about me. Songs for the mood I need.

I love his smile and laugh. His smile is sweet and his laugh is loud.

I love it when his face is so close to mine, it feels like I’m the only one that matters for him.

I love that we don’t hide who we really are. We know each other’s worst and best.

I enjoy our nights. We would talk for hours until we both feel sleepy, catching up, asking deep questions to each other, resolve things that we bottle up.

I enjoy snuggling and cuddling with him. It feels like home.

I enjoy kissing the top of his head and smell it.

I enjoy it when we hug, kiss, hold hands, and even sleep with our backs touching each other’s. Every nook and cranny of our bodies just fit.

Nasi Uduk Nenek UY

Standard

Kemarin pagi pengen sarapan nasi uduk. Udah sempet cek GoFood tapi trus ilang mood. Terpikir mau minta beliin bokap di deket rumah, trus ilang mood lagi.

Tiba-tiba, ada orang teriak dari luar.

“Mbak Lian sarapan!”

Suara yang familiar tapi udah lama nggak saya dengar. Masa iya itu suara…?

Continue reading

Gratitude

Standard

Maunya sih, semakin saya bertambah usia, semakin nggak ada permasalahan hidup. Pengennya sih, semua udah serba cukup. Harapannya sih, hidup berjalan adem ayem tanpa waduh atau wadaw. Tapi, apa yang salah satu teman karib saya bilang, nampaknya benar. Hari di mana kita berhenti berjuang dalam hidup, adalah hari di mana kita mati.

Jadi saya rasa, segala kesulitan hidup, segala kekalutan yang dirasa, segala hal yang belum terpecahkan, segala perjuangan mengejar mimpi, tetap harus disyukuri. Artinya, kita masih hidup. Sang Pencipta masih memberi kita waktu untuk menikmati dunia. Menjadi manusia yang lebih baik…

Dear Me

Standard

Dear me, I’m sorry. I’m sorry you always have to take care of other people. I know you love doing it, but I’m sorry I forgot you must be cared for too.


Dear me, I’m sorry. I’m sorry you always have to help. I know it’s your nature, but I’m sorry I forgot people won’t always be kind to you, although you always help them.


Dear me, I’m sorry. I’m sorry I have wasted so much of your love. I forgot the only person I must love the most is you. No one will ever be able to love you back the way you love them.


Dear me, I’m sorry. I’m sorry that I’m naive. I’m sorry I made you think someone truly loved you.

Halo!

Standard

Saya khawatir saya mulai pikun… Saya ini kan punya komitmen khusus ya sama TerongGemuk, yaitu harus menulis minimal satu tulisan tiap bulan. Tapi di dua tahun terakhir, saya udah tiga kali lupa nulis dan bulan lalu adalah yang keempat! Astaga. Sebenernya sih, nggak buruk-buruk amat karena selama 11 tahun nge-blog saya nggak pernah alpa, tapi tetep aja ada rasa-rasa nggak enak gitu. Apalagi, bulan lalu itu saya lupanya tanpa alasan jelas. Orang lagi bulan puasa, saya juga pengangguran, harusnya saya kan punya banyak sekali waktu santai. Huh!

Continue reading

Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah FIFA U-20 World Cup 2023!

Standard

Seraya mengetik di blog, telepon genggam saya banjir pesan. Sekilas saya lihat datangnya dari WhatsApp dan Instagram. Saya tau apa isi dari pesan-pesan tersebut, tapi saya tidak akan membalas sebelum menyelesaikan tulisan ini.

Saya akan memulai dengan sedikit mundur ke belakang. Sejak pulang dari Qatar sebagai relawan di Piala Dunia 2022, ada hal seru lain yang menanti. Hal yang juga berhubungan dengan sepakbola. Ya, Indonesia menjadi tuan rumah FIFA U-20 World Cup 2023! Berbekal pengalaman menjadi relawan Piala Dunia di Rusia dan Qatar, saya pun rajin sekali mem-posting info seputar menjadi relawan FIFA. Yang lebih bikin saya girang, saya diminta untuk menjadi Pioneer Volunteer di Piala Dunia U-20. Tugas saya adalah mewawancarai kandidat-kandidat yang akan terlibat menjadi relawan di turnamen tersebut. Tentu, ini merupakan kesempatan yang tidak saya sia-siakan. Saya bahkan rela cuti untuk bisa mengisi jadwal-jadwal wawancara baik di Jakarta, Palembang, dan online.

Continue reading

Menuju FIFA U-20 World Cup Indonesia 2023: Wawancara Jadi Relawan FIFA!

Standard

Kalian sebel nggak sih? Padahal saya janjinya mau cerita di Instagram stories, tapi ternyata malah nulis di blog? Maap ya maap! Setelah menimbang-nimbang, kayaknya lebih bermanfaat cerita di sini karena lebih permanen. Siapa tau bisa ditemukan dari hasil Googling, atau kalo ada yang nanya, saya tinggal kasih tautan doang, dan… biar budaya membaca juga tetep terjaga gitu. Tsah.

Ternyata, antusiasme yang pengen terlibat di FIFA U-20 World Cup Indonesia 2023 tuh tinggi banget. Kalian yang udah kirim pesan ke saya lewat Instagram dan email, nggak puas kalo cuma dikasih tau kisi-kisi pertanyaan dari pengalaman saya di Piala Dunia Rusia dan Qatar. Pada pengen tau juga gimana proses wawancara saya dulu di kedua turnamen tersebut, mulai dari apa aja yang mesti disiapin, sampe tips dan trik menghadapai wawancara itu sendiri.

Continue reading