Komplain Produk? Kenapa Nggak?

Standard

Yang namanya punya usaha emang harus dijaga sih. Apalagi di zaman serba sosial media kayak sekarang, mesti lebih hati-hati ya kan? Ada cacat dikit, galak dikit, kudu siap diekspose ke seluruh jagat dunia maya.

Minggu lalu ceritanya saya “datang bulan”. Pas buka kemasan Laurier Relax Night yang saya beli bulan Agustus dan mengambil satu isinya, saya kaget! Bagian perekatnya kok ada yang aneh, bolong-bolong kecil gitu. Lapisan pembalutnya juga berserabut kasar. Takut organ vital kenapa-kenapa, karena selama jadi pengguna Laurier saya nggak pernah nemuin kondisi begini, saya pun batal pake.

Continue reading

Bebek Edan Cak Topa

Standard

Ada nggak sih makanan yang kalo kalian bayangin aja, udah bikin air liur menitik sampe kepengen banget bisa makan saat itu juga? Saya ada. Salah satunya Bebek Sinjay Madura. Ah ngebayangin daging bebeknya yang lembut dan gurihnya yang meledak di mulut itu… bikin laper! Sayang, Bebek Sinjay enak ya cuma yang di kedai Madura sana. Kalo di Jakarta gini, makan bebek enak, ada di mana?

Continue reading

Katering Harian Pepper Kitchen

Standard

Sudah saatnya menulis ulasan tentang jasa katering yang saya pake sehari-hari. Saya terharu karena Mbak Ira, si empunya katering, selama seminggu ini udah baik banget bikinin saya menu khusus pasca operasi amandel. Ada kentang tumbuk, nasi lembek, sup, bakso dan sosis yang lembut, sayur mayur yang direbus sampe enak dikunyah… Ah makasih ya Mbak Ira!

Continue reading

Supaya Anak Senang Membaca

Standard

Kayaknya udah tiga tulisan terakhir isinya ala ala tips gitu! Mulai dari tips hemat, tips pesan hotel di Bali sampe tips pasca operasi amandel. Dan sekarang saya balik lagi dengan tips supaya anak senang membaca. Perlu diketahui, kalo ini bukan ditulis oleh orang yang ahli di bidang anak atau pendidikan. Saya cuma sekedar penyuka baca yang berhasil bikin sepupu dan keponakannya ketularan hobi baca. *kibas rambut*

Oke, nggak pake lama, nggak pake basa-basi. Berikut beberapa hal yang saya yakini ikut andil dalam menyebarkan virus suka membaca:

Continue reading

Diary Amandel #TerongGemuk

Standard

[Tulisan ini dibuat dengan tujuan untuk berbagi pengalaman mendetail dan tips-tips seputar operasi amandel. #TerongGemuk bukan dokter dan yang tertuang di sini adalah hal yang mungkin saja berbeda dengan pasien lain.]

ASAL MUASAL

Seperti orang tua pada umumnya, sejak kecil kalo saya mau berangkat sekolah, Papa selalu mengingatkan untuk tidak jajan sembarangan. Biasa lah ya, biar nggak sakit perut atau batuk. Tapi khusus untuk saya, bukan semata itu saja. Kebetulan saya punya amandel yang memang mudah bengkak kalau salah makan, makanya Papa begitu rajin mengingatkan. Tau amandel kan? Itu, dua bola di samping kanan kiri leher dalam. Semua orang punya, tapi nggak semua orang amandelnya sensitif.

Continue reading

Serba-Serbi Memilih Hotel di Bali

Standard

Sihir Bali memang kuat. Pantai, budaya, dan keindahan alamnya menjadi magnet tersendiri bagi orang-orang yang merindukan liburan. Tentu saja, bukan cuma Bali yang indah di Indonesia, tapi menyebut Bali sebagai tujuan wisata paling populer dan diminati di Nusantara tentu juga tidak berlebihan. Bukan hanya turis lokal, turis mancanegara pun berbondong-bondong datang. Bahkan sudah sering kita dengar, ketika nama Indonesia disebut, maka para bule itu kerap bertanya, “Indonesia itu sebelah mananya Bali?”

Continue reading

Tips Hemat Ala #TerongGemuk

Standard

Kalo abis liburan, di balik kebahagiaan yang tersisa, ada juga perasaan sedih melihat saldo di rekening lumayan banyak berkurang. Tapi sih, bukan untuk diratapi atau disesali. Mending nabung lagi untuk jalan-jalan selanjutnya.

Ada peribahasa “Hemat pangkal kaya”. Itu betul. Dipadankan dengan “Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit” bakal bikin kita punya sisa uang jajan tiap bulan. Begini nih cara mudahnya.

Continue reading

Justin Bieber Live in Sentul 2011: Ketika Ribuan Bocah, Remaja dan Orangtua Menggila di My World Tour Indonesia

Standard

Siang menjelang sore lebih dari lima tahun silam, tepatnya Sabtu, 23 April 2011; jalan raya menuju Sentul Bogor dipadati mobil-mobil pribadi berisi orangtua yang geleng-geleng kepala melihat ketegangan dan raut semangat di wajah anak-anak mereka. Demi lelaki kurus berponi lempar, yang lagunya menggema di seantero dunia. Baby, baby, baby ohhh… Dan saya, berusia 25 tahun pada saat itu, pun asik ber-fangirling ria bersama Tasya, gadis mungil kelas 4 SD yang jauh-jauh datang dari Surabaya untuk menyaksikan Justin Bieber di konser bertajuk My World Tour.

Kalo kamu pikir membeli tiket konser cuma perlu modal uang, kamu salah. Lelah, amarah dan air mata terselip dalam perjuangan berburu selembar kertas untuk akses masuk ke dalam Sentul International Convention Center (SICC).

Continue reading