I Once Knew Someone

Standard

I once knew someone.

Who became the shoulder to cry on, when I found out that my world had betrayed me. And I thank him for the cheese pasta he cooked, the movies we watched together, the board games we played and the stupid cynical jokes he threw.

I once knew someone.

Who said “Hello” to my sorrow, and made my days colored with rainbow. And I thank him for the songs he shared, and the hours of thumb-talking. He lent an ear to my dreams, and was there when I felt like I were juggling frogs!

Oh, it wasn’t someone. There were two.

Imajinasi Jadi Kenyataan di Wonogiri

Standard

Buku pelajaran Bahasa Indonesia jaman saya SD di tahun 90an dulu, banyak diisi cerita tentang kampung halaman. Ilustrasi yang ada tertanam dalam di benak saya, dan sering saya berangan-angan menatap langsung kecantikan alam pedesaan. Ya, sesekali memang sempat saya melihat pemandangan yang mirip dengan gambaran di buku-buku tersebut, tapi liburan singkat saya di Girimarto, Wonogiri merupakan kali pertama saya benar-benar menyaksikan lukisan pedesaan seakan keluar jadi nyata di depan mata.

Continue reading

Gagalnya Napak Tilas Rangga dan Cinta

Standard

Waktu Pak Suami bilang dia akan ngajak saya ke Yogyakarta, di kepala langsung terbayang mau datengin tempat-tempat yang ada di film Ada Apa Dengan Cinta 2. Secara ya, Rangga dan Cinta kan ketemu lagi di sana setelah sekian belas tahun mereka terpisahkan jarak. Udah gitu yang didatengin bagus-bagus pula.

Continue reading

Pawon Cokelat: Guest House Sederhana di Yogyakarta

Standard

Agustus 2016 lalu saya memutuskan untuk operasi amandel di usia yang sudah kepala 3. Yah, meski itu bukan usia anak-anak, bukan berarti saya nggak takut sama yang namanya operasi. Keringat dingin juga bok kalo udah bayangin yang nggak-nggak. Maka dari itu, sebelum operasi tiba, suami saya ngajak jalan-jalan ke Jawa Tengah. Biar santai sedikit sebelum pemotongan amandel dieskekusi.

Continue reading

Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup Balikpapan

Standard

Pernah nggak sih denger orang bilang, kalo sekali kita ke tanah Kalimantan, nanti bakal susah pulang alias kepengen ada di situ terus? Well, dulu waktu saya pacaran sama orang Balikpapan, keluarga di Depok sini sempet waswas gitu. Karena katanya banyak kejadian mereka yang mendapat jodoh orang Kalimantan, itu nggak bisa pulang. HAHA! Apa kabar saya yang akhirnya bersuamikan orang Borneo?

Ternyata memang benar adanya…!

Continue reading

Komplain Produk? Kenapa Nggak?

Standard

Yang namanya punya usaha emang harus dijaga sih. Apalagi di zaman serba sosial media kayak sekarang, mesti lebih hati-hati ya kan? Ada cacat dikit, galak dikit, kudu siap diekspose ke seluruh jagat dunia maya.

Minggu lalu ceritanya saya “datang bulan”. Pas buka kemasan Laurier Relax Night yang saya beli bulan Agustus dan mengambil satu isinya, saya kaget! Bagian perekatnya kok ada yang aneh, bolong-bolong kecil gitu. Lapisan pembalutnya juga berserabut kasar. Takut organ vital kenapa-kenapa, karena selama jadi pengguna Laurier saya nggak pernah nemuin kondisi begini, saya pun batal pake.

Continue reading

Bebek Edan Cak Topa

Standard

Ada nggak sih makanan yang kalo kalian bayangin aja, udah bikin air liur menitik sampe kepengen banget bisa makan saat itu juga? Saya ada. Salah satunya Bebek Sinjay Madura. Ah ngebayangin daging bebeknya yang lembut dan gurihnya yang meledak di mulut itu… bikin laper! Sayang, Bebek Sinjay enak ya cuma yang di kedai Madura sana. Kalo di Jakarta gini, makan bebek enak, ada di mana?

Continue reading

Katering Harian Pepper Kitchen

Standard

Sudah saatnya menulis ulasan tentang jasa katering yang saya pake sehari-hari. Saya terharu karena Mbak Ira, si empunya katering, selama seminggu ini udah baik banget bikinin saya menu khusus pasca operasi amandel. Ada kentang tumbuk, nasi lembek, sup, bakso dan sosis yang lembut, sayur mayur yang direbus sampe enak dikunyah… Ah makasih ya Mbak Ira!

Continue reading