Sawasdee Ka*

Standard

Akhirnya kesampaian juga cita-cita berkunjung ke Thailand. Terima kasih buat Shanty Mardiana, teman di tempat kerja dulu, yang udah ngurus pembelian tiket pesawat dan pemesanan kamar hotel pake kartu kreditnya. Dengan Shanty, kami berdua liburan selama 7 hari penuh dengan rute Bangkok-Krabi-Phuket. Capek? Selama liburannya sih cuma seru yang dirasa. Baru setelah tiba di Depok saya pegal-pegal dan bawaannya mau tidur seharian. Hahaha… Baiklaaah… Mari dengarkan saya bercerita.

Continue reading

Melengkapi Album Kenangan

Standard

Sudah saatnya saya mempunyai kamera… Bukan, bukan kamera yang dipake fotografer. Cukup kamera kantong aja. Pilihan saya kayaknya akan jatuh di Canon S100. Temen saya Dean punya dan saya udah liat kalo hasil fotonya sangat memuaskan. Minggu lalu sempat iseng nanya ke kios kamera di ITC Depok, harganya 3.5 juta boleh ditawar. Hahaha…

Continue reading

Sosis Tazakka: Daging Banget!!!

Standard

Cuma iseng coba, akhirnya jadi ketagihan. Sosis Tazakka benar-benar membawa kenikmatan sosis restoran ke rumah!! Saya suka banget!!! Sejak pemesanan pertama, saya puas dan langsung dengan semangat nawarin ke teman-teman. Jadilah pesanan mencapai 30 bungkus. Ini benar-benar sosis berkualitas dengan rasa eksklusif. Beda deh sama sosis-sosis merek Kimbo dan sejenisnya. Sosis Tazakka komposisinya daging banget. Kucing saya kalo dikasih sosis dengan merek Kimbo atau Farmhouse mana mau. Cuma diendus-endus. Tapi kalo sosis Tazakka… Dilahap! Lebih lega lagi karena sosis ini berlabel halal. Jadi nggak waswas deh.

Continue reading

Saya Kan Cina. Saya (Harusnya) Bisa Dagang.

Standard

Dari dulu anti sama yang namanya jualan. Entah kenapa nggak percaya diri. Dan pernah sekali waktu mencoba, malah jadi korban. Pertamanya sih saya kira orang lain yang jadi korban saya, eh kesini-sininya ternyata ketauan kalo saya pun jadi korban si penyedia barang. Yaaah… Pengalaman nggak enak. Tapi intinya saya bukan mau ngomongin itu. Hahaha…

Gini lho, banyak banget orang bilang kalo saya jago meyakinkan dan saya punya bakat untuk membuat satu produk tergoda dicoba. Mungkin benar, secara saya kan keturunan Cina yang tidak asing lagi adalah etnis terjago dalam perdagangan. Dan beberapa kali bantu teman promosiin dagangannya, laku! Tapi saya kok takut ya untuk mencoba terjun sendiri ke dunia ini? Takut gagal, nggak kasih untung dan malah merugi.

Continue reading

Ingatan Masa Kecil

Standard

Awalnya sederhana. Kumpul di ruang tamu rumah Nenek bareng adik dan adik ipar. Obrolan merembet ke tingkah laku bodoh di masa lalu. Manjat pohon, menemukan sarang burung, menjatuhkan telurnya dan matilah si calon anak burung. Turun ke empang, niat mau nyolong ikan tetangga, eh malah tercebur sampai kelelep seleher. Gangguin adik mandi, dikejar-kejar keluar rumah dalam kondisi si adik telanjang…

Continue reading

Meninggalkan Yang Lama. Menjalankan Yang Baru.

Standard

Judul di atas rasanya tepat membuka awal tahun ini, sekaligus menjadi tulisan pertama di tahun baru 2013. Yang mau saya omongin sekarang adalah pekerjaan, bagaimana sekarang saya menjalani rutinitas baru setelah keluar dari perusahaan sebelumnya.

Berhubung sejak Oktober yang lalu suami ditempatkan di Jakarta, maka dengan senang hati saya mengucapkan selamat tinggal ke hubungan jarak jauh. Yang tadinya hanya bertemu sebulan sekali karena suami terjadwal tugas di tengah lautan, sekarang doi tinggal bersama saya. Sebagai istri, pastinya pengen banget bisa melayani suami dengan baik, tapi pekerjaan saya sebelumnya mengharuskan saya untuk selesai kerja dan tiba di rumah jam 11 tiap malam (plus bekerja di hari Minggu). Sedangkan suami saya sendiri sudah di rumah sejak jam 7. Rasanya kasian melihat dia harus menunggu saya pulang, seringkali pintu dibukakan dengan mata yang sangat mengantuk.

Continue reading

Maraton Film

Standard

Seminggu terakhir ini saya banyak menghabiskan waktu untuk menonton layar lebar. Beberapa kali ditemani suami dan sepupu, dan ada sekali di mana saya hanya duduk sendirian berdampingan dengan orang-orang yang tidak saya kenal. Kegiatan ini lumayan merogoh kocek… Bukan untuk beli tiket tapi malah untuk cemilan. Favorit saya kan caramel popcorn yang harganya 60 ribu satu ember. Berikut laporannya:

Continue reading

Kelahiran. Kematian. Hidup Baru.

Standard

Bahwa kelahiran, hidup baru dan kematian itu nyata…

Dalam hitungan empat hari saja beragam siklus kehidupan terjadi langsung di dekat saya. Dimulai tanggal 12 Desember 2012 yang terlihat cantik ketika disingkat menjadi 121212, cicit pertama dari Eyang Sukaesih dengan selamat dan sehat berhasil dibawa melihat dunia oleh Vina Sastaviyana: Mama dari si bayi. Sofie Aulia Jasmine, bayi perempuan cantik dengan pipi menggemaskan ini dipastikan akan menambah marak keluarga besar nenek saya. Lahir lewat operasi Caesar di Rumah Sakit Hermina Depok, Sofie yang kemarin sudah sempat dikunjungi oleh saya dan suami, ternyata sudah terkena “bau tangan”, istilah untuk bayi yang baru berhenti merengek kalau sudah ditimang-timang. Ah Sofie… Sungguh lucu dirinya. Betah rasanya menatap si mungil ini. 🙂

Continue reading

Hari-Hari Yang Produktif

Standard

Pernah berada dalam kebosanan tingkat tinggi? Rasanya males mau ngapa-ngapain? Bisa jadi itu bukan karena kitanya yang nggak bersemangat tapi karena memang sebenarnya nggak ada yang bisa dilakuin, dan lucunya yang kita rasakan malah perasaan males untuk melakukan sesuatu.

Continue reading

Dombrut: Kurban Pertama

Standard

Hari Raya Idul Adha kemarin merupakan kali pertama saya berkurban. Awalnya saya sempat kepikiran untuk ikut program Tebar Hewan Kurban yang ditawarkan Dompet Dhuafa; lebih mudah, tinggal transfer dan nantinya akan dikirimi dokumentasi pemotongan. Tapi suami saya berkata, “Ini kan kamu pertama kali, Beb. Emangnya nggak mau nganterin kambing dari rumah ke mesjid?”

Continue reading