Selamat Datang Bayi

Standard

Saya senang banget!! Lebih senang daripada lihat Justin Bieber di konser Singapura kemarin. Lebih deg-deg-an juga! Lebih terharu dan bahagia.

Wah! Ada apakah gerangan?

Keponakan saya lahir!! Ini keponakan dari adik kandung dan adik ipar saya sendiri, jadi beda banget rasanya. Hahaha…

Continue reading

Berkurang Satu Cewek Kesepian

Standard

Sabtu pagi gini saya dan suami sukanya bersantai di kamar, ngobrol-ngobrol sambil setel musik. Tadi saya juga sekalian buka video YouTube konser Justin Bieber di Singapura. Saya tunjukin rekaman ketika Justin nyanyi lagu “One Less Lonely Girl” untuk satu penggemar yang beruntung.

Ketika lagu berakhir, Justin nanya, “What’s your name?” Lalu dijawab, “Jasmine.” Justin pun berteriak, “Give it up for Jasmine everybody!”

Continue reading

Kejutan Ulang Tahun

Standard

Mau menulis tulisan yang harusnya ditulis bulan lalu. Umur udah bertambah makin gampang pegal dan capek kalo di depan komputer lama-lama. Atau kadang udah siap ngetik, datang adik saya ganggu mau pake Internet. Buyar lah mood yang udah terbangun. Jadi makin jarang nulis padahal sebenernya saya pengen banget cerita yang satu ini. Tentang ulang tahun saya. 🙂

Saya ini bangga banget karena lahir bertepatan dengan Hari Anak Nasional. Mama saya bilang itu berarti ulang tahun saya dirayakan oleh seluruh anak di Indonesia. Bangga kan? Bangga dong! Ya walaupun Mama saya ngomong gitu ada niat terselubung, supaya saya kalo ulang tahun nggak minta dirayakan secara khusus. Hahaha…

Continue reading

Kasihan Bapak

Standard

Ada yang menyentuh dalam perjalanan menuju rumah kemarin. Sepulang mengajar di Cipayung, seperti biasa saya naik angkot dari Kampung Rambutan menuju Terminal Depok, lalu lanjut angkot arah ke rumah.

Seorang anak kecil, mungkin usianya 5 tahun, naik angkot tanpa bantuan. Dia bersusah payah naik bahkan sampai berpegangan pada pijakan kaki. Di belakang si anak, seorang ibu menggendong bayi menyusul. Lalu seorang bapak berpamitan pada mereka. Rupanya satu keluarga.

Continue reading

Gembira Ria Bersama

Standard

Sangat sangat jarang saya menghabiskan akhir pekan berada di luar rumah seharian. Jalanan macet, itu yang bikin malas. Paling saya dan suami hanya sekedar mampir ke toko buku untuk membeli bacaan baru, atau ke restoran di Margo City untuk makan siang. Selanjutnya? Ya di rumah saja. Tapi minggu lalu, seharian penuh hari Sabtu saya berkeliaran bersama sepupu dan teman-teman baik saya jaman SMA. Capek tapi senang banget dong! Kebetulan suami juga sedang melaut, nggak ada teman kencan jadilah saya bergaul dengan yang lain.

Continue reading

Cerita Sedih Mama Papa

Standard

Sebelumnya, selamat ulang tahun ke 59 untuk Papa. Semoga Papa sehat selalu. Aamiin

Dalam rangka merayakan ulang tahun Papa, kemarin siang usai kondangan Mama mengajak Papa ke salah satu pusat belanja di Depok. Mereka berdua naik motor. Mama biasanya pergi ke mall sama saya, atau Tante. Naik angkutan umum dan masuk langsung dari lobby mall. Sedangkan Papa, nggak pernah masuk ke mall sama sekali.

Continue reading

Peter Schmeichel: Jumpa Penggemar Atau Jumpa Ahok?

Standard

Harusnya sih ini ditulis bulan lalu. Tapi berhubung masih sakit hati jadi males-malesan. Hahaha… Begini lho, kan saya menang kuis Indovision. Hadiahnya akses untuk ikut acara meet and greet Peter Schmeichel. Para gibol alias gila bola pasti tau beliau, kiper Manchester United era 90-an. Badannya tinggi besar, kelahiran Denmark. Saking senangnya, maka berangan-angan deh tuh. Mau minta tanda tangan, mau foto bareng, mau kasih oleh-oleh… Tambah lagi pas ngambil undangan, dibilang bakal makan malem bersama. Wuih!!!

Continue reading

Keberuntungan Menyertai Di Media Sosial

Standard

Masih ingat nggak? Tahun 90an kalo mau ikut kuis-kuis, jawabannya harus lewat kartu pos atau telepon rumah. Tapi sekarang, teknologi makin canggih. Ada smartphone yang udah kayak komputer mini. Buka internet bisa dari mana aja; berdiri di bis, di tengah meeting, di kamar mandi… Ramenya penggunaan media sosial menambah marak kuis yang diadakan lewat akun Facebook atau Twitter.

Continue reading

Gunanya Belajar Matematika

Standard

Lagi bengong nunggu angkot yang saya tumpangi terisi penuh, saya main Twitter dan melihat retweet seseorang mengenai:

I’m still waiting for the day that I will actually use x² + y +8 [(x + 2y ² = a-z] + 2x ³ + (- 2z = 2. 4) + 10y – 5Z ³= k= 9 in real life.

Yang kalo diterjemahin artinya kira-kira:

Saya masih menunggu hari dimana saya akan benar-benar menggunakan perhitungan x² + y +8 [(x + 2y ² = a-z] + 2x ³ + (- 2z = 2. 4) + 10y – 5Z ³= k= 9 di kehidupan nyata.

Continue reading