Tahun 2011 menandai kali pertama saya melancong ke luar negeri. Sejak itu, saya pun nagih untuk terus mengunjungi beragam tempat wisata. Yah, meski cuma level domestik dan Asia Tenggara, paling jauh Nepal. Label “banyak duit” karena sering berpergian kerap direkatkan oleh beberapa teman. Padahal seorang Mita pergi pelesir bukan lantaran kelebihan uang, tapi justru mengusahakan gimana bisa punya dana liburan. Terima les privat dan terjemahan, bahkan jualan sosis serta makaroni.
Mendadak Pujangga Karena Hujan di Luar Sana
StandardI miss when my day was greeted by your “Good morning!”
I miss when you sent me song links, romantic and energizing
I miss our sarcasm and witty comebacks; they were wild as fuck
I miss when we cursed and swore, for shit that was thunderstruck
Autumn and Me
StandardI have no idea what it is with me and autumn, but I know for sure that whenever it’s October or November and I’m daydreaming, the image of me being in a house in autumn always pops in my mind. It’s happened for years.
Pemulihan Setelah Operasi Amandel
StandardI hate hospitals.
Semua di keluarga saya tau kalo sebisa mungkin saya akan menghindari jenguk orang di rumah sakit. Lebih baik saya menunggu sampai orang tersebut sudah pulang ke rumahnya. Yah, kalaupun terpaksa, maka saya hanya mau menghabiskan waktu beberapa menit saja. Itulah kenapa kalo sakit saya nggak pernah ke rumah sakit. Klinik, sudah cukup. Paling ke rumah sakit kalo check-up mata, demi dapat pengganti uang kacamata dari kantor. Entah kenapa, rumah sakit membawa aura yang membuat saya tidak nyaman.
[Review] Milea: Suara dari Dilan
StandardBused! Saya sampe nggak sadar kalo belum sempat bikin ulasan tentang buku ini. Serius deh. Perasaan tuh udah sempet ditulis. *ah perasaan Dek Mita saja* Saya inget-inget, apa yang bikin saya lupa, eh rupanya (kayaknya) setelah Dilan ini langsung ada satu buku bagus yang saya baca, trus kebetulan lagi ada banyak ide untuk nulis novel, jadilah review buku Milea: Suara dari Dilan terlupakan.
Ada 4 Hal Kenapa Harus Nginep di Hyatt Regency Yogyakarta
StandardHeyho! Udah pada liat kalender tahun 2017 belum? Lumayan ada banyak hari libur lho! Udah rencana ke mana? Ada yang mau staycation nggak? Sudah cukup sering ya saya bercerita tentang staycation, liburan yang nggak ke mana-mana tapi cuma mendekam di kamar atau sekedar menikmati fasilitas hotel.
I Once Knew Someone
StandardI once knew someone.
Who became the shoulder to cry on, when I found out that my world had betrayed me. And I thank him for the cheese pasta he cooked, the movies we watched together, the board games we played and the stupid cynical jokes he threw.
I once knew someone.
Who said “Hello” to my sorrow, and made my days colored with rainbow. And I thank him for the songs he shared, and the hours of thumb-talking. He lent an ear to my dreams, and was there when I felt like I were juggling frogs!
Oh, it wasn’t someone. There were two.
Imajinasi Jadi Kenyataan di Wonogiri
StandardBuku pelajaran Bahasa Indonesia jaman saya SD di tahun 90an dulu, banyak diisi cerita tentang kampung halaman. Ilustrasi yang ada tertanam dalam di benak saya, dan sering saya berangan-angan menatap langsung kecantikan alam pedesaan. Ya, sesekali memang sempat saya melihat pemandangan yang mirip dengan gambaran di buku-buku tersebut, tapi liburan singkat saya di Girimarto, Wonogiri merupakan kali pertama saya benar-benar menyaksikan lukisan pedesaan seakan keluar jadi nyata di depan mata.
Gagalnya Napak Tilas Rangga dan Cinta
StandardWaktu Pak Suami bilang dia akan ngajak saya ke Yogyakarta, di kepala langsung terbayang mau datengin tempat-tempat yang ada di film Ada Apa Dengan Cinta 2. Secara ya, Rangga dan Cinta kan ketemu lagi di sana setelah sekian belas tahun mereka terpisahkan jarak. Udah gitu yang didatengin bagus-bagus pula.
Pawon Cokelat: Guest House Sederhana di Yogyakarta
StandardAgustus 2016 lalu saya memutuskan untuk operasi amandel di usia yang sudah kepala 3. Yah, meski itu bukan usia anak-anak, bukan berarti saya nggak takut sama yang namanya operasi. Keringat dingin juga bok kalo udah bayangin yang nggak-nggak. Maka dari itu, sebelum operasi tiba, suami saya ngajak jalan-jalan ke Jawa Tengah. Biar santai sedikit sebelum pemotongan amandel dieskekusi.