Suami, Ini Istri

Standard

Suami, ini istri.

Tepat 5 tahun lalu jam-jam segini, kita berdua resmi jadi suami istri. Aku berkebaya ungu, kamu berjas senada. Aku gemuk, kamu kurus. Dan sekarang, aku masih gemuk dan kamu ikutan gemuk. #eeaak

Aku merasa pengen nulis ini karena bersyukur kita bisa mencapai angka 5 tahun berumah tangga. Masih muda, kalah sama orangtua kita yang bersama selama puluhan tahun. Mereka hebat dan kuat ya menjalani hidup bersama yang pastinya nggak melulu tentang bahagia, tapi ada amarah, luka dan airmata.

Continue reading

Terkenang di Tugu Pahlawan

Standard

Juni 2016. Siang itu panas, namun saya yang berada di dalam mobil Avanza ber-AC tidak terpengaruh. Saya baru saja dari Madura, menyebrang Jembatan Suramadu demi menikmati nasi, bebek goreng dan sambal mangga. Masih ada sisa beberapa jam sebelum langit gelap. Kebetulan sudah memasuki waktu solat Ashar di Surabaya, supir saya pun memarkir mobil di dekat Tugu Pahlawan. Ada mushola kecil yang bisa saya gunakan untuk beribadah.

Continue reading

Kotoran Tikus dan Kehidupan

Standard

Tikus. Hama rumah yang paling, paling saya nggak suka. Mau sebersih apapun rumah dijaga, yang namanya tikus pasti bakal mampir. Mencari celah mencari cara untuk mencuri makanan, gigit-gigit bahkan buang air. (Tikus di rumah saya segede anak kucing dan bisa buka tudung saji. No kidding.)

Ceritanya saya abis bersih-bersih, and it was a nasty disgusting job. Bermula dari ketika saya pilah pilih mainan Omar mana yang perlu dibuang dan disimpan, saya menemukan beberapa butir kotoran dan tetes pipis tikus di dasar kotak mainan. Naluri manusia kalo ada yang asing, itu disentuh atau diendus. And I did that and it wasn’t a great experience. Gila jijay abis! Langsung lah saya cuci semua mainan Omar, saya jemur sampe kering dan steril kembali.

Continue reading

The Walking Dead Episode 1 Season 7 Bagi Jiwa Yang Rapuh

Standard

Oke, saya mau bilang, tulisan ini mengandung spoiler. Jadi kalo kamu belum nonton, mending kamu lewatin aja. Yang saya yakini,  penggemar The Walking Dead beneran pasti udah tau jalan ceritanya.

Sebelum lanjut, saya juga mau bilang, kalo semesta itu lucu. Kita bisa dibikin girang bukan kepalang, lalu mendadak… BUM! Kita nangis sesenggrukan. That what happened to me two days ago and yesterday. 

Continue reading

We Stay Strangers

Standard
mural-1347673_960_720
There are people worth keeping. And you are one of them.
It was an exciting fling. But circumstances made us succumb.
You know sparks don’t lie. That the chemistry was real.
I hate to cry for this bye-bye. So let me just touch a prayer wheel.
We stay strangers.
Trash our feelings in the heart chambers.

#TravelingHemat: Singapura Juga Bisa Murah

Standard

Tahun 2011 menandai kali pertama saya melancong ke luar negeri. Sejak itu, saya pun nagih untuk terus mengunjungi beragam tempat wisata. Yah, meski cuma level domestik dan Asia Tenggara, paling jauh Nepal. Label “banyak duit” karena sering berpergian kerap direkatkan oleh beberapa teman. Padahal seorang Mita pergi pelesir bukan lantaran kelebihan uang, tapi justru mengusahakan gimana bisa punya dana liburan. Terima les privat dan terjemahan, bahkan jualan sosis serta makaroni.

Continue reading

Autumn and Me

Standard

I have no idea what it is with me and autumn, but I know for sure that whenever it’s October or November and I’m daydreaming, the image of me being in a house in autumn always pops in my mind. It’s happened for years.

Continue reading

Pemulihan Setelah Operasi Amandel

Standard

I hate hospitals.

Semua di keluarga saya tau kalo sebisa mungkin saya akan menghindari jenguk orang di rumah sakit. Lebih baik saya menunggu sampai orang tersebut sudah pulang ke rumahnya. Yah, kalaupun terpaksa, maka saya hanya mau menghabiskan waktu beberapa menit saja. Itulah kenapa kalo sakit saya nggak pernah ke rumah sakit. Klinik, sudah cukup. Paling ke rumah sakit kalo check-up mata, demi dapat pengganti uang kacamata dari kantor. Entah kenapa, rumah sakit membawa aura yang membuat saya tidak nyaman.

Continue reading

[Review] Milea: Suara dari Dilan

Standard

Bused! Saya sampe nggak sadar kalo belum sempat bikin ulasan tentang buku ini. Serius deh. Perasaan tuh udah sempet ditulis. *ah perasaan Dek Mita saja* Saya inget-inget, apa yang bikin saya lupa, eh rupanya (kayaknya) setelah Dilan ini langsung ada satu buku bagus yang saya baca, trus kebetulan lagi ada banyak ide untuk nulis novel, jadilah review buku Milea: Suara dari Dilan terlupakan.

Continue reading